
hari berikut nya sepulang kerja Keisya langsung saja menemui Leanna di rumah nya, kebetulan Leanna juga baru saja pulang bekerja dari RM nya bu Saswo dan ia pun kebetulan menyempatkan diri pulang ke rumah dulu untuk mengantar obat ibu nya yang kebetulan sudah habis stock nya di rumah, baru setelah itu ia akan bersiap pergi ke club malam seperti jadwal ia biasa nya.
Karena sudah terbiasa sedari masih kecil di rumah Leanna, Keisya pun langsung masuk dengan membawa oleh-oleh dimsum di tangan nya dan langsung meletakkan nya di meja dapur rumah Leanna. tadi Keisya kebetulan di jalan sepulang dari bekerja ia menyempatkan diri berhenti di warung dimsum favorit nya jadi ia sekalian membeli untuk Leanna juga.
"hai Kei..." sapa Leanna reflek saat iris mata nya menangkap sosok Keisya masuk ke area dapur, kebetulan ia juga berada di dapur sedang mengambil minum untuk sang ibu sekalian menghangat kan sup miso yang tadi ia bawa dari RM makan nya bu Saswo, bu Saswo menitipkan sup miso itu untuk ibu Leanna..sup miso sangat baik untuk menghangatkan tubuh.
"hai..Lea, ini ada dimsum kesukaan kita" balas Keisya seraya memperlihat kan senyuman lebar nya pada Leanna
"makasih.." Leanna balas nyengir
"sudah pulang kerja Kei?" tanya Leanna
"begitu lah.." jawab Keisya
"kebetulan hari ini aku tidak lembur" kata Keisya kemudian.
Leanna pun kembali berkutat dengan sup miso yang sedang ia panaskan dalam panci kecil di hadapan nya
"Lea..." Keisya mendekat pada Leanna
"..hm" sahut Leanna reflek
"ada apa Kei?" Leanna melihat Keisya seperti ingin bilang sesuatu tapi nampak ragu
Setelah sunyi beberapa detik, Keisya berdehem pelan..dan berkata
"ini tentang kamu...Bos Afgan dan...putera Sanders itu..." kata Keisya perlahan dan juga hati-hati.
Saat mendengar nama putera Sanders di sebut kan aktivitas Leanna seketika terhenti beberapa detik, entah mengapa hati nya selalu mencelos secara tiba-tiba saat setiap kali nama Adelio di ikut sertakan seperti ini.
__ADS_1
tidak mau Keisya curiga, Leanna pun buru-buru menetral kan sikap nya..namun ke-kaku-an sikap Leanna barusan sudah keburu di tangkap Keisya beberapa saat sebelum nya.
"Leanna...kenapa sih kamu gak mau bilang ke aku, kalau kamu sebetul nya pacaran dengan Adelio..kenapa kamu merahasiakan kalau ternyata kalian punya hubungan khusus dan sangat spesial" Keisya membuka topik, dalam hal ini Keisya juga sekaligus merasa senang dan bangga jika ternyata dua orang yang di couple kan nya sejak awal dulu ternyata memang punya hubungan khusus.
perasaan Leanna makin kacau saat mendengar Keisya mengatakan hal seperti ini
"siapa yang bilang aku dan Adelio ada hubungan ..?" Leanna berusaha memaksakan tersenyum agar tetap terlihat tenang dan natural
"Bos Afgan yang bilang..." jawab Keisya jujur
"aku jadi tidak enak sama kamu dan Adelio, seolah-olah aku ini mengganggu hubungan kalian dengan cara menjodoh-jodoh kan mu dengan Bos Afgan. aku kan tidak tau kalau kamu sudah pacaran dengan Adelio, aku kira Adelio sudah tidak peduli lagi pada mu..." Keisya terus berkata tanpa alang-alang dengan raut yang juga terlihat menyesal
"tapi aku senang.." kata Keisya kemudian dengan raut yang berubah ceria...
"aku senang, karena sejak awal aku memang berharap kau bersama dengan Adelio, Lea.." Keisya terus nyerocos tanpa henti
"Keisya...aku tidak.." baru saja Leanna akan protes pada pernyataan Keisya tapi Keisya malah sudah lebih dulu berkata lagi...
"kau tau Lea..Bos Afgan juga jadi galau dan tak enak hati, Bos Afgan memang sangat menyukai mu..ia sangat serius tapi jika ternyata kau punya pacar maka bos Afgan tak akan sedangkal itu mau merebut pacar orang lain" papar Keisya
Leanna tak tau harus berkata apa, ia menelan saliva nya dengan susah payah. tenggorokan nya terasa sangat kering.
Hhh konyol sekali !? Pacaran? Orang-orang ini mulai mengira ia pacaran dengan Adelio ?? kenapa akhir-akhir ini hidup nya penuh dengan lelucon yang se-aneh ini?
Andai saja orang-orang ini tau seberapa rumit nya perselisihan yang terjadi antara diri nya dan Adelio.., maka orang-orang ini tak harus menganggap nya dan Adelio punya hubungan manis yang spesial... yang pada kenyataan nya hubungan antara ia dan Adelio hanyalah sebuah kaitan luka dan jalinan rasa perih mengoyak hati.
"kau sangat beruntung Lea..." Keisya menyenggol bahu Leanna dengan genit..membuyarkan lamunan singkat Leanna tentang Adelio si pria pemberi luka itu
"ha.." Leanna lumayan kaget juga
__ADS_1
"Leanna kau sangat beruntung, di saat kau pacaran dengan Adelio tapi Bos Afgan masih tetap menyukai mu. dia bilang akan menunggu mu..dari pertemuan kalian dan Adelio hari itu Bos Afgan berkesimpulan kalau hubungan mu dan Adelio sedang tidak bagus, jika kalian putus maka Bos Afgan dengan senang hati menjadi pengganti nya, hhh pria-pria yang menyukai mu sangat perfect Lea.." puji Keisya semakin genit
"tapi aku berharap kau dan Adelio baik-baik saja, aku akan tetap selalu menjadi pendukung mu..atau kau mau nya Adelio atau pun Bos Afgan..aku akan berdiri bersama mu" senyum Keisya..tanpa tau apa yang Leanna rasa setiap nama Adelio di sebut kan.
Leanna tak tau lagi harus menjawab apa, Leanna hanya tersenyum sumbang menanggapi Keisya yang terlihat sumringah dan penuh semangat mendukung nya ini.
"aku pulang dulu ya, gerah mau mandi" kata Keisya seraya menepuk bahu Leanna
"iya Kei.." senyum Leanna yang masih terus berusaha menetralkan kondisi hati nya saat ini
"terimakasih dimsum nya..." teriak Leanna ketika melihat sosok Keisya sudah melangkah ke arah pintu ke luar..
"iya.." Keisya berhenti sesaat dan menoleh lagi
"bilang sama bibi nanti malam aku akan kesini menemani nya" senyum Keisya tulus
"baik lah..oke" balas Leanna seraya mengangkat nampan bersiap ke kamar ibu nya
"hati-hati Kei.." teriak Leanna lagi
"oke...dah..." Keisya segera berbalik dan bergegas meninggalkan rumah Leanna menuju rumah nya yang memang tak seberapa jauh jarak nya dari rumah Leanna, hanya jarak sekitar tujuh- delapanan rumah saja.
Leanna masuk ke kamar sang ibu meletakkan sup miso dan minuman di nakas usang samping tempat tidur ibu nya. lalu mengambil obat yang ia beli barusan meletakkan nya di piring kecil beberapa butir sesuai dosis yang di anjurkan. Dan saat ini perasaan Leanna begitu sangat suram,kacau dan campur aduk karena barusan saat Keisya terus-terusan menyebut nama Adelio tanpa beban tanpa di sadari itu malah mengganggu fikiran Leanna...
Adelio, hanya dengan mendengar nama nya saja begitu mampu membuat Leanna merasa sangat ter-usik
__ADS_1