
Saat Jimin menyuruh yuli untuk pergi dari tempat ini, dia benar-benar melakukannya. Tapi setelah Jimin pergi meninggalkan yuli sendiri.
Yuli langsung berlari ke kamar dan mengambil apa pun untuk dibawa. Yuli tidak mengambil banyak karena ingin segera keluar dari rumah itu. Dia merasa begitu sesak mengingat perkataan jimin, walaupun seperti itu sebisa mungkin dia tidak menangis.
Yuli tidak menangis di mana pun, kecuali di kamarnya yang sesungguhnya. Dia sudah berbaring seharian dan tidak melakukan apa pun selain tidur dan menangis. Tubuh yuli menghadap ke samping, menatap sebuah bingkai foto ibu dan ayahnya yang sempat mereka kirimkan pada yuli sebelum kecelakaan itu terjadi.
sejak kematian orang tuanya Yuli tidak pernah merengek dan bersikap egois tentang kepergian orang tuanya. Sejak dulu dia mencoba tegar dan selalu percaya yang lebih baik. Namun, detik ini_untuk pertama kalinya_dia jadi merasa sangat egois. yuli benar-benar ingin mereka ada di sini. yuli sangat ingin berada di dalam pelukan mereka disaat keadaannya sekarang ini.
__ADS_1
Yuli jadi merasa bodoh. Mungkin, jika kedua orang tua yuli masih hidup, mereka akan lebih bisa memberi yuli nasihat atau pertimbangan dalam mengambil keputusan seperti pernikahan.
Sekarang Yuli benar-benar merasa rapuh, seluruh tubuhnya lemah dan tidak punya nafsu makan sama sekali. Jangankan makan, minum saja dia belum sempat. yuli hanya menangis seharian ini. Membiarkan kepalanya semakin pusing hingga akhirnya dia tertidur, begitu seterusnya.
Ponsel yuli bergetar lagi untuk yang kesekian kalinya sejak sejam yang lalu. Jimin menghubunginya setelah mengusir Yuli. Apa maksud Jimin ini jelas-jelas dia sudah mengusir yuli?
Yuli yang tidak mau mengangkat telepon jimin. Lebih tepatnya, dia takut jimin akan mengucapkan kata-kata yang menyakiti hatinya lagi. Mungkin saja jimin mengatakan 'Kenapa barangmu masih tersisa di sini? Apa aku harus mengirimkan semuanya ke tempatmu?"
__ADS_1
Yuli pernah mendengar bahwa jika pasangan yang bertengkar mampu me-reject panggilan dari pasangan, itu artinya masih ada sedikit keinginan untuk peduli. Karena, masih ada niat untuk melirik telepon dan menekan tombol reject, itu bisa di artikan bahwa yang di hubungi ingin memberi tahu pihak satunya bahwa dia benar-benar marah dan butuh untuk dibujuk. Lain halnya jika seseorang yang mengabaikannya secara total, seperti aku sekarang.
Yuli tidak mematikan ponsel. dia hanya meletakkannya jauh di belakangnya kata orang, itu bisa menunjukkan sebuah ketidak pedulian lagi karena pasangan yang di hubungi bahkan jadi membenci ponselnya atau jadi malas menyentuh ponselnya katena mendapat panggilan dari orang yang tidak di harapkan.
Yuli benar-benar terluka dan tidak berharap banyak lagi dengan Jimin. Jadi, sekeras mungkin dia mengabaikannya. ponselnya terus bergetar. Entah itu panggilan atau pesan LINE yang masuk.
perkataan jimin tadi pagi terbayang-bayang lagi di kepala yuli. Membuatnya semakin sedih. Mengapa hidupnya seperti ini?
__ADS_1
Yuli sudah benar-benar lelah untuk menangis. Sepertinya, dia akan tidur lagi tepat ketika ponsel yuli sudah berhenti bergerak sejak lima belas menit yang lalu. Entah karena baterainya habis atau karena Jimin yang memang sudah berhenti menghubunginya.
Yuli memejamkan mata, berusaha untuk menenangkan diri lagi. Lagi pula ini sudah malam dan sepertinya tenaganya benar-benar habis. Mungkin besok pagi dia akan merasa lebih baik, meskipun yuli yakin bahwa mungkin saja tengah malam nanti dia akan terbangun dan menangis.