
Hari berikut nya saat Leanna sedang sibuk di toko tempat nya bekerja, ia kedatangan seorang pria berwajah cute bertubuh tinggi..pria itu mengenakan pakaian gaul anak muda sangat bersih dan keren. Kalau di perhatikan pria ini seumuran Leanna.
Pria cute itu mebawa kan makanan, camilan dan beberapa bingkisan minuman dalam parcel untuk makan siang kepada Leanna.
awal nya Leanna bingung, ia tak pesan makanan. tapi bukan nya menjawab kebingungan malah pria berwajah cute itu memberikan secarik kertas dan sebuah kartu nama ke hadapan Leanna.
"silahkan nona" kata sang pria cute berkulit putih bersih itu
saat pria cute itu sudah pulang barulah Leanna tahu kalau semua makanan dan minuman itu adalah dari Adelio.
Di situ memo jelas tertulis bahwa itu dari Adelio...
"selamat makan siang, Leanna.." nama Adelio
tertulis di sana..
Leanna buru-buru membaca kartu nama dan secarik kertas yang di berikan pria cute barusan..di kartu nama tertulis "Nofa" itu adalah nama sang pria cute barusan..ada nomor ponsel juga.., dalam secarik kertas tertulis
"Nona..saya pengawal nya ketua Adelio..anda bisa hubungi saya saat butuh apa-apa.., Ketua bilang anda harus anggap saya seperti pengawal anda juga.."
Leanna mengernyitkan kening nya.. Oh, jadi pria bepenampilan keren khas anak muda tadi pengawal nya Adelio? Kalau biasa nya pengawal bodyguard orangkaya identik dengan setelan jas hitam, kaca mata hitam dan earphone di telinga, pria pengawal Adelio ini justru berbeda.
Ya memang, di keluarga Adelio memang menyiap kan bodyguard dengan setelan jas rapi seperti yang di maksud. Biasa nya mereka mengawal kedua orangtua Adelio dan saudara-saudara perempuan nya Adelio. mereka hanya mengawal Adelio kadang kala saja.
Nah pengawal berpakaian gaul ala anakmuda ini lah cirikhas pengawal Adelio, interaksi mereka juga lebih mirip seperti teman. Adelio punya dua orang pengawal yang dua-dua nya cute dan sama ganteng mirip seperti anak kembar nama nya Zico dan Nofa.., penampilan nya sama sekali tidak mirip pengawal..malah terkesan seperti idol, selebritis..he he..tapi sangat terlatih dalam beladiri, dan juga sangat cerdas lagi pintar
"aku tidak butuh pengawal..."gumam Leanna..seraya meremas kertas itu dan membuang nya ke tong sampah.
Sejenak ia melirik kartu nama, awal nya ia ingin meninggalkan kartu itu begitu saja tapi kelihatan nya pemuda bernama Nofa itu baik jadi ia tak tega membuang nya. Lagi pula ini bukan salah Nofa..ia melakukan ini karena suruhan bos nya si Adelio itu kan..
Leanna pun akhir nya menyimpan kartu nama Nofa itu di selipan belakang tas nya..
__ADS_1
awal nya Leanna tak berminat menerima makanan dan minuman itu, tapi ia melihat deretan makan siang cemilan juga minuman sehat membuat Leanna menelan saliva juga..
Seumur hidup nya Leanna belum pernah makan makanan se-enak dan selezat ini, jelas saja makanan ini adalah makanan mahal yang sering di makan oleh orang kelas atas.
Leanna melirik beberapa teman nya yang sibuk kerja, sebentar lagi waktu makan siang. tidak ada salah nya makanan dan minuman sebanyak ini ia ajak teman-teman kerja nya yang makan.
Secara tingkat kehidupan teman-teman yang juga bekerja keras ini pastilah belum pernah makan makanan seperti ini..
"Leanna kau sedang apa?" tanya salah seorang teman nya saat melihat Leanna menganggkat kotak makanan, cemilan dan bingkisan minuman.
teman-teman yang lain mulai menoleh ke arah Leanna .
tak mau menimbul kan pertanyaan dari teman-teman nya jadi nya Leanna menjawab
"ada salah satu teman ku yang berulangtahun jadi dia mengirim kan aku makanan ini, mau kah kalian makan bersama ku?" tawar Leanna
Ini hampir jam makan siang,teman-teman Leanna tentu tak menolak, malah ada yang membantu Leanna menurunkan kotak makanan itu ke bawah...
teman yang lain mulai penasaran dan melihat
"wah benar, bento, camilan dan minuman ini kan produk dari toko di persimpangan Yue..ini sangat mahal Leanna.." kata teman lain nya
"benar kah?" Leanna memeriksa nya dan ternyata benar...
"Leanna siapa teman mu? Kau berteman dengan orang kaya?" teman nya jadi kepo dan takjub
"wah setahu ku harga dari sekotak bento ini saja bisa menghabiskan separuh dari gaji bulanan ku" info salah satu teman lagi
"apakah teman mu si Devid itu..?" tanya salah satu teman Leanna lagi karena ia pernah melihat Devid menemui Leanna di kafe untuk keperluan pekerjaan mengisi acara waktu itu. Ia kebetulan hari itu tak sengaja berpas-pasan karena mengantar uang tambahan dari bos toko yang lupa Leanna ambil karena terburu-buru kerja paruh waktu di rumah makan. Jadi nya teman nya ini memilih menemui Leanna malam hari saat Leanna sedang bekerja di kafe. Nah saat itulah teman Leanna ini melihat Leanna bercakap dengan Devid dan terlihat cukup akrab.
teman Leanna ini langsung takjub karena bisa-bisa nya Leanna berteman dengan orang seperti Devid yang jelas-jelas seluruh keluarga nya sangat kaya dan berjaya di kota ini.
__ADS_1
"kau berteman dengan Devid yang itu?" tanya salah satu teman nya lagi makin kepo
"wah kau hebat Leanna.." teman-teman lain nya mulai pada ikut takjub..
alih-alih membahas nya, Leanna malah tersenyum..
"ini sudah hampir jam makan siang, sebaik nya kita siap kan ini untuk menu kita nanti,ayooo" kata Leanna agar topik tak makin panjang lebar.
"ayo..ayo.." sahut teman nya
"wah aku jadi tak sabar untuk memakan nya" kata teman yang lain
"benar..aku jadi makin lapar.." kekeh yang lain nya..
Leanna mendengar suara-suara teman kerja nya merasa terharu juga, ternyata mereka sama seperti diri nya tak pernah memakan makanan mahal ini. Jadi cerita nya ini seperti hari keberuntungan untuk mereka, rejeki nomplok...
❤️❤️❤️❤️❤️
Malam hari nya Leanna kembali di kejutkan dengan kedatangan Adelio ke kafe tempat Leanna bekerja, Adelio seperti biasa bersama Devid, james sang asisten tapi kali ini ia juga membawa lebih banyak lagi para teman-teman nya yang kaya.
Menejer kafe tentu saja sangat senang malam ini kafe sangat ramai, ia bahkan langsung mengabarkan pada atasan nya sang pemilik kafe.
biasa nya kafe ini memang tak pernah sepi pengunjung,istilah nya memang selalu saja ramai. tapi malam ini kelewat ramai apalagi yang datang adalah putera puteri orang dari kalangan atas. Menejer sampai takjub tak percaya dengan penglihatan nya sendiri saat ini.
Adelio membayar semua teman-teman nya..tapi di sini entah mengapa Leanna malah menganggap Adelio ini terlalu pamer kekayaan dan kekuasaan.
Leanna tak peduli Adelio mau apa juga, mau pamer atau mau borong semua nya terserah saja. Leanna lebih memilih sibuk dengan kegiatan nya sendiri. dalam hati Leanna ia tak suka karakter orang yang foya-foya suka menghamburkan uang seperti Adelio..,di saat diri nya malah mati-matian kerja cari uang untuk menyambung hidup bersama sang ibu.
Setelah nya Leanna performance seperti biasa. Kali ini Adelio lebih lama stay di kafe.. Ia duduk santai seraya menatap Leanna yang berada di atas podium, gadis itu duduk dengan manis melantunkan sebait demi sebait isi lagu...
Apa pun itu tak bisa Adelio pungkiri, ia makin tak bisa mengalihkan pandangan dari sosok Leanna. Semakin lama ia merasa kalau diri nya tersedot semakin dalam pada pesona seorang Leanna..
__ADS_1
Kalau di turutkan Adelio ingin sekali menghampiri dan memeluk Leanna dalam dekapan nya. Ia ingin sekali menjadikan Leanna milik nya agar ia bisa memeluk nya setiap hari kapan pun ia mau..