
Yuli yang sepanjang jalan pulang dari tempat itu, dia menghabiskan waktu untuk tenggelam dalam pikirannya sendirinya. Jika saja yuli masih mempunyai banyak waktu, yuli pasti terus bertanya banyak hal yang ingin dia ketahui. Namun sayang yuli tidak punya banyak waktu, tapi ada satu hal lagi yang yuli pikirkan yaitu ungkapan bahwa aku adalah sebagai pengganti sungguh itu membua pikiran yuli kacau.
Apalagi, yuli menemukan fakta bahwa itu artinya jimin sama sekali tidak terlibat dalam pengajuan itu. Intinya jimin berada di posisi terpaksa dan harus tetap menjalaninya.
Yuli kembali ke restoran itu teoat waktu dan sukses bergantian pakaian lagi. Gojung dan jungkook sempat bertanya pada yuli apakah dia baik-baik saja. MMereka sangat khawatir padanya melihat raut wajah yuli yang nampak seperti tertekan. Taoi yuli juga berusaha menyakinkan mereka bahwa dia baik-baik saja.
Di saat waktu sudah akan malam dan yuli yang baru kembali ke rumahnya. Langit di luar terlihat semakin gelap menandakan bahwa sebentar lagi akan turun hujan. Yuli yang menghabiskan waktu berendam selama tiga puluh menit untuk meringankan beban pikiran. Namun itu semua hanya meringankan lelah pada tubuh yuli saja, bukan pada pikirannya.
Yuli merasa tidak berdaya, sangat lemas dan pikirannya kemana-mana. Yuli seperti merasa bingung entah apa yang harus dia lakukan atau bagaimana.
__ADS_1
Apakah yuli harus tetap menyalahkan jimin terus? Sedangkan jimin mungkin saja tidak menginginkan hal itu?
Rasanya yuli sama sekali tak ingin keluar kamar karena tahu bahwa jimin sudah kembali. Jadi dia mengurung dirinya hingga tak sadar ini sudah mendekati jam sepuluh malam. yuli yang tiba-tiba sangat ingin kue yang ada dalam kulkas. Seunbi Ahjumma membuatkan-nya tadi pagi dan yuli sekarang sangat ingin makamnya lagi.
Jadi pada akhirnya yuli keluar kamar. Langkah yuli sempat terhenti ketika melihat jimin yang juga tengah membuka kulkas. Anehnya jimin tidak menatap yuli sama sekali. Bahkan tidak bereaksi apa pun, seolah-olah yuli tidak ada, jimin malah santai menutup kembali pintu kulkas itu setelah mengabil wadah minuman.
Yuli mencoba untuk tidak memikirkan itu karena kepala yuli sudah sangat pusing sekarang. Berat sekali rasanya yuli ingin segera ingin makan kue itu dan langsung berbaring. Jadi yuli membuka kulkas tapi perasaan yuli menjadi semakin buruk ketika tidak menemukan yang yuli cari.
Ah, mungkinkah sudah habis? Atau sudah di buang?" bisik yuli. Ini hanya menambah buruk perasaan-nya, jadi dengan sangat kecewa yli melangkah pergi.
__ADS_1
"Sudah mendapatkan yang kau inginkan?" Langkah yuli terheti karena prkataan jimin.
"Apa menyenangkan bagimu untuk mencari tahu semuanya sendirian bersama lelaki lain?"
Yuli sontak melebarkan mta, membalik badan yuli menatap jimin yang tengah menyeringai, tatapannya benar-benar merendahkan.
"Dari mana aku bisa tahu? Itu pasti yang ada dalam kepalamu.' Yuli sangat penasaran bagaimana jimin bisa mengetahuinya.
Jimin menatap yuli kecewa. "Kau mungkin lupa bahwa aku bisa mengingst segalanya. Aku mengingat saat kita berkencan, kau pernah bilang bahwa kau tidak suka makan di restoran yang punya tempat pembakaran di area depannya, karena kau tidak suka terkena asap. Tapi kenapa hari ini kau pergi ke restoran yang justru punya dua pembakaran besar di bagian depannya?"
__ADS_1