Pasutri SMA

Pasutri SMA
#SIAP.


__ADS_3

HEY GUYS KANGEN GAK????


MAAF UDAH LAMA UP,,,,,,,


SEMOGA EP INI BISA TEBUS KESALAHAN AKU YA.....


_-_-_-_-_-_-_-_


Waktu menunjukan pukul 20;45.


Sekarang Alandra dan Elisa sudah duduk santai di sofa depan tv, sesekali Alandra terkekeh melihat kelakuan makhluk yang berwarna kuning, yang bersahabat dgn bintang laut.


Elisa sendiri sedang sibuk dengan dunia nya, ia sedang melihat medsos di hendphon, semua isi medsosnya itu adalah boyband kesukaannya, yang beranggotakan 7 orang.


"ahh... gantengnya " ucap Elisa alay, saat melihat foto² idola nya.


"iya aku tau aku ganteng" ucap Alandra pede.


"siapa yang puji kakak?, ini loh kookie ganteng ya ke bablasan" jawab Elisa yg tidak mengalihkan pandangannya dari hp nya yang terpampang wajah Jungkook.


"aku mau ah nanti anak aku mirip dia..." lanjut Elisa yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Alandra.


Gimana enggak, Elisa adalah istrinya dan tentunya akan mengandung anaknya, enak saja anaknya mirip orang lain.


"enak aja mirip dia... lebih baik mirip aku" jawab Alandra, "orang anak aku" lanjutnya.


"kok anak kamu?" tanya Elisa nggoda.


"ya kan kamu istri aku.."


"kalo kita cerai, kan aku bukan istri kamu" jawab Elisa sambil menatap Alandra, sebenarnya Elisa hanya spontan menjawab, toh Alandra tidak akan menganggap serius perkataannya. tapi tiba tiba.....


GLEP..


"aku gak mau cerai" ucap Alandra sambil memeluk Elisa erat, ya tiba² Alandra memeluk Elisa.


Fikir Alandra apakan istrinya itu menganggap pernikahan mereka sebuah permainan, bukankah ia pernah bilang bahwa ia akan berusaha untuk mempertahankan hubungan mereka.


"siapa yang mau cerai kak?" tanya Elisa gugup, ia terkejut dengan pelukan Alandra yang tiba².


"kamu" jawab Alandra yang masih setia memeluk erat Elisa.


"kan kata aku, Kalo" ucap Elisa sambil menekankan kata ' kalo '.


"ya aku gak mau" ucap Alandra kekeh.


Elisa terkejut dengan perkataan alandra, iya tak menyangka bahwa Alandra sangat ingin mempertahankan hubungan mereka.

__ADS_1


"aku.. juga enggak" jawab Elisa lirih.


"tapi gimana kalo kita gak tahan?" lanjut Elisa, mendengar itu ala drama langsung melepaskan pelukannya dan menatap Elisa lekat.


"gak tahan kenapa?, kalo ada kemauan pasti bisa" ucap Alandra yakin.


Elisa menatap Alandra, sungguh ia tak percaya dengan sikap Alandra yang ini.


Elisa mengangguk.


CUP...


tiba² saja Alandra mencium bibir Elisa lembut, cukup lama sehingga ciuman itu berubah menjadi lumutan nan panas.


Lama Alandra menikmati bibir manis Elisa.


Setelah itu ia melepaskannya, sungguh ia tak rela melepaskan kenikmatan yang begitu gaqiqi.


Namun apa boleh buat Karna ia juga kehabisan napas, apa lagi Elisa Karna wajahnya dari tadi sudah sangat merah.


Setelah menetralkan napasnya, alandra mencium kening Elisa dengan penuh kasih sayang.


"boleh aku lanjut di kamar?" tanya Alandra, dan mendapatkan tatapan bertanya dari Elisa.


Tak menunggu jawaban dari Elisa Alandra langsung saja menggendong Elisa lalu memasuki kamar mereka.


Tanpa izin Alandra langsung saja meumut bibir ranum itu, sungguh ini sangat nikmat menurutnya.


Posisi Alandra berada di atas Elisa.


Mendapatkan perlakuan itu Elisa hanya pasrah, sambil memejamkan matanya, menikmati.


nikmat?.


ya kini Elisa melainkan memasuki permainan Alandra.


Jika boleh jujur Elisa belum siap, ia tak bisa berfikir jika ia hamil anak alandra, gimana?, seandaikan ia masih SMA.


Lalu bagaimana masa depannya.


Semakin mendapatkan perlakuan dari Alandra Elisa semakin menikmatinya, apalagi ia merasakan Alandra tidak bisa lagi menahan gejolak di dlm dirinya.


lama Alandra menikmati lumutan panas Meraka lalu Alandra beralih menatap wajah Elisa lekat.


Elisa membuka matanya, sehingga manikata mereka saling bertemu.


"maaf aku..." ucap Alandra terpotong.

__ADS_1


"lakukanlah...." ucap Elisa sambil meletakkan kedua tangannya di pipi Alandra.


oh ya lupa beritahu Alandra menahan berat badannya dengan sebelah tangannya, sebelahnya lagi untuk mengusap rambut hitam Elisa.


Sesungguhnya ia masih ragu, apakah ini hal yg benar?, apa Alandra sudah memiliki rasa dengannya, Elisa tak bisa berfikir jika setelah kejadian ini ia hamil, namun Alandra mendapatkan orang yg ia benar² cintai.


Bagai mana dengan anak nya nanti.


Tapi,Elisa tau agama, istri haruslah melayani suami, itu wajib, semua yg menunggu di depan harus di jalani, yg terpenting tanpamu yg sekarang.


"jika kamu belum siap, aku gak apa²" ucap ala drama lembut.


"aku siap, tapi...." ucap Elisa terhenti, ia bingung untuk melanjutkannya.


"apa?" tanya Alandra dengan suara yang sama.


"janji kamu selalu ada di samping aku" ucap Elisa lirih. ia menundukkan kepalanya, untuk menghindari tatapan dari Alandra.


"aku udah janji, untuk jalani ini semua," ucap Alandra meyakinkan. "jika kamu siap, aku lanjutin" lanjutnya, Elisa hanya menghukum samar.


CUP.


Alandra mendaratkan ciuman di puncak kepala sang istri,cukup lama, sampai akhirnya ia melepaskannya, dan mulai beraksi, sebelum itu iya mengatakan.


"Bilang kalo sakit, nanti aku berhenti" ucap Alandra.


"selesaikan lah .." jawab Elisa meyakinkan.


"gigit aku, Jambak rambut aku cakar aku, jika rasa sakit nya beneran nyiksa" ucap Alandra lagi, lalu ia benar² beraksi.


Membuat malam ini malam yg bersejarah bagi nya.


dan bagi Elisa tentunya.


Malam di mana menjadi penyatuan mereka, saling memiliki dan berjanji akan selalu bersama.


GIMANA PUAS GAK.


GAK YA? YAUDAH......


AKU GAK BERENTI NULIS KOK, MASIH LANJUT......


JADI SETIA NUNGGUNYA, UNTUK UP SETELAH INI AKU JANJI GAK LAMA YA ...


SELAGI NUNGGU IN ALANDRA BUATIN KALIAN PONAKAN, KALIAN FOLLOW UG AUTHOR.


@RENI_TA16.

__ADS_1


__ADS_2