OBSESS

OBSESS
OBSESS 49


__ADS_3

Mama Cherry, Nyonya Bagaskara menjenguk puteri nya..ia sangat terkejut baru saja tiga hari tapi keadaan puteri nya sudah sangat awut-awutan,kotor dan tidak terawat.


rambut Cherry kelihatan kusut seperti orang gila, wajah nya juga memar,dan sudut bibir nya terluka. Kelihatan nya Cherry terlibat perkelahian dengan para napi wanita lain nya.


Benar sekali, Cherry semenjak masuk kemari ia tetap songong seperti diri nya biasa, hal itu membuat para napi-napi yang senior dan sok jago tak suka hingga mem-bully nya. Ia terlibat perkelahian dan juga seringkali di tampar dan di jotos oleh beberapa genk napi yang tak suka dengan gaya songong dan sok nya.


Mungkin Cherry masih merasa ini seperti kehidupan yang ia punya seperti di luar penjara, hingga ia bisa semau nya pada orang-orang di sekeliling nya yang tak ia suka dan di anggap nya tak sepadan dengan nya. Cherry mungkin tak sadar kehidupan di dalam sel ini bukan kekuasaan mu yang bekerja tapi ini lebih seperti hukum rimba.


Ya, kecuali mama Cherry bisa bermain-main dengan kekuasaan dan harta nya seperti biasa, mungkin bisa jadi Cherry lebih di perhatikan di dalam sel..tapi sekarang adalah hal berbeda..kekuatan keluarga Bagaskara sama sekali tidak bisa mama Cherry pakai. kekuatan Bagaskara masih kalah kuat dengan kuasa yang keluarga Sanders punya.


Mama Cherry kebingungan ia menangis dan ingin protes, ia tak bisa melihat puteri kesayangan nya di posisi ini..


Baru beberapa hari saja keadaan Cherry sudah babak belur begini, bagaimana kalau sampai tahunan? Apalagi kejahatan Cherry adalah otak pelaku tindak kejahatan..tentu saja hukuman nya pastilah berat dan memakan waktu yang lama.


"ma..Cherry udah gak tahan lagi di sini ma.." Cherry memelas


"iya mama akan usaha tolong kamu" Nyonya Bagaskara menatap Cherry prihatin


"Cherry gak mau tau,kalau nama masih gak bisa keluarin Cherry dari sini..Cherry bakal bunuh diri di dalam penjara ini" ancam Cherry


gadis bernama Cherry ini memang tak sadar diri, ia salah tapi seakan tak mau menerima konsekuensi nya. masih saja menjadi sosok manja yang bergantung sama mama nya. apa apa mama nya, ini itu mama nya.., hal ini lah yang selalu membuat Tuan Bagaskara muak pada puteri bungsu nya sendiri. Ia selalu membangkang Tuan Bagaskara dan berlindung di bawah ketiak mama nya, benar-benar anak yang menyebalkan.


"iya..sayang...iya" mama Cherry terlihat panik di ancam puteri bungsu nya ini

__ADS_1


"mama akan usahakan..mama akan akan usaha kan, kamu yang sabar..sebentar saja ya sebentar saja.." lanjut Nyonya Bagaskara ini menghiba, ia ketakutan dengan ancaman perkataan Cherry barusan ini.


Nyonya Bagaskara berfikir keras,bagaimana cara nya agar ia bisa menolong puteri nya keluar dari sarang neraka ini. Hanya satu cara ia harus bisa berbicara pada Adelio...kalau tidak pun Nyonya Bagaskara rela berlutut di depan gadis yang bernama Leanna yang sudah di aniaya oleh Cherry tersebut.


🧡🧡🧡🧡🧡


Hari berikut nya Leanna baru saja pulang dari tempat bekerja, dan sebuah mobil mewah berhenti di dekat nya.. Seorang pria berpakaian rapi turun dari mobil


Leanna mengenal pakaian orang yang turun, itu adalah atribut yang biasa di kenakan orang Sanders,bodyguard keluarga Sanders...apa lagi Leanna juga mengenal wajah dari beberapa orang-orang Adelio dan orang keluarga Sanders


"Nona Leanna..majikan kami ingin bertemu dengan anda..bisa kah anda ikut bersama kami?" tanya pria tersebut dengan intonasi yang sopan


Sejenak Leanna berfikir, mau apa Adelio bertemu dengan nya? segala menjemput dengan resmi begini lagi..


"baik lah.." jawab Leanna mengiyakan


pria bodyguard itu membuka pintu mobil belakang mempersilahkan Leanna masuk, dan beberapa saat kemudian sang supir pun mengemudikan mobil meninggalkan tempat tersebut menuju tempat yang di maksud


hampir dua puluh menit berlalu, Leanna melihat mobil tersebut masuk ke sebuah kediaman yang mewah, ini lebih nampak seperti mansion. Kelihatan nya ini kediaman utama Sanders


Leanna berfikir biasa nya Adelio selalu tinggal di villa pribadi nya tapi mengapa kali ini malah mengundang Leanna ke kediaman utama Sanders segala?


Leanna mematut diri nya sendiri, pantas atau tidak masuk ke kediaman ini. Leanna saat ini hanya mengenakan pakaian biasa, celana jeans berwarna hitam dengan atasan rajut bewarna abu muda.., terlihat seperti seekor semut di tumpukan berlian kalau ia masuk ke mansion ini. tapi tidak apa-apa, ia berusaha tak ambil pusing. Leanna pun tak tau entah sejak kapan ia menjadi lebih memperhatikan penampilan nya di depan Adelio..

__ADS_1


Setelah mobil mewah itu melewati halaman yang luas mobil pun segera berhenti di parkiran khusus, pria bodyguard berpakaian hitam rapi ini mempersilahkan Leanna turun dan mempersilahkan Leanna mengikuti nya.


Leanna takjub sejak di pintu masuk utama, semua ornamen nya benar-benar terlihat fantastis dan high-class


Leanna bukan nya tak pernah sama sekali melihat isi di dalam rumah orang kaya tapi kali ini ia benar-benar melihat pemandangan yang amazing.., hingga langkah demi langkah membuat Leanna semakin merasa diri nya tak pantas menjejakkan kaki nya di sini.


Leanna mengikuti pria ini ke lantai dua, Leanna sempat-sempat nya berfikir kediaman mewah ini entah punya berapa lantai? pasti sangat capek membersihkan nya.


Saat sang bodyguard pria itu membuka pintu besar di depan nya, Leanna di persilahkan masuk.


Leanna melangkah kan kaki dengan perlahan..dan melihat dua orang yang duduk berdampingan di hadapan nya..kedua orang ini langsung menatap Leanna seakan memang menunggu nya.. duduk bersisian di kursi kebesaran bagaikan sosok raja dan ratu


seorang wanita paruh baya yang sangat cantik, paras nya menawan mirip seperti paras Adelio..ia terlihat berkelas apalagi dengan semua barang mahal yang di kenakan nya..sangat anggun seperti melihat keanggunan Adelio


di samping nya pria paruh baya yang juga masih sangat tampan dan gagah..perawakan nya terlihat agak mirip dengan Adelio juga. Hanya saja Adelio raut nya lebih terkesan manis dan menawan namun pria paruh baya ini lebih terkesan datar dan sangat dingin walau pun sama menawan nya dengan Adelio


Leanna langsung bisa menebak kalau mereka adalah kedua orangtua Adelio


Lalu..mana Adelio???


Deg..!!! baru lah Leanna menyadari sekarang detik ini..kalau yang ingin bertemu dengan nya bukan lah Adelio melain kan kedua orangtua Adelio di depan nya saat ini.


majikan yang ingin bertemu yang di maksud bodyguard tadi bukan lah majikan muda mereka tapi majikan besar mereka.. Tuan Besar Sanders dan Nyonya Besar Sanders..!!!

__ADS_1


__ADS_2