Oh, Love?

Oh, Love?
menemuinya


__ADS_3

Viola dengan cepat datang setelah Jane memintanya. Viola berpikir itu mengenai surat kemarin dan itu memang tepat.


"jadi kau sudah membalas surat itu?" kata Viola.


"huh!" Jane menghela napas, "aku tak tau dan sejauh ini aku cukup bingung"


Viola heran apa yang menyebabkan Jane kesulitan sampai-sampai napasnya terdengar berat "apa dalam surat itu Yoga menyinggung mu, biar ku retakan kepalanya jika itu benar!''


Jane dengan cepat menggeleng "Sama sekali tidak. Yoga rupanya berniat membantu temannya didalam surat itu berisi ajakan agar aku mau menemui kak Andre" kata Jane bergegas memberi tau Viola agar niat Yoga tak dianggap buruk olehnya.


Viola lebih tidak mengerti, kak Andre? kenapa sahabatnya dimintai untuk menemui kakak tingkat yang telah lama lulus dan kabarnya juga sudah lama tak terdengar.


Melihat sahabatnya yang tampak bingung, Jane menjelaskan isi surat itu dengan detail dan bagaimana dia bertemu dengan kak Andre waktu itu bersama suaminya disaat kak Andre berniat mengutarakan perasaanya, saat itu dia tak bisa membayangkan perasaan kak Andre yang pasti terkejut mengetahui dirinya telah menikah.


"oh-" Viola tidak bisa berkata, kemudian setelah jeda dengan wajah bingungnya dia berkata "Jika aku diposisi kak Andre betapa sakit hatinya aku melihat orang yang ku cintai rupanya telah menikah."

__ADS_1


"Hey, jangan katakan itu. Aku semakin tidak enak hati jadinya" kata Jane muram.


"Baiklah, Jadi? kau berniat bagaimana?"


Jane tampak berpikir kemudian menjawab "Apa sebaiknya aku menemuinya, lalu meminta maaf bahwa aku tidak bisa membalas perasaanya?"


"Sebenarnya kau tidak perlu memikirkan perasaan itu dengan dalam. Kau tidak memiliki perasaan dengannya? dan kau sudah menikah kan. Menurutku jika kau menemuinya itu akan membuat dia semakin sakit hati" ya, itu sudut pandang Viola.


Jane jadi lebih bingung yang sahabatnya katakan ada benarnya tapi kenapa dia tetap merasa resah jika tak menemui kak Andre, terlebih dia orang yang baik padanya rasanya tak etis dia sekarang abai padanya setelah dia tahu bahwa kak Andre memiliki perasaan yang cukup dalam padanya. Jane tak berniat apa-apa, hanya tak ingin ada kebencian setelah ini dan membuat di suatu hari mereka menjadi berdiam hanya karena masalah perasaan yang belum terselesaikan.


Jane mengerti kalimat itu, jika saat itu kak Andre yang belum lulus mengutarakan perasaanya dan Jane menerimanya maka sekarang kak Andre lah yang bersamanya bukan Ed dan dia tak akan pernah mengalami kejadian tak mengenakan dimalam itu. Tapi, memikirkan kebelakang lagi tidak ada gunanya dan belum tentu saat itu dia akan menerima kak Andre karena dari awal dia tak berniat menikah atau berpacaran sebelum lulus. Jane teringat kalimatnya saat itu pada kak Andre 'Aku akan menikah nanti saat aku sudah lulus, sebelum itu aku tidak akan menikah dan menolak semua lamaran'. Oh, Jane lebih merasa bersalah setelah mengingatnya, karena itu kak Andre tidak memberanikan diri untuk mengutarakan perasaanya saat itu dan datang kembali ketika Jane berada di tahap akhir mengurusi skripsinya. Jane tanpa sadar seperti memberikan kepastian palsu pada kak Andre dan sekarang Jane merasa kak Andre pasti sangat marah dan membenci dirinya. Mengingat dia yang pernah berkata akan menolak setiap lamaran sebelum lulus dan malah menikah sebelum lulus, kak Andre pasti menganggap dirinya pembohongan besar. Tapi, Jane hanya bisa berencana dia sendiri tak tahu kenapa kejadian itu menimpanya dan menyebabkan dirinya harus menikah dan berada diposisi seperti sekarang ini. Rasanya pikirannya menjadi rumit.


Melihat Jane yang terdiam dengan pikirannya, Viola membuyarkan lamunan Jane dia berkata "Dan sekarang pastinya dia sudah mendengar juga informasi lebih jelas bahwa kau memang sudah menikah terlepas dengan pertemuan singkat kalian saat itu dengan suamimu. Kemarin saat aku bertemu dengan teman-teman ketika aku berkata bahwa kau sudah menikah. Dan yang kalang kabut adalah Yoga mendesak ku bahwa aku berkata berbohong. Tapi setelah melihat aku mengatakan dengan kejujuran dia terlihat bingung. Saat itu aku tidak mengerti kenapa dia bertingkah seperti itu, dan sekarang aku tahu dalam surat itu Yoga menuliskan bahwa dia sungguh meminta istri orang untuk menemui pria lain, dia seperti menyuruhmu untuk berselingkuh. Sepertinya dia cukup panik sekaligus takut jika seandainya itu dibaca oleh suamimu!."


"Minta dia untuk tenang karena aku membacanya sendiri" jawab Jane.

__ADS_1


Viola menaiki bahunya dia tidak berniat menghilang kan perasaan takut Yoga, dia menjadi senang jika Yoga ketakutan dan dia akan menikmati ketakutan Yoga. Ya Viola dan Yoga memang sering bertengkar dan mencari celah satu sama lain untuk saling meledek, pertemanan mereka memang unik.


"Kalau dipikirkan kak Andre memang sangat baik dan mungkin akan tetap memperlakukan mu dengan baik. Jika memang kau ingin menyelesaikan masalah perasan itu secara baik-baik maka temui lah dia. Ya memang tadi aku memintamu untuk tidak menemuinya, ya pendapat seseorang memang cepat berubah. Rasanya sekarang akan lebih baik kau menemuinya, untuk menghilangkan perasaan gusar mu" saran Viola.


Tapi jika Jane benar-benar menemui kak Andre alasan masuk akal apa yang harus dia berikan ketika kak Andre menanyakan kenapa dia menikah lebih cepat dan berbohong mengenai dirinya akan menikah setelah lulus? Jane benar-benar kacau. Setelah menimbang-nimbang cukup lama Jane memutuskan untuk menemui kak Andre, dan meminta maaf bahwa dia tak bisa membalas perasaan nya dan meminta maaf bahwa dia mengingkari perkataanya hari itu.


"Viola bisakah kau katakan pada Yoga kapan aku bisa bertemu dengan kak Andre? lalu katakan padanya jika bertemu dengan aku apakah kak Andre merasa keberatan, ya kita tau kak Andre sudah tahu aku telah menikah"


Viola sibuk menekan keyboard ponselnya, mengirimkan pesan pada Yoga. Cukup lama mereka menunggu Yoga memberi balasan.


"katanya hari ini bisa, apa kau siap menemuinya sekarang?"


Jane mengangguk, ku pikir lebih cepat menyelesaikan masalah nya akan lebih baik.


Dan mereka kemudian menuju lokasi tempat mereka berjanji untuk bertemu di tempat makan yang tak terlalu jauh dengan kediaman Jane sekarang.

__ADS_1


Namun yang Jane lupakan adalah meminta izin lebih dulu kepada suaminya. Dia yang sekarang menjadi seorang istri melupakan hal penting, dan pergi begitu saja menemui pria lain yang memiliki perasaan padanya.


__ADS_2