Pasutri SMA

Pasutri SMA
#HARUS?


__ADS_3

"Alan bangun kamu, kamu kan di suruh papah buat jemput Elisa"teriak mamahnya Alandra dari lantai bawah.



"harus ya mah"jawab Alandra yang sebenarnya baru bangun karena mendengar tiriskan mamahnya.



"ya iyalah"jawab mamah nya ketus."yaudah kamu cepat siap² gak pake lama.!" lanjut mamah Tias.



Alandra pun bersiap, jujur Alandra sama sekali gak mau jemput Elisa karena dia takut akan di hidupkan yang gak², apalagi temanya nanti pasti bakalan curiga apalagi gio belakangan ini kan dia lagi liatin Elisa terus.



Alandra sudah siap dengan baju putih abu² nya dengan tas ransel warna coklat yang dirangkul di sebelah kanan nya, dan sekarang Alandra mulai menuruni anak tangga dan menuju ruang makan.



"kamu mau makan dulu?"tanya mamah Tias sambil menyiapkan makanan untuk papah Ahmad



"gak ah nanti di sekolah aja"jawab Alandra santai, "eeeeeee mamah ada liat kunci motor Alan gak?" tanya Alandra sambil mencari² di sekitar kulkas.



"kamu naroh nya di mana?" tanya mamah yang masih sibuk menyiapkan makanan.



"kemarin pas Dateng sekolah Alan langsung ke dapur buat minum, ya se inget Alan, Alan di atas kulkas deh" jawab Alan bingung.



"ini?" ucap ayah sambil menunjukan kunci motor di tangannya.



"oh ada di papah" napas lega Alandra " sini pah" lanjut Alandra ingin mengambil kunci nya namun sang papah langsung kembali menggenggamnya.



"pah?"Tanya Alandra sedikit yg maksudnya sangat kesal. "ayolah Alan telat nih" lanjut Alan sambil sedikit merengek.



"papah kan udah bilang kamu jemput Elisa! lupa kamu?"jawab papah sambil melanjutkan makannya.



"iya terus?" tanya Alandra dingin.



"ya papah kamu maksud itu kamu pake mobil udah itu kunci mobilnya di gantungan biasa, lagian kalo kamu pake motor kesihan atuh menantu mamah panas² san." campur mamah panjang lebar.



Alandra menghela napas panjang dan akhirnya dia pasrah "calon mah! yaudah Alan berangkat dulu assalam mu'alaikum" ucap Alandra sbil menunju ke arah kunci bergantung.



"iya iya iya calon" jawab mamah sambil tertawa renyah.



Dan Alandra pun menuju garasi dan menaiki mobil warna putih yang memang sudah menjadi milik nya itu adalah hadiah ketika ulang tahun yang ke 17.

__ADS_1



dan sekarang Alandra melajukan mobilnya ke arah rumah Elisa.



_____DI RUMAH ELISA.



"Abang kenapa gak siap siap?" tanya Elisa heran.



"kamu gak makan?" tanya bunda.



"gak, makan di sekolah aja mau nya" jawab Elisa manja. "hah bang, gak mau nganter Elis" tanya Elisa lagi.



"gak " jawab bang Reyhan santai.



"ih kok gitu?" tanya lagi dan lagi.



"kamu kan Alan jemput sayang" campur ayah sambil melanjutkan kegiatan makan.



tiba-tiba.




"siapa bi?" Jawab sekaligus tanya bunda.



"eh temennya non Elis kayaknya." jawab bibi rum.



"siapa"tanya Elisa yang sedang meminum susu yang di buatkan bibi.



" gak tau non " jawab bibi " silahkan masih den"perintah bibi ke seorang laki² yang memakai baju yang bermotif sama oleh Elisa.



"assalam mu'alaikum " ucap Alandra sopan.



"eh Alan yaudah bawa aja Elis nya langsung" ucap bunda.



Elisa hanya pasrah walau sedikit terkejut dengan kedatangan Alandra, Alandra dan keluarga Elisa sedikit berbincang sebelum akhirnya Alandra dan Elisa memutuskan pergi ke sekolah apa lagi mereka berdua belum makan.



dan sekarang mereka sudah di dalam mobil Alandra, di dalam mobil hanya ada suara musik dan sisanya adalah keheningan.

__ADS_1



" El, gw mau nanya deh, kenapa loh mau di jodohin?" tanya Alandra yang sukses memecahkan keheningan.



" lah Lo juga kenapa mau?" tanya Elisa balik.



"gue nanya kenapa malah balik nanya." jawab Alandra dingin sedingin hati nya kepada ku (apansi gaje) lanjut ke topik.



"iya iya gw bukannya mau tapi ini harus Kata ayah " jawàb Elisa.



"harus kenapa" tanya Alandra.



" tau ayah... katanya harus" kata Elisa jujur dia bingung. " lah loh kenapa juga mau aja" tanya Elisa lagi.



" sama aja kata papah juga harus tau deh harus kenapa, tambah lagi papah tuh orang berprinsip banget " jawab Alandra panjang lebar.



dan Elisa hanya berjarak 'oh' ria.



"oh ya Lo turunin gue di halte aja nanti berbelit-belit kalo ada yang liat" ujar Elisa.



"oooohhh" jawab Alandra membalas Elisa.



"mbales" ujar Elisa bete. dan Andrea hanya tertawa renyah.














__ADS_1




__ADS_2