Park Jimin Suamiku

Park Jimin Suamiku
Episode. 79


__ADS_3

"Sepertinya aku harus selalu mengingatmu untuk memakai jaket atau selimut tebal saat kita tinggal di sini nanti, bisik jimin di dekat telinga yuli .


Yuli selalu suka saat jimin memeluk dari belakang. Yuli merasa sangat dilindungi, membiarkan yuli melihat pemandangan indah di depan sana dan siaga melindungi yuli dari sesuatu yang tidak bisa dia lihat di belakang.


"Tapi aku suka dinginnya, udaranya juga sangat segar," ucap yuli sambil menatap detik-detik matahari yang mulai terbenam.


"Aku senang kamu menyukainya," jimin mengarahkan tangannya ke dagu yuli agar wajahnya bisa sedikit menoleh untuk menatapnya.


Yuli tersenyum, sudah tahu apa yang akan terjadi berikutnya jadi yuli hanya memejamkan mata yuli ketika jimin mempertemukan bibir mereka.


Lagi, ciuman yang begitu lembut, tidak menuntut. Terkesan begitu romantis. Bahkan setiap kecupan lembutnya bagai pengganti suara yang berucap untuk menghitung mundur detik-detik tenggelamnya sang surya.


Yuli baru ingin bahwa berciuman pada saat matahari terbenam pernah menjadi salah satu daftar dari yang yuli inginkan saat berpacaran saat yuli dalam masa pendekatan dengan jimin. Jimin pernah bertanya tentang hal yang romantis dalam sebuah hubungan menurut pandangan yuli.


Dan yuli menjawab ciuman sebelum matahari terbenam adalah salah satunya. Padahal hari itu yuli tidak begitu serius. Keinginan ini hanya terlintas begitu saja setelah membaca sebuah novel dan ada adegan seperti ini di dalamnya.


Yuli bahkan sudah lupa dengan hal itu. Namun tidak dengan jimin. Dia mengingatnya. Jimin mengingat setiap hal kecil. Dia mengingat segalanya tentang yuli, tentang semua keinginan kecil yuli. Mereka dengan cara yang berbeda.


"Begitu lebih baik,"bisik jimin parau sambil menekan ke dalam.


Yuli melebarkan mata sambil mencengkram selimut yuli. Benar saja, ini memang cara yang berbeda tapi lebih meminimalisir kekhawatiran. Yuli memejamkan mata, merasakan setiap tekanan dan terus memanggil nama jimin setiap kali berada di kedalaman.


Jimin memperhitungkan ritmenya dan tetap memberi yuli kecupan pada punggung leher , itu membuat yuli merasa jauh lebih baik. Hingga pada akhirnya, mereka berdua sama-sama mencapai sebuah pelepasan dengan sensasi yang jauh berbeda.


Jimin dan yuli mengatur napa. Dia tak melepaskan dirinya sambil memeluk yuli, sementara yuli di sini sudah lebih.


"Yuli...," ucap jimin parau sambil menarik tubuh yuli agar semakin menempel peda tubuhnya yang hangat dan berkeringat."

__ADS_1


"Hmm?" gumam yuli sambil mengatur napas.


Jimin mengecup bahu yuli sejenak, lalu menyadarkan dagunya di sana. Yuli bisa merasakan embusan napas jimin. Dari gerak bibirnya yang menempel di bahu yuli, yuli bisa merasakan senyum kecilnya lalu jimin berbisik, "Setelah anak kita lahir, bisakah kita punya anak lagi? Aku ingin tujuh."


Detik itu juga yuli melemas. Jimin sesekali mungkin harus merasakan mengandung seorang bayi!


...****************...


Bonus


...****************...


...****************...



Pemeran utama pria : park Jimin.


tinggi badan : 174 cm



Pemeran utama wanita : Kim hoseok Juli/ Kim hoseok Yuli.


Umur : 21 thn.


tinggi badan. : 170 cm

__ADS_1



Pemeran pendukung : Dokter Rosa (ibu Jimin)


Umur : 59 thn


tinggi badan : 169 cm



Pemeran pendukung : Kim Gojung (sahabat Yuli)


Umur : 24 thn


tinggi badan : 178 cm



Pemeran pendukung : Jung Myura (sahabat Yuli)


Umur : 21 thn


tinggi badan : 172 cm



Pemeran pendukung : Jungkook (teman Yuli)

__ADS_1


Umur : 23 thn


tinggi badan : 179 cm


__ADS_2