Pasutri SMA

Pasutri SMA
Syukuran Rumah Baru (2)


__ADS_3

Tepat pukul 19:30 WIB, rumah Zahra dan Reyhan sudah ramai oleh para tamu, mereka berdua hari ini akan mengadakan acaran syukuran di rumah baru mereka, sekalian dengan anniversary pernikahan mereka yang sudah berjalan selama 2 tahun ini.


Reyhan dan Zahra, mereka berdua. hanya mengundang anak-anak yatim, teman-temannya dan kerabat dekat saja.


Saat ini Zahra dan Reyhan sedang berada di dalam kamar untuk berganti pakaian mereka, karena acaranya beberapa menit lagi akan di mulai.


"Hubby cepatan kamu ganti baju, sebentar lagi kan udah mau di mulai acaranya" kata Zahra yang sedang memoleskan make up tipis di wajahnya.


"Ya udah, tapi aku mau mandi dulu sebentar, karena aku dari sepulang sekolah tadi belum mandi" ucap Reyhan, karena pada saat ia pulang sekolah tadi, dia langsung membantu Ayah dan Mertuanya membereskan ruang tengah.


"Pantesan dari tadi kaya ada bau-bau gimana gitu" ledek Zahra ke Reyhan.


"Biarin bau, tapikan bau-bau begini kamunya juga suka wekk" balas Reyhan.


Zahra hanya mendengus kesal dengan perkataan Reyhan barusan.


"Ya udah cepatan mandi, aku juga udah selesai ni make up nya, terus aku juga mau nyaipin baju kamu dulu" ucap Zahra sambil berdiri dan bergegas pergi ke ruang ganti.


"Iya bawel, aku juga mau mandi sekarang" sahut Reyhan. Kemudian Reyhan masuk ke dalam kamar mandi dan Zahra ke ruang ganti, buat nyiapin baju suaminya.


Beberapa menit kemudian Reyhan sudah selesai mandi, hanya menggunakan handuk yang hanya dililitkan di pinggangnya. Sedangkan Zahra ia lagi duduk di atas kasur sambil memainkan handphone nya.


Dan Reyhan kemudian masuk kedalam ruang ganti dan langsung memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh istrinya itu.


"Udah selesai?" tanya Zahra saat melihat Reyhan keluar dari ruang ganti.


"Hemm" sahut Reyhan dengan deheman dan anggukan kepala.


Saat akan keluar kamar ada suara ketukan pintu.


tok tok tok


"Siapa?" tanya Zahra dan Reyhan bersamaan dari dalam kamar.


"Bunda sayang" sahut Leni di balik pintu.

__ADS_1


Ceklek


Reyhan pun membuka pintu kamarnya. "Sayang cepetan turun gih, teman-teman kamu udah pada dateng" suruh Leni ke anak dan menantunya.


"Iya bunda ku tersayang" jawab Reyhan. Reyhan dan Zahra pun turun ke lantai bawah untuk menemui teman-temannya di bawah yang sudah nunggu mereka berdua.


"Wihhh, akhirnya yang punya hajatan keluar juga dari kandangnya" seru Leo, seperti biasanya yang selalu membuat heboh di manapun berada.


"Ck, lo tu ya dimanapun lo berada pasti selalu aja heboh" kata Zahra, sambil menatap tajam ke arah Leo yang berdiri di depannya.


Leo hanya cengengesan saat mendengar ucapan Zahra.


"Oh iya nih gue kasih kado ke lo" Leo pun menjulurkan sebuah kado ke Reyhan.


"Apaan ini?" tanya Reyhan saat ia sudah mengambil kodo yang sudah di berikan oleh Leo ke dia barusan


"Lo buka aja sendiri" suruh Leo. Reyhan pun membuka kado.


"Wow, lo tau aja Le, kalau gue lagi pengen playstation keluaran terbaru, tapi gue juga belum ada waktu buat belinya, tapi thanks ya Le" ucapan terima kasih Reyhan ke Leo.


"Ck, gaya lo nggak ad waktu, bukannya lo itu nggak ada duit ya buat belinya" ejek Leo ke Reyhan.


"Santai aja kali, gue cuman bercanda aja, gue juga tau kalau lo itu banyak duit" ujar Leo.


Kini giliran Dava yang memberikan hadiah buat Reyhan dan Zahra.


"Nih Rey, Ra, buat lo berdua honeymoon nanti, pas kita udah libur atau lulus sekolah nanti, tenang aja ini bisa kok untk di tunda dulu, sampai kalian udah siap pergi honeymoon" kata Dava sambil memberikan tiket buat mereka honeymoon di Paris.


"Wow, thank Dav" kata Zahra sambil mengambil tiket yang di sodorkan oleh Dava ke dia dan Reyhan.


"Hemm" sahut Dava hanya berdehem.


Kini giliran Reny, Dimas, Kyara, dan Attala yang memberikan mereka hadiah.


"Ra nih kado buat lo sama Reyhan dari gue sama Dimas" tunjuk Reny ke arah barang-barang yang sudah di bawa ke dalam rumah Zahra dan Reyhan.

__ADS_1


"Nih buat lo berdua dari gue sama Attala" Kyara pun memberikan paper bag yang ada di tangannya dan Attala.


"Hah!!!, ngapain lo berempat ngasih gue sama Reyhan perlengkapan baby?" tanya Zahra dengan herannya.


"Ini buat anak lo berdua nanti, siapa tau aja besok lo udah isi gitu" jawab Reny dengan santainnya.


"Lo tu ya kalau ngomong suka asal-asalan aja" protes Zahra dengan muka kesalnya.


"Oh iya, gue juga mau nitip sesuatu buat lo berdua" kali ini Kyara yang berkata.


"Apa?" tanya Zahra dengan malas nya.


"Ponakan laki-laki atau perempuan, kalau bisa sih kasih ganda campuran" jawab Kyara. Zahra yang mendengarnya merasa jengkel dengan ucapan Kyara.


"Santai aja kalau itu mah, bisa gue usahain buat untuk ngebuatin lo ponakan" sahut Reyhan ke Kyara. Zahra yang mendengar ucapan Reyhan barusan, langsung saja mencubit pinggang Reyhan.


Sehingga membuat Reyhan meringis ke sakitan. Reyhan pun langsung menatap sang istri yang berada di sampingnya.


"Auw sakit yank, apa sih" ringis Reyhan.


"Makanya kalau ngomong itu di jaga" omel Zahra.


"Iya maafkan lah suami tampan mu ini sayang" mohon Reyhan ke Zahra.


Zahra ia tidak menghiraukan sama sekali omongan Reyhan.


"Hay, kalian kenapa masih pada disini, acaranya akan di mulai sebentar lagi, cepatan masuk dan gabung situ" suruh sandar.


"Iya Ma" kata Reyhan, Zahra, Kyara dan Reny.


"Iya Tante" sahut Dimas, Attala, Leo, dan Dava, secara bersamaan.


Kini mereka semua sudah berkumpul di ruang tengah, acara tersebut juga sudah di mulai. Sekitar 1 jam lebih akhirnya acara doa bersama dan memberikan santunan ke anak-anak yatim pun selesai.


Sekarang waktunya untuk menyantap makanan yang sudah di sediakan oleh tuan rumah.

__ADS_1


****Bersambung....


Maaf kalau masih banyak typo****


__ADS_2