OBSESS

OBSESS
OBSESS 50


__ADS_3

Belum hilang dari keterkejutan nya, Leanna sudah mendengar suara elegant Nyonya Besar Sanders yang menyapa nya


"selamat siang..kamu Leanna Mei?" suara Nyonya Besar Sanders membuat Leanna lumayan gugup di sambut senyuman dingin dari Tuan Besar Sanders yang membuat suasana dan aura nya pun semakin tak nyaman


Leanna menelan saliva nya..ia sedikit tercekat


"se-selamat siang Nyonya..Tu-an, iya aku Leanna Mei.." jawab Leanna


Nyonya Besar Sanders mengangguk dan Tuan Besar Sanders hanya menatap datar tetap dengan mode dingin nya..


"sudah berapa lama kau dekat dengan putera kami..Adelio..?" tanya Nyonya Besar Sanders ini dengan perlahan


Leanna bingung ia harus menjawab apa, ia saja tak mengerti apa hubungan nya dengan Adelio, dan kedekatan macam apa yang sekarang sedang di pertanyakan oleh orangtua Adelio ini pada nya..


Saat Leanna masih bingung hendak menjawab apa..suara Tuan Besar Sanders yang datar berkata..


"kau boleh duduk.." titah nya


Leanna melirik Kursi yang berada beberapa langkah tak jauh dari nya..


Namun baru saja akan melangkah ke arah kursi, dari arah pintu di belakang nya sosok Adelio muncul, pria itu masuk begitu saja dan langsung berdiri di samping Leanna.

__ADS_1


ternyata beberapa saat tadi Adelio mendapat laporan dari Zico kalau Tuan dan Nyonya Besar Sanders membawa Leanna ke kediaman utama Sanders, itu tentu saja membuat Adelio cukup panik, ia takut kedua orangtua nya meng apa-apa kan Leanna nanti nya, jadi nya Adelio setelah mendengar kabar langsung tancap gas dengan mobil sport nya bergegas pergi ke kediaman Sanders saat itu juga.


Saat Adelio sampai dan muncul ia melihat Leanna yang sedang berhadapan dengan kedua orang tua nya buru-buru ia langsung menarik pergelangan Leanna agar lebih dekat pada nya.


Baik kedua orangtua Adelio maupun Leanna sama-sama kaget dengan kedatangan Adelio yang terkesan tiba-tiba itu..


"Momm..Dadd.." kata Adelio pada kedua ortu nya itu..


"jangan ganggu Leanna, dia tidak tau apa-apa..akulah yang terus mengejar nya dan dia selalu menolak ku, jadi jika ada yang ingin di tanyakan..tanyakan saja aku, jangan Leanna" tukas Adelio cepat seraya terus menggenggam pergelangan Leanna erat


Mommy nya Nyonya Sanders menautkan alis, sementara Tuan Sanders sang Daddy hanya terus menampakkan mode dingin nya namun mengandung pertanyaan juga di wajah nya


"ke depan nya, apa pun yang akan Daddy dan Mommy lakukan..aku gak akan pernah mundur, aku tetap akan mencintai Leanna..dia adalah hidup dan mati ku Momm..Dadd.." kata Adelio tegas lalu menoleh pada Leanna.., Leanna juga menatap nya dengan aneh dan tak percaya..pria ini blak-blakan ngomong tentang cinta di hadapan orangtua nya yang jelas-jelas aura kedua nya nampak begitu tak tersentuh ini??? Kalau sudah begini jika memang benar kedua orangtua Adelio tak merestui hubungan Adelio dengan seorang gadis miskin seperti Leanna itu artinya jelas sekali Adelio rela membangkang orangtua nya demi Leanna yang ia anggap cinta sejati nya.


Setelah berkata begitu Adelio mengangguk sopan pada kedua orang tua nya lalu menarik Leanna pergi, Leanna belum sempat berkata apa-apa tapi Adelio sudah menarik nya jadi nya Leanna hanya sempat buru-buru mengangguk sopan pada kedua orangtua Adelio yang masih di mode diam satu sama lain itu.


Setelah Adelio yang menyeret sosok Leanna menghilang dari pandangan mereka, Nyonya Sanders mengurut dada nya


"ada apa dengan anak itu?" tanya Nyonya Sanders pada suami nya, bagi nya Adelio terlihat aneh..ia baru kali ini berbicara tentang cinta seperti barusan terlebih kepada kedua orangtua nya sendiri seperti tadi.


"seperti yang kita lihat, ia memang sudah tergila-gila pada gadis tadi" kata Tuan Sanders datar..tanpa penekanan sama sekali.

__ADS_1


Nyonya Sanders membenarkan apa yang di katakan suami nya itu


"sayangku tapi..kita tadi sama sekali tidak melakukan apa-apa bukan..?" ujar Sang Mommy


"dia bertindak seakan-akan kita sedang mengganggu gadis itu, padahal kita kan hanya ingin berkenalan.." lanjut Mommy Adelio ini lagi


Tuan Sanders hanya balas mengangkat bahu lalu beranjak pergi meninggalkan sang istri


Nyonya Sanders masih betah duduk sendirian merasa tak puas hati dengan putera nya yang aneh..


"ck, dia bahkan tidak sempat menyapa ku setiap aku dan daddy nya sampai di tanah air, tapi ia segera kemari setelah tau gadis itu di sini..dasar" gerutu Nyonya Sanders


"kelihatan nya anak itu terlalu banyak menonton film.." gumam Nyonya Sanders lagi pada diri nya sendiri..


"memang nya siapa yang melarang nya mau bersama siapa? dasar.." Nyonya Sanders hanya geleng-geleng kepala..


Iya,di sini seperti nya Adelio salah duga..ia mengira kedua orang tua nya ini ingin menentang cinta nya pada Leanna, padahal tidak sama sekali..


di masa kakak-kakak perempuan Adelio pun, mereka tidak pernah di jodohkan dengan pria pilihan keluarga, kakak-kakak perempuan Adelio masing-masing menikah dengan pria pilihan mereka sendiri. orang-orang yang mereka cintai.


ibarat kata nya pernikahan kakak-kakak perempuan Adelio dengan pasangan mereka masing-masing itu adalah pernikahan sepasang kekasih yang sama-sama saling mencintai tanpa paksaan seperti yang sering di lakukan keluarga kaya yang lain.. yang rata-rata pernikahan nya di dasari bibit,bobot dan bebet dan juga di landasi politik dan bisnis semata, putera puteri kaya kebanyakan seperti alat seperti robot yang harus mengikuti arahan kedua orangtua nya untuk kelangsungan kekuasaan dan kekuatan juga kejayaan dalam lapisan kelas sosial.

__ADS_1


Kedua orangtua Adelio tidak pernah begitu, mereka memang berbeda..mereka adalah sepeluh dari se..per-seratus lingkaran orangtua kaya dan berkuasa. mereka adalah ke sepuluh bagian yang tak menggabung kan pernikahan dan politik dan kekuasaan ,sedang kan sembilan puluh bagian nya lagi orang di luaran sana sibuk menggabungkan pernikahan dengan politik dan kekuasaan..


tapi tetap saja Adelio kurang mengerti itu, ia memang tau kalau kakak-kakak perempuan nya menikah dengan pacar masing-masing yang memang mereka cintai satu sama lain nya tapi kan ya biar pun begitu pacar-pacar yang sekarang sudah menjadi suami kakak-kakak perempuan nya itu kesemua nya adalah keturunan dari keluarga kaya pula. sedang kan Leanna jika di lihat secara kelas sosial benar-benar jauh taraf nya di bawah mereka..sangat-sangat jauh. Ya..gak salah dong kalau Adelio sudah neting dulu takut ortu nya tidak setuju dan sampai mengusik Leanna. Jadi nya Adelio sudah siap jadi garda terdepan untuk melindungi Leanna.


__ADS_2