OBSESS

OBSESS
OBSESS 14


__ADS_3

"kenapa rupa nya?" tanya Leanna sinis


Ia merasa pria bernama Adelio ini begitu percaya diri memerintah nya


"aku tidak mengizin kan nya" jawab Adelio tanpa basa basi


Leanna tertawa mencibir


"Tuan Adelio, tubuh ku ini milikku sendiri. kau tak ber-hak memonopoli nya.. aku yang punya hak atas diri ku sendiri. Kita bahkan tak punya hubungan yang spesial.." kata Leanna bermaksud menyadarkan Adelio agar tau posisi nya


Namun Adelio malah menyeringai dengan raut mengerikan...


"oke, silahkan...silahkan lakukan sesuka hati mu, silahkan biarkan para pria menyentuh mu..dan aku juga tak akan segan membunuh pria mana pun yang menyentuh mu dengan mesra seperti tadi, aku juga akan membunuh mereka sesuka hati ku" ujar Adelio menyeramkan..


Leanna spontan melotot mendengar apa yang Adelio ucapkan..pria ini sangat mengerikan


Adelio menekan tubuh Leanna makin lekat...dan berkata dengan aura yang dingin..


"kau tau Leanna...aku tak pernah main-main dengan apa yang aku ucapkan..! Jadi jika kau masih berisikeras ingin menggunakan tubuh mu dengan sesuka hati mu, silahkan...jika memang kau ingin melihat oranglain mati karena mu" kata Adelio semakin mendominasi.


kemudian ia melonggar kan tekanan nya pada tubuh Leanna dan melepaskan tangan Leanna dengan kasar..


Tanpa berkata apa-apa lagi Adelio segera pergi meninggalkan Leanna dari sana..


Lagi-lagi Leanna merasa hati nya di serang rayap dan tawon dalam waktu bersamaan saat menatap punggung Adelio yang makin menjauh.


Leanna tak mengerti mengapa ia tak bisa mengalah kan Adelio sama sekali.., sekuat apa pun usaha nya untuk melawan Adelio ia selalu kalah dan kalah berkali-kali..pria bernama Adelio ini berulang kali selalu lebih unggul dari nya..


Lha, jadi ini gimana dong sebetul nya? Sedangkan Adelio selalu merasa kalau Leanna lah yang tak bisa ia kalah kan, tak bisa ia taklukan hingga detik ini tapi di sisi lain Leanna malah merasa Adelio orang nya yang terlalu sulit untuk di jatuhkan...


❤️❤️❤️


Itu adalah hari terakhir Leanna melihat Adelio, karena setelah nya pria itu lagi-lagi menghilang..hingga dua minggu berlalu.


Kadang kala Devid dan teman-teman nya nongol di club tapi sosok Adelio tidak ada.

__ADS_1


Pernah beberapa teman-teman Adelio yang para putera orang kaya itu bermain-main di cafe tapi Adelio juga tidak ada di antara mereka.


Pernah suatu saat di sore hari Keisya mengantar Leanna pergi kerja dan mereka melewati taman kota seperti biasa.


Leanna melihat gerombolan kaya itu dan ada Devid juga di antara mereka namun Adelio tetap tidak ada di antara mereka.


Harus nya Leanna tak peduli dan tak pernah mau tahu, tapi di relung hati nya yang terdalam itu menghianati nya, di relung hati nya malah bertanya-tanya kemana Adelio pergi?


Hari-hari selanjut nya Leanna tetap bekerja seperti biasa, ke toko, rumahMakan, kafe dan club malam..


Leanna melewati hari nya seperti yang sudah-sudah dengan giat dan terus kerja keras tanpa lelah. Jika di persen kan hidup nya ini di hitung secara rata-rata maka Leanna lebih banyak menghabiskan waktu nya dengan kerja ketimbang main, istirahat dan yang lain nya. Ia bahkan tak pernah kenal apa sih itu tidur siang?


Tepat di minggu ketiga Adelio menghilang yang artinya ini sudah tiga minggu berlalu...


Suatu hari sebelum Leanna pulang bekerja Adelio muncul di rumah nya, menemui ibu Leanna.


tapi saat Leanna sampai di rumah, tidak ada lagi Adelio yang ada hanya ibu Leanna saja dengan banyak hadiah dan beragam obat-obatan herbal yang mahal dengan harga selangit.


"ibu..dari mana semua barang ini?" tanya Leanna penasaran..


"ibu ini semua dari mana?" cecar Leanna lagi


"apakah ada kurir yang salah mengirim kan barang?" tanya Leanna curiga, ia takut ini milik orang lain dan mereka bisa di tuduh pencuri setelah nya.


"tidak..ini milik kita Leanna" jawab ibu dengan senyuman hangat di wajah senja nya


"apa?" Leanna tak mengerti


"iya ini semua punya kita, teman mu Adelio yang memberikan nya" kata sang ibu


Deg..!! seketika jantung Leanna terlonjak


Adelio ?? Batin nya


Pria itu seperti hantu yang kadang muncul kadang hilang lalu kemudian muncul lagi

__ADS_1


"apa benar Adelio?" Leanna tak yakin


"ibu belum se pikun itu hingga tak ingat dengan teman mu yang sangat tampan itu" ujar ibu..


Jika memang Adelio, Leanna tidak boleh menerima nya, tidak boleh! ia harus mengembalikan semua ini..ia harus mengembalikan nya pada Adelio sekarang juga.


Namun baru saja ia berniat gerak cepat, ia malah melihat sosok sang ibu yang sedang asik merapikan obat-obatan dan vitamin itu dengan raut bahagia.


Ibu nya juga terlihat semangat menata hadiah itu di atas meja samping pintu kamar..walau dengan tubuh yang ringkih.


Seumur-umur Leanna tak pernah lagi melihat kebahagiaan dan rasa puas itu di raut ibu nya, hari ini ia melihat senyuman cerah itu tertampil di wajah sang ibu. Jadi nya Leanna mengurungkan niat untuk mengembalikan semua barang ini kepada Adelio.


Leanna memijat pangkal hidung nya, ia lelah dan juga bingung.


malam ini adalah jadwal Leanna menyanyi di cafe, ia segera masuk ke kamar mandi.


Leanna mandi dengan tergesa-gesa lalu berganti pakaian dan mengenakan outher sebagai luaran.


Leanna segera pamit pada ibu nya, untuk segera pergi ke kafe tempat nya bekerja. Seperti biasa Leanna menaiki ojek dari tempat nya dan berganti busway setelah nya.


Saat Leanna sampai di kafe ia melihat ada Devid di sana, Devid langsung tersenyum dari kejauhan dan melambai..


Sebelum Leanna menghampiri, Devid segera menyambangi nya.


"Lea,kau tak membaca pesan ku?" tanya Devid karena sedari tadi ia melihat status chat nya tak terbaca sama sekali oleh Leanna.


Leanna berfikir sejenak


"oh ya ampun.." Leanna baru menyadari nya


tadi pulang kerja di toko kehabisan daya ponsel, jadi ponsel nya mati dan ia pun mencharger seharian di rumahmakan bu Saswo. setelah mencharger Leanna benar-benar melupakan nya. Saat jam pulang Leanna hanya mencabut colokan dan memasukkan ponsel itu ke tas selempang nya tanpa menyalakan kembali.., ia lupa.


Yah memang pada kenyataaan nya Kesibukan selalu membuat kita jadi pelupa pada hal-hal yang sebetul nya ringan,kecil dan sepele


"maaf Dev,aku lupa mengaktifkan ponsel" kata Leanna, ia tahu kalau Devid menghubungi nya pasti ada hal penting mengenai tawaran pekerjaan seperti biasa nya...

__ADS_1


__ADS_2