
Tanpa menunggu waktu yang lama lagi Adelio segera melangsungkan pernikahan nya dengan Leanna.
Pernikahan di gelar dengan pesta yang sangat agung dan sebaik-baik nya, bagaimana pun ini adalah pernikahan seorang pewaris utama dari Sanders group yang sangat terkenal.
Saat acara pernikahan berlangsung,Leanna tak dapat menepis dan langsung dapat merasakan betapa sinis dan iri nya tatapan para gadis-gadis kaya ini pada nya.., mereka semua ini pasti marah,kesal dan sangat kecewa karena seorang Adelio Fengying Sanders pria yang sangat di impikan dan di dambakan mereka para gadis kaya ini malah harus jatuh ke dalam pelukan seorang gadis seperti Leanna..
Mereka para gadis kaya ini selama ini sudah mati-matian berusaha menarik perhatian seorang Adelio Fengying Sanders tapi malah Adelio memilih Leanna yang seorang gadis dari kalangan biasa.
Tapi yah...se-iri apa pun mereka pada Leanna..lantas apa yang bisa mereka lakukan kalau Leanna sudah masuk dalam wilayah Adelio seperti sekarang ini...? Memang nya siapa yang bisa menyentuh Leanna di posisi sekarang ini? Jawaban nya tentu saja tak akan ada yang bisa menyentuh nya.
Walau yah tidak bisa mereka pungkiri, Leanna memang sangat cantik dan ada sesuatu hal membuat nya sangat mempesona.mungkin bagaimana pun itu darah bangsawan dari ayah nya si marga Chuang tetap mengalir di tubuh nya.
Kalau di pandang dengan rasa tak iri hati sebetul nya antara Adelio dan Leanna itu memang memiliki kecocokan yang sangat tidak bisa di tampik lagi.
Devid duduk di meja barisan samping bersama James,Zico,Nofa dan beberapa teman yang lain nya.., apa pun itu Devid merasa sangat lega dengan akhir dari dua orang ini yang akhir nya menjadi pasangan suami istri juga.
Ibu Leanna bersama orangtua Adelio tampak duduk dengan bahagia di sisi altar pernikahan.
Keisha nampak duduk bersama kedua orangtua nya dan beberapa teman kerja Leanna, juga masih banyak lagi yang hadir yang tidak bisa di telisik satu persatu.
acara agung itu terus berlangsung dengan megah dan meriah.. dan mencapai puncak acara sudah sangat larut.
Saat semua nya sudah selesai, Adelio masih sibuk berbincang dan berkelakar dengan Devid, James,Zico,Nofa dan beberapa teman nya yang lain. Leanna masuk kamar lebih dulu, ia kelelahan dan mandi air hangat lalu mengganti pakaian nya dengan gaun tidur yang sudah di persiapkan beberapa di kamar pengantin mereka. Leanna memilih gaun tidur terusan selutut, ada banyak pilihan yang terlihat minim dan terbuka, tipis dan menggoda dan yang Leanna pilih adalah yang paling sopan. Gaun tanpa lengan berwarna pink merah muda pastel dan panjang nya melewati lutut. Leanna sudah berusaha memilih gaun tidur sesopan mungkin, tapi saat Adelio masuk ia tetap terkesiap dengan penampilan Leanna yang menggemaskan..rambut panjang nya setengah basah,dengan gaun tidur pastel sangat sempurna di pantul oleh kulit putih nya.
Leanna baru akan naik ke atas kasur merebahkan diri, mendengar bunyi pintu..ia menoleh
"sudah selesai...?" tanya nya pada Adelio yang saat ini sudah sah berstatus suami nya itu.
Adelio tersenyum, ia meletakkan jas nya di sandaran sofa kamar, lalu melepas kancing kemeja nya.., ia juga gerah dan ingin segera mandi.
Setelah Adelio masuk kamar mandi,Leanna mendengar samar-samar bunyi shower dari dalam kamar mandi..lalu Leanna pelan-pelan terlelap...
Tapi ia kembali terbangun saat sosok Adelio sudah mengungkung di atas nya dengan rambut setengah basah dan tanpa pakaian, hanya mengenakan sehelai handuk di tubuh bagian bawah nya saja..
"Lea.." nafas harum mint Adelio memburu di sekitaran wajah Leanna
Leanna awal nya capek, tapi menerima godaan Adelio seperti ini bagaimana ia bisa sekuat batu karang..? Ia terus-terusan tergoda pada pria bernama Adelio ini dari waktu ke waktu
Leanna menarik tengkuk Adelio dan mengec-up bibir pria yang saat ini sudah berstatus suami nya itu..Adelio yang menerima perlakuan ini dari Leanna tentu saja tak tahan lagi, ia balas mem-agut ganas bibir Leanna, menyesap nya dengan sangat panas pula...
di menit berikut nya dua orang sudah benar-benar polos..dan terus melakukan adegan demi adegan yang makin panas..
Leanna kehilangan kendali karena seluruh bagian sensitif tubuh nya tak ada satu pun yang luput dari betapa liar nya permainan dan pergerakan mulut dan lidah Adelio.., Adelio bahkan mempermainkan inti tubuh Leanna dengan lidah dan bibir nya yang nakal sampai Leanna tak tahan,menjadi basah dan melakukan pelepasan nya dalam mulut Adelio..
Adelio menindih Leanna, menyatukan tubuh mereka.., ia tahu Leanna pasti masih kesakitan karena meskipun ini bukan kali pertama mereka menyatu tetap saja Leanna pasti belum terbiasa, tebukti dengan Leanna yang masih meringis menahan nyeri.
Adelio mengangkat tubuh Leanna ke pangkuan nya, agar ia bisa menancapkan milik nya ke inti tubuh Leanna.., Adelio membiarkan mereka menyatu dalam posisi duduk berhadapan seperti ini agar Leanna terbiasa dan tidak kesakitan.
Awal nya Adelio hanya mengerakkan perlahan saja..menikmati nya dengan perlahan..tapi keinginan terus memuncak, ia kemudian menaik turun kan tubuh Leanna agar ia bisa menancapkan milik nya berulang kali ke dalam inti tubuh Leanna.
Adelio menciptakan ritme semakin kuat dan memposisikan Leanna di bawah nya, suara demi suara menggema di kamar super mewah tersebut.. Adelio terus menggempur dan menghujam Leanna tanpa henti..milik nya terus bergerak liar di dalam inti tubuh Leanna. desa-han dan rinti-han terus berbaur jadi satu..
sampai di titik di mana Adelio dengan kedua telapak tangan nya yang kokoh dan lebar meremas kedua belah bo-k0ng padat Leanna dan menekan nya kuat agar milik nya bisa masuk lebih dalam lagi..agar cairan yang ia keluarkan masuk sepenuh nya ke dalam rahim Leanna
"ah.." de..sah Adelio saat ia mencapai pelepasan nya..,.saat ia menarik keluar milik nya masih saja tegak berdiri.. Leanna sudah tak berdaya karena perlakuan Adelio ia sudah lebih dulu berkali-kali mencapai pelepasan nya di awal..
__ADS_1
Adelio memeluk Leanna dan menc!um nya lagi..lalu Adelio melakukan nya lagi entah untuk yang keberapa kali nya sampai Leanna benar-benar tak berdaya lagi.
๐๐๐๐๐๐
Setelah pernikahan, orangtua Adelio membelikan hadiah satu unit rumah untuk Adelio dan Leanna.., awal nya Leanna berencana membawa ibu nya serta di sana tapi sang ibu menolak, ibu nya lebih memilih tinggal sendiri. akhir nya Leanna menyetujui sang ibu tinggal sendiri tapi di paviliun yang berada tak jauh dari kediaman Leanna.
Paviliun itu adalah salah satu hadiah dari keluarga Besar Devid untuk kado pernikahan Adelio dan Leanna.
Ibu Leanna sangat menyukai pemandangan paviliun yang lengkap dengan danau di belakang nya.., tempat nya sangat asri dan hijau
Keadaan ibu memang berangsur lebih membaik karena mendapat pengobatan yang lebih serius dan beberapa terapi. Sejak dulu Adelio ingin melakukan pengobatan untuk sang ibu tapi ia takut bertindak terlalu jauh saat Leanna tak menyetujui nya. Sekarang saat Leanna sudah sah menjadi istri nya, Adelio lebih leluasa memberikan pengobatan terbaik untuk ibu.
Hari ini Leanna mendatangi Paviliun seperti biasa nya, ibu nya memang tidak sendiri..ia punya empat perawat khusus yang merawat nya di sana
"ibu..bagaimana keadaan ibu?" tanya Leanna
"ibu sangat baik, di sini menyenangkan..tiap pagi ibu bisa menghirup udara segar.., dan bukankah kau sudah tau kalau para perawat cantik itu mereka sangat baik pada ibu.." kata ibu seraya melirik beberapa perawat yang sedang melakukan beberapa rutinitas mereka. Mereka adalah empat gadis muda..
"oh..jadi ibu sudah sombong nih mentang-mentang sudah punya puteri-puteri baru, jadi puteri lama ibu ini tidak ada guna nya lagi, maka nya jarang menghubungi aku?" Leanna pura-pura merajuk
Ibu terkekeh..
"tidak sayang..,ibu hanya ingin kau lebih mengutamakan suami mu di atas segala nya" ujar ibu..
"baik lah..tapi tetap saja aku iri.." Leanna cemberut
para perawat muda itu tersenyum melihat ibu dan anak yang asik bercanda..
"benar, kau cukup manjakan ketua Adelio saja" goda perawat yang paling senior...
Leanna pura-pura marah
"tapi ibu ku sudah tak butuh aku lagi.." kata Leanna pura-pura kesal..
Para perawat cekikian
"tidak..bibi masih butuh semua puteri nya..." kata Keisha yang tau-tau muncul dari pintu samping
"bukti nya bibi masih membutuhkan ku yang juga puteri lama nya" lanjut Keisha lagi...
Leanna tercengang, sejak kapan Keisha datang
"kok ibu gak bilang ada Keisha?" protes Leanna..
"kamu kan gak nanya sama ibu..." balas ibu jahil
Leanna cemberut
"kamu kapan datang Kei?" tanya Leanna
"sudah dari tadi.., aku lagi bantuin bibi siapin pupuk di samping kata nya bibi mau berkebun bunga dan tata boga" kata Keisha
"kamu libur?" tanya Leanna lagi
__ADS_1
"aku lagi ambil cuti satu minggu nih" jawab Keisha seraya menuju wastafel untuk mencuci tangan nya..
"hhh kalian ini dasar senang-senang di sini tanpa bersama ku.." lagi-lagi Leanna protes...
"ah, kau ini dari tadi protes terus" balas Keisha
ibu hanya tertawa melihat mereka..
Koki khusus paviliun sudah menyiapkan menu masakan, dan akhir nya karena sudah berkumpul mereka pun makan siang bersama..
๐งก๐งก๐งก๐งก๐งก
Adelio baru saja pulang dari mengurus pekerjaan nya dan melihat Leanna sedang sibuk bersih-bersih..
"Lea.. di rumah ini punya beberapa pelayan kenapa kau masih sering turun tangan juga" kata Adelio saat melihat lagi-lagi istri nya sibuk beres-beres..
"sayang..aku tidak biasa bersantai.." jawab Leanna..kita tau sendiri Leanna memang terbiasa bekerja, sekarang ia bahkan harus berhenti dari semua pekerjaan nya karena Adelio tak mungkin lagi mengizinkan nya.
Adelio memeluk Leanna dari belakang..dan menci--umi Leher Leanna..
"baik lah..akan ku buat kau tidak bersantai hari ini" bisik Adelio
Leanna mengerti maksud suami nya ini, ia berbalik dan menggelayutkan kedua tangan ramping nya di tengkuk Adelio dengan manja.., Adelio balas memberi Leanna kecu-pan singkat di bibir nya..
"oh iya..aku sudah menanam kan saham di toko, cafe,rumah makan dan club malam tempat mu bekerja dulu" kata Adelio..
"hah? Untuk apa?" Leanna menautkan alis nya penasaran
"ya..sebagai tanda terimakasih karena mereka sudah mempekerjakan mu dengan baik selama ini" jawab Adelio santai
"aku tau niat mu baik, tapi jika itu alasan nya karena aku..bukan kah itu sangat berlebihan" kata Leanna menatap manik menawan milik suami nya...
"tidak..ini sama sekali tidak berlebihan, aku hanya menanam saham atas nama mu...Nyonya Adelio.." ujar Adelio apa ada nya
"itu malah makin berlebihan lagi Adelio.." Leanna mencubit hidung mancung suami nya dengan gemas..
"tapi apa pun itu, terimakasih atas kebaikan mu yang sudah mau menanamkan saham pada tempat usaha para atasan ku dahulu" lirih Leanna..
"Lea sayang..,kau harus nya tau cara berterimakasih dengan manis bukan?" goda Adelio seraya mengangsur jemari halus Leanna ke kancing kemeja yang menutupi dada bidang nya..
Leanna tentu tau maksud Adelio...,
Adelio memejamkan mata saat jemari Leanna membelai dada bidang nya dan menikmati saat tangan lembut nan halus Leanna membuka satu persatu kancing kemeja nya..
Adelio tak mampu lagi menerima godaan Leanna, ia segera mengangkat dan menghempas tubuh Leanna di atas kasur kamar mereka..
Lalu kita tau sendiri apa yang terjadi selanjut nya..
Yang terdengar hanya lah pekikan dan rint!han manja Leanna yang berbaur dengan des-ahan hot dan seksih nya Adelio saja..
Mereka saling menyatu dalam indah nya rasa cinta..
__ADS_1
The end..