Pasutri SMA

Pasutri SMA
#KARNA


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul 04:03 pagi bahkan azan pun belum berkumandang, seorang wanita Peru baya sedang meracik berbagai bahan masakan di meja yang ada di ruangan itu.


"mah... mamah masak apa Elis bantu yah" ucap seorang gadis cantik yang baru saja menuruni anak tangga dan mengikat rambut nya sembarangan.


"eh udah bangun kamu, udah gak papa gak banyak kok duduk aja sana kamu duduk aja" jawab orang yang ia panggil mamah tadi, Yap dia adalah mamah Tias dan Elisa.


"udah gak papa mah bosen juga kalo duduk aja" jawab Elisa sambil mendekat ke arah meja yang sudah di penuhi dgn bahan masakan.


"kamu bangun pagi bukan karena lagi di rumah mamah kan?" ucap mamah Tias sambil memotong cabe kriting.


"eh gak mah udah biasa aja" jawab Elisa sambil mencuci sayur di westefel.


"semenjak nikah?" tanya mamah Tias lagi.


"gak sih dari dulu mah kalo bunda bangun pagi buat masak El juga suka bantu" jawabnya Elisa meletakkan sayur di meja kembali.


"ohhhhhh emang gak salah mamah pilih mantu" ucap mamah Tias sukses membuat Elisa malu² Kuching.


"hehehe mamah bisa aja" ucap Elisa canggung.


"lega mamah tuh liat kalian bisa akrab, dan sedikit gak nyangka sih kalo secepat ini" ucap mamah Tias "terus liat Alan udah manja banget sama kamu padahal baru seminggu, kamu beri makan apa dia?" lanjut mamah Tias sambil menggoda Elisa.


"eh gak mah,, biasa aja" jawab Elisa dengan wajah merona.


"sejak kapan emang semanja itu?"tanya mamah Tias lagi.


"gak tau juga sih mah" jawab Elisa sambil sedikit memikirkan sesuatu "mungkin sejak hari itu" lanjutnya.


"hari apa?" mamah Tias kepo.


Elisa pun mulai menceritakan nya dengan singkat, padat, dan jelas.


*flashback on.


"Elisa?"ucap seorang laki laki tampan, tinggi, putih di lengkapi dengan baju basket nya yang semakin mengeluarkan aura tampannya.


"aku?" jawab wanita yang sedang duduk bersama teman² nya yang bernama Elisa.

__ADS_1


"iya kau" jawab laki² itu yang bernama gio sambil menarik tangan Elisa ke tengah lapangan.


Suara gemuruh teriakan siswi² yang sedang menonton latihan basket, tiba² melihat seorang pemain basket itu menarik seorang gadis ke tengah lapangan yang cukup luas.


apa tuh kak gio kok tarik cewek....


jangan bilang mau nembak....


kak tarik aku....


OMG kak gio....


kira kira itu isi teriakan mereka dan masih banyak lagi.


Tiba tiba.


laki² yang bernama gio itu berlutut di depan wanita yang ditarik nya tadi dan berkata.


"mau gak loh jadi pacar gw" ucap nya dengan suara lantang sambil memberikan setangkai bunga mawar berwarna merah.


T E R I M A !


T E R I M A !


T E R I M A !


Teriak semua orang yang ada di sana terbawa suasana.


Wanita bernama Elisa itu hanya diam terpelongo mendapat kejutan itu.


"gimana" ucap gio meyakinkan.


Semakin nyaring teriakan orang yang ada di sana untuk menyuruh Elisa menerima.


' mana mungkin ini, aku udah nikah tapi gimana jawab dan bilangnya ' ucap Elisa dalam hati.


"Oke kalo Lo belum bisa jawab sekarang gak papa gue tunggu besok, tapi terima dulu bunganya!" putus gio dan berdiri lalu berjalan menjauh.

__ADS_1


Elisa pulang ke rumah dengan menaiki taxi online karena Alandra yang masih harus menyelesaikan latihanya.


Di rumah Elisa membersihkan badannya dan beralih menyiapkan makan untuk makan malam.


selesai memasak Elisa menyajikan makanannya di meja makan, dan segera pergi ke kamar untuk melaksanakan sholat magrib.


Jangan khawatir Alandra emang pulang jam 8 malam karena dia biasanya nongkrong bentar.


sudah selesai Elisa melakukan semuanya tinggal menunggu Alandra pulang.


tiba².


"Assalamualaikum" ucap Alan dari pintu dan bergegas berjalan menuju meja makan, saat itu Elisa sudah berdiri ingin membuka kan pintu tapi Alandra sudah nyelonong masuk dan pergi ke arahnya dan tiba².


"kamu gak ada pikiran berima gio kan" ucap Alandra di dekat telinga Elisa sambil mengeratkan pelukannya, ya tiba² Alandra memeluk Elisa.


"jawab aku kamu gak suka kan sama gio" lanjut Alandra melepaskan pelukannya dan memandang Elisa lengket.


Elisa hanya menggeleng samar, mana mungkin ia kan menerima itu, ai saja sudah menjadi istri sah nya Alandra.


"syukurlah aku janji bakalan berusaha lebih dekat sama kamu" ucap Alandra lalu kembali memeluk Elisa.


setelah itu Alandra jadi sangat dekat dengan Elisa.


entah bagaimana Alandra bisa tau itu mungkin gio yang cerita Karna saat kejadian itu Alandra sedang mengganti bajunya.


*flashback off.


"terus sekarang gimana Alan sama gio?" ucap mamah Tias setelah mendengar penjelasan Elisa.


"entahlah mah, semenjak kejadian itu esoknya gio gak muncul ini mukanya lagi ke depan Elis, kalo papasan pun dia buang muka" jawab Elisa tak berselang lama azan pun berkumandang semua masakan pun sudah jadi.


"yaudah udah beras kamu ke kamar aja tuh suruh Alan siap² biar sisa nya mamah yang beresin" ucap mamah Tias dianggukin oleh Elisa lalu Elisa menaiki tangga menuju kamar Alandra yang sekarang juga menjadi kamar Elisa, sebelum ai Mandi ai sempat membangunkan Alandra agar setelah ai selesai mandi di lanjut Alandra yang mandi lalu mereka melangsungkan ibadah sholat subuh.


SELAMAT MENIKMATI CERITAKU YANG GAJE..........


TYPO BERTEBARAN..........

__ADS_1


__ADS_2