Pasutri SMA

Pasutri SMA
Perpisahan (2)


__ADS_3

Setelah Zahra dan Reyhan bernyanyi, mereka berdua langsung turun dari atas panggung, dan pergi menuju dimana teman-temannya berkumpul.


Saat mereka berdua sudah bergabung, mereka banyak di puji oleh orang-orang yang melihat penampilan yang sangat romantis tadi.


"Wadaw, hebat banget lo berdua tadi tampilnya, gue jadi baper sendiri, dan untungnya sekarang gue nggak jomblo lagi jadi ada yang bisa di peluk, kalau lagi terbawa suasana yang sangat romantis" ucap Dimas sambil melingkarkan tangannya di pinggang Reny dengan possesifnya.


"Lo berdua enak, nah sedangkan gua sama Dava nggak bisa ngapa-ngapain selain menahan rasa baper yang diciptakan kedua pasutri ini" sahut Leo, yang berada di samping Dava.


"Makanya cari pacar sono, atau jangan lo sama Dava..." ucap Reyhan sambil menggantungkan ucapannya.


"Nggak usah mikir yang aneh-aneh deh lo Rey, lo pikir gue nggak normal gitu, gini-gini gue masih cowok normal loh, jagan asal ngomong" Leo kesal dengan apa yang ada di pikiran Reyhan tentang ia dan Dava.


"Tau lo Rey, amit-amit aja ya kalau gue sama Leo, iss jijik tau nggak, gue masih normal kali, gue juga bisa bedain mana yang benar-benar perempuan dan mana yang setengah perempuan setengah laki-laki kali" sahut Dava, yang sama kesalnya dengan Leo, ke Reyhan.


"Sorry, nggak usah di ambil hati juga kali, kan gue cuman nebak-nebak aja" kata Reyhan, dengan muka yang tanpa dosa.


"Ck, udah ah, pusing gue dengerny, kamu lagi hubby kalau ngomong itu nggak di saring dulu, emangnya kalau kamu di katain begitu kamu nggak mara Hah!!, minta maaf sana sama Leo dan Dava" omel Zahra.


"Maafin gue, gue khilaf" ucapan permintaan maaf Reyhan.


"Ehmm" balas Leo dan Dava.


"Ohh iya, sebentar lagi kan seluruh kelas Xll tampil" kata Reny.


"Lebih baik kita siap-siap aja deh" ucap Zahra dan di angguki oleh semuanya.


"Selamat pagi menjelang siang semuanya, sebelum acara ini kita tutup, kita akan menyeksikan dulu penampilan seluruh kelas Xll, di persilahkan untuk kakak-kakak kelas Xll untuk naik ke atas panggung" ucap MC yang memandu acara.


"Noh udah di panggil, lebih baik ayo kita naik ke atas panggung" ajak Kyara dengan antusiasnya.


Kini seluruh anak-anak kelas Xll sudah pada naik semua ke atas panggung, dan akan menyanyikan sebuah lagu untuk acara penutupan.


**Angel 9 Band


Masa SMA**


Tiga tahun telah kita bersama


Jalani kisah yang indah


Bersama telah dilalui semua


Suka duka telah kita rasa


Bagiku kau teman terbaikku


Tempatku tuk berbagi luka

__ADS_1


Karena kita akan berpisah


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya


Ingatlah apabila bertemu nanti


Mohon jangan lupakan aku


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya


Tak mungkin lagi kita akan bersama


Mohon jangan lupakan aku


Zahra sudah terbawa oleh suasana lagu yang mereka nyanyikan. Dan Zahra juga sudah mulai mengeluarkan buliran bening dari sudut matanya.


Beribu hari telah kulewati


Beribu kisah telah kujalani


Namun takkan kutemukan lagi kenangan indah saat bersama


Bagiku kau teman terbaikku


Tempatku tuk berbagi luka


Karena kita akan berpisah


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya


Ingatlah apabila bertemu nanti


Mohon jangan lupakan aku


Kyara sudah nangis tersendu-sendu di dalam pelukan sang kekasih, yaitu Attala. Dan Kyara sudah tidak dapat lagi untuk melanjutkan nyanyian tersebut.


Attala mulai menenangkan Kyara dalam pelukan hangatnya. Walupun sebenarnya ia juga sedih, tapi dia lebih memilih menahan sedihnya itu.


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya

__ADS_1


Tak mungkin lagi kita akan bersama


Mohon jangan lupakan aku


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya


Ingatlah apabila bertemu nanti


Mohon jangan lupakan aku


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya


Tak mungkin lagi kita akan bersama


Mohon jangan lupakan aku


Begitu pula dengan Reny yang sedari tadi tidak dapat melanjutkan nanyiannya, Dimas yang melihat Reny nangis tesendu-sendu dia langsung menarik tangan mungil Renya, dan langsung membawa tubuh mungil itu ke dalam pelukannya.


Kemudian Dimas menghapus air mata Reny, dan mencium kening Reny sangat lama, setelah itu ia mulai menenangkan Reny secara perlahan.


"Udah dong kamu nggak boleh nagis lagi, lagian kan, kita masih bisa mengadakan reunian kapan-kapan, dan aku juga nggak akan ninggalin kamu, lagi pula kita kan akan satu kampus lagi, kamu, aku, Kyara, Dava, Attala, Reyhan, Zahra, dan Leo kan masih akan ketemu setiap harinya" kata Dimas, agar Reny lebih tenang. Dan Zahra hanya mengguk mengerti.


"Ya udah kita lanjut lagi nyanyi nya" ajak Dimas ke Reny


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya


Ingatlah apabila bertemu nanti


Mohon jangan lupakan aku


Selamat tinggal teman-temanku


Kita berpisah untuk selamanya


Tak mungkin lagi kita akan bersama


Mohon jangan lupakan aku


Akhirnya lagu yang di nyanyikan selesai juga, dan seluruh siswa banyak yang terbawa suasana, karena kata orang masa-masa SMA adalah masa paling indah.


Dan dimana mereka semua akan berpisah dengan teman-teman dekat mereka, sahabat, bahkan kekasih mereka, tapi ada juga yang masih bisa bertemu, dan juga satu universitas.

__ADS_1


Setelah bernyanyi mereka turun dari panggung, dan mulai mengucapkan kata-kata perpisahan dengan teman-teman mereka yang akan melanjut ke perguruan tinggi, di luar kota maupun di luar negeri.


****Bersambung.....


__ADS_2