Pasutri SMA

Pasutri SMA
#ADA


__ADS_3

Elisa POV.


jujur sebenernya males bgt masuk sekolah, tapi kalo gak sekolah juga suami gak bakalan sekolah, kesian juga bentar lagi Alan ujian kalo banyak libur nanti ketinggalan pelajaran.


Sekarang gw lagi diem aja dikelas, mengisinya dgn ngelamun, tangan gw, gw lipet di atas meja, terus gw taroh muka gw di sela² nya, sambil pejemin mata, cari ketenangan, walau gak dapet, kelasnya ribut bgt.


"Kenapa hm?" suara laki² yang udah ketebak siapa.


"bikin kaget ih" ucap gw setelah mastiin tucowok bener


Alandra.


"kenapa?" tanya nya lagi.


author POV.


"kenapa?" tanya Alandra kembali.


"gak kok, kakak ngapain kesini?" tanya Elisa, pasalnya teman² yang lagi ada di kelas langsung ngehadap Elisa.


"bawain ini" ucap Alandra memberikan plastik berisi roti dan air mineral, dan beberapa cemilan.


"loh, temen aku titip?" tanya Elisa, pasalnya tadi sebelum teman² nya pergi iya nitip, gak ikut bareng keluar.


"gak ini aku yg beliin"


"kok tau aku mau ini"


"apa sih yang aku gak tau tentang kamu wahai adinda" ucap Alandra yang sengaja ia lebay² kan.


yoooo.


sekelas Elisa langsung bersorak kala mendengan penuturan dari Alandra.


"kak apa sih malu ah" ucap Elisa tersipu, wajahnya kini sangat merah.


"kenapa?" tanya Alandra sok polos.


"gak!" jawab Elisa tegas, sambil berusaha menyembunyikan wajah meronanya.


Alandra yang sedari tadi berdiri Tanpa berpikir duduk, langsung saja menduduki kursi Jesi yang memang bersebelahan dengan Elisa.


"ngapain??" tanya Elisa setelah melihat suaminya itu duduk dengan nyaman di sebelahnya.


"kamu gak mau keluarkan? yaudah aku temenin aja" jawab Alandra enteng.


"tapi malu~~" ucap Elisa, sungguh satu kelas melihat ke arahnya, yang tadinya pengen keluar aja gak jadi.


"yaudah mau keluar?" tanya Alandra mendapatkan anggukan dari Elisa.


"ayo" ucap Alandra langsung menarik tangan mungil Elisa untuk mengajaknya keluar.

__ADS_1


"kemana?" tanya Elisa Karna ia hanya menunduk di sela ketiak sang suami, keadaan nya sekarang Alandra merangkul mesra Elisa.


"suatu tempat yang bikin kamu nyaman" ucap Alandra enteng.


Alandra membawa Elisa ke tempat parkiran di mana mobilnya berada.


ia akan membawa ke tempat di mana ia bisa melihat senyum sang istri.


"loh kok ke mobil?" tanya Elisa heran, kini mereka berada di depan pintu sebelah kemudi.


Alandra membukakan pintu "masuk dulu, aku ambilin tas" ucap Alandra.


Elisa hanya manggut-manggut setelah itu Alandra pergi ke kelasnya dan ke kelas Elisa, untuk mengambil tas mereka, sebenarnya Alandra gak niat ajak ke luar lingkungan sekolah, namun selangkah keluar dari kelas Elisa tadi ia kepikiran untuk mengajak istrinya sedikit menghibur diri.


ia akan mengajak Elisa ke suatu tempat yang akan menghilangkan kesedihannya sejenak.


"kemana sih?" tanya Elisa ketika Alandra sampai dan duduk di kursi pemudi.


"udah istri diem aja, ikutin apa kata suami ganteng mu ini aja" ucap Alandra.


gak tau apa itu istrinya baper?.


Di tengah perjalanan Alandra berhenti di sebuah toko baju yang menjual baru laki² dan perempuan.


"kamu bawa aku shopping?" tanya Elisa heran, apakah suaminya itu hanya mengajaknya membeli pakaian dan rela bolos.


"gak, udah kita beli baju buat ganti, ya kali ke tempat itu pake baju sekolah, nampak benget dong bolosnya" jawab Alandra, langsung aja ia keluar dan berlari untuk membukakan pintu istrinya.


mereka tidak perlu lama² memilih pakaian, ketika sudah menemukan yg cocok, dan pas, mereka langsung memakainya.


"udah, terus kemana?" tanya Elisa, lagi!, Karna sedari tadi sang suami tidak memberitahunya akan kemana mereka pergi.


"bawel ya? udah nanti juga tau," gemes Alandra sambil mencubit pipi sang istri yang memang sedikit berisi. "masuk ah, liat tuh banyak benget cowok yang liat kamu, mau aku colok aja tuh mata, udah tau dia punya suami masih aja di liat²" ucap Alandra sembari melihat² sekitanya yang memang ada beberapa cowok² yang sedang nongkrong di cafe dekat toko.


"udah... mana mereka tau kamu suami aku, wong kita Dateng pake baju SMA "


"tetep aja, udah masuk" bener² emang Alandra.


sepanjang jalan Elisa terus bertanya kemana mereka akan pergi, dan jawaban yang sama di berikan Alandra, 'nanti juga tau'


sekitar 30 menit perjalanan akhirnya mereka sampai juga.


Ancol.


ya Alandra membawa istrinya ke taman hiburan agak bisa menikmati kesenangan sedikit, gak terlalu sedih..


"kamu ajak aku kesini" ucap Elisa terpelongo, kepikiran dari mana suaminya itu mengajaknya ke sini.


"iya! kamu murung terus gak tega aku! kamu kalo ada beban harus kasih tau aku, berbagi, Karna aku selalu ada buat kamu" ucap Alandra sungguh membuat hati Elisa hangat.


"makasih" ucap Elisa langsung saja ia memeluk tubuh tegap suaminya, tanpa di suruh Alandra langsung saja membalas pelukan hangat sang istri.

__ADS_1


"aku suka kamu peluk, jangan peluk cewek lain, oke?" ucap Elisa terbawa suasana.


"no, aku harus peluk cewek lain" ucap Alandra langsung melepaskan pelukannya, Elisa yang mendengarnya langsung terpelongo.


"maksud.....


"aku kan peluk mamah istri.." ucap Alandra yang memotong ucapan Elisa.


Elisa yang mendapatkan jawaban itu langsung memukul pelan dada sang suami.


"tapi aku bakalan peluk cewek selain kamu dan mamah"


Elisa mengerutkan keningnya "siapa?"


"putri"' jawab Alandra cepat.


Elisa semakin mengerutkan keningnya, sedikit sakit hatinya mendengar itu.


"putri kita maksudnya" koleksi Alandra, tak lupa cengiran kudanya!.


"maksud..."


"ya putri kita, anak kita" jelas Alandra.


"emang...... aku mau punya anak sama kamu?" balas nya.


"oh kamu gak mau punya anak sama aku? oke kita gak jadi main di Ancol, aku ngajak ya ke hotel aja" ancam Alandra yang pura² bersiap menjalankan mobilnya.


"eh.. eh.. eh.. gak ada udah sampe, cepet turun ih" Elisa tak terima.


"makanya gak usah sok mau balas² dan sama aku, gak gak papa kalo mau kehotel, ada juga kok wahananya, cuma sadari sih" ucap Alandra masih setia menggoda istrinya terlihat sudah memerah.


"wahana apa sih, turun Ayuk" ucap Elisa berusaha menutupi wajahnya yang merah.


"wahana, kuda² an hahahah" langsung lah pecah tawa si Alandra.


"ih udah kak, keluar sekarang, buka pintunya!" ini muka udah kebakaran.


"iya iya cintah~~~~" sungguh lebay.


setelah pintu bisa di buka, Elisa langsung keluar dan berjalan cepat menjauh dari suami nya yang sedari tadi sangat semangat menggodanya.


Bersambung......


hayo marah ya? gak papa, aku sadar kok aku salah, ngilang tanpa kabar, terus up cuma satu pendek pula........


kemarin tuh aku gak ada paket, terus sekalinya ada paket eh ulangan, ulangan paket guys, kalo di pesantren belum, belum ulangan aja hapalan banyak bener, terus kitab aku banyak yang arti nya kosong, lah ini udah mau ujian, jadi sempet² in ini. eh kok malah curhat.....


kalian kalo mau maki boleh kok, gak papa:)


200 like aku lanjut ✔

__ADS_1


__ADS_2