OBSESS

OBSESS
OBSESS 35


__ADS_3

Devid dan Zico cukup kaget, begitu juga Adelio sendiri..secara tiba-tiba hati nya mencelos dengan sangat hebat nya.


tanpa aba-aba ia menyambar ponsel nya yang sedari tadi di atas meja, secara spontan ia mendial kontak Leanna.


Leanna yang baru saja di tabrak pria bertubuh besar saat ini merasa tak enak perasaan nya, karena tiba-tiba saja muncul beberapa pria pula di sekitar pria yang menabrak nya itu..apa lagi wajah-wajah pria asing ini terlihat menyeringai dengan sangat jelek nya..jelas sekali mereka ini berniat jahat.


Leanna merasa ponsel nya bergetar, dalam kebingungan Leanna merogoh ponsel nya dan melihat nama pemanggil.. "Adelio"..mau apa pria ini menelpon nya, ia belum sempat berfikir banyak namun entah mengapa otak nya langsung memberi perintah untuk menekan tombol hijau.. dan tut...


Baru saja tombol tertekan, seseorang pria preman di antara beberapa pria di depan nya bergerak maju dan langsung mengunci Leanna.


Leanna kaget belum sempat teriak mulut nya sudah di bekap tangan besar dan hitam, ponsel terlepas dari tangan Leanna...


Ctaaak...!! Menghantam keras nya jalanan dengan sangat kuat..


Adelio yang berada di tempat Devid mendengar bunyi aneh suara teriakan wanita yang tertahan seperti kaget dan takut dan juga langkah yang keras, sangat gaduh..ada suara beberapa pria juga.. Lalu tiba-tiba panggilan nya terputus begitu saja


Baik Devid maupun Zico dapat melihat perubahan ekspersi di wajah Adelio.., mereka langsung cepat tanggap kalau di seberang sana tidak baik-baik saja


Adelio mendial nomor Leanna kembali namun sudah tidak bisa tersambung lagi


"kenapa?" cecar Devid


Adelio tidak langsung menjawab, ia hanya berkata dengan cepat....


"Zico..ikut aku, Devid tolong bawa teman mu cari Leanna di tempat yang biasa ia tuju..aku juga akan mencari nya bersama Zico di club malam" Kata Adelio cepat


tanpa butuh jawaban dari Adelio, Devid langsung mengerti apa yang baru saja terjadi..

__ADS_1


Adelio sangat kesal ia bahkan tak bisa mencari lokasi Leanna karena ponsel wanita itu mati secara tiba-tiba begini


Zico berlari ke arah parkiran mengambil mobil dan segera mengemudikan nya ke arah Adelio, Adelio melangkah cepat menuju mobil seraya menelepon kontak James..


"James bawa Nofa bersama mu, cari Leanna di beberapa titik tempat yang ia biasa datangi dan lewati" titah Adelio


"ketua..,ada apa?" James kaget juga


"Leanna dalam bahaya" kata Adelio seraya menutup panggilan dan masuk ke dalam mobil yang di kemudikan Zico, dengan cepat Zico langsung melesat kan mobil tersebut..


Devid dan beberapa teman nya juga telah meninggalkan parkiran, mobil mereka telah melaju ke arah yang berlawanan dengan arah yang Adelio dan zico tuju.


di apartemen nya James segera memakai pakaian dan mengambil jaket seraya menghubungi Nofa, tak lama mereka pun sudah menuju ke tempat yang di perintah kan Adelio.


Adelio mencari ke club karena ini lah tempat paling utama karena malam ini Leanna kebetulan jadwal performance.., Zico memarkir mobil dengan cepat dan tangkas..sat..!!


Adelio dan Zico berjalan kaki mengikuti arah yang biasa Leanna lewati..


"Bos..." panggil Zico seraya berjalan cepat ke arah jalan yang di maksud ia melihat sesuatu...Ponsel !!!


Zico memungut dan menyerahkan pada Adelio. dan Adelio juga tau betul ini ponsel milik Leanna..pantas saja tak bisa di hubungi ternyata ponsel nya rusak dan sampai retak begini...!!? Apa memang nya yang sudah terjadi pada Leanna..


"Tuhan tolong lindungi Leanna ku" batin Adelio, ia mulai panik..seumur hidup nya baru kali ini Adelio merasa sangat sangat se-panik ini.


Adelio segera melangkah cepat mencari Leanna ke sekitaran di ikuti Zico di belakang nya.


di saat yang bersamaan ponsel Adelio bergetar, nama Devid tertera di sana

__ADS_1


"kami tidak menemukan Leanna di mana pun, bagaimana di club malam nya?" suara Devid mencecar Adelio dari sana


"hubungi James dan Nofa, kalian susul aku di sini..seperti nya Leanna di sekitar sini, aku menemukan ponsel nya yang jatuh.." Adelio menjelaskan sesingkat nya


"oke, sekalian aku hubungi petugas" kata Devid


"ya" balas Adelio singkat


dan panggilan pun di mati kan.


Sementara itu Leanna yang sudah di seret ke bagian gang sepi tak jauh dari club dan jalanan halte di seberang jalan.


Leanna berusaha melawan tapi ia di siksa habis-habisan oleh para preman bertubuh besar ini, entah berapa kali pukulan dan tamparan mendarat di pipi mulus dan wajah cantik nya. Darah segar juga sudah mulai mengalir di sudut bibir Leanna.


rambut panjang indah milik nya juga sudah acak-acakkan karena berkali-kali di tarik dan di jambak oleh para preman yang rata-rata bertubuh besar ini, kalau di hitung mereka ada delapan orang. Gila memang !! Bagaimana Leanna yang sekecil ini bisa melawan para pria preman yang bertubuh bak kingkong ini. Leanna mati-matian berusaha mempertahankan diri karena para pria preman gila ini juga mau memperko5a nya, ia kesusahan mempertahankan diri. Melawan satu Adelio waktu itu saja ia tak bisa, lalu bagaimana dengan orang-orang bak kingkong yang berjumlah delapan orang ini? di tambah lagi aroma para pria ini menyengat berbaur jadi satu membuat Leanna mual dan merasa pusing juga.


Sampai di titik Leanna tak kuat lagi menahan para ke delapan pria ini, tamparan demi tamparan membuat kepala Leanna semakin puyeng. Akhir nya Leanna tak sadarkan diri...semua hanya remang-remang..kesadaran yang tersisa pada Leanna sekarang hanyalah satu persen saja...


Para pria ini sudah membuka ikat pinggang masing-masing dan bersiap membuka pakaian Leanna.. mereka bersiap menggilir Leanna dengan sangat kejam..


tapi tiba-tiba sebuah batu melayang dan mendarat tepat di jidat salah satu pria preman yang paling depan yang akan menjamah Leanna di giliran pertama kali, kelihatan ini adalah kepala preman nya, karena tubuh nya adalah yang paling besar di antara yang lain, perut nya juga buncit membulat dengan parah.. jelek sekali.


Mereka kaget ada yang melempar bos mereka pakai batu dengan sengaja dan menoleh serentak pada asal batu..terlihat Zico sedang menimang-nimang satu batu lagi di tangan nya, dan ia melempar lagi ke arah preman..dan spontan para preman pose melindungi diri..


Zico terkekeh jahil ternyata yang kedua ini ia hanya pura-pura melempar saja..tapi para preman sudah menciut duluan..


Sosok mendominasi Adelio keluar dengan perlahan dari tikungan gang itu dengan kedua tangan di dalam saku celana, lalu berdiri di sisi Zico..

__ADS_1


"siapa yang berani menyentuh wanita milik ku sedikit saja, maka aku akan memotong kedua tangan nya..." suara Adelio terdengar tenang tapi begitu bernada mengerikan...


__ADS_2