
Hari ini adalah hari yang di tunggu² seluruh keluarga besar BP Gunawan dan Wisnu famili. Yap Harini adalah hari yang sakral, bagaimana tidak hari ini sepasang anak muda yang berbeda jenis kelamin ini akan melangsungkan sebuah pernikahan, Diaman Alandra putra Wisnu dan adinda Elisa Gunawan akan menikah dan mengubah seratus mereka.
Di sebuah kamar yang berwarna pink dan putih, dengan hiasan tulisan² Korea, bahkan di atas nakas di samping tempat tidur Quin size terdapat foto 7 laki² tampan, Yap itu adalah foto member BTS.
Ketika wanita pemilik kamar itu sedang duduk di depan cermin, dengan gaun putih di lengkapi dengan tataan rambut yang elegan dengan makeup yang juga elegan.
"aduh cantik nya anak bunda" ucap wanita paru baya tiba² datang dan mendekat ke arah Elisa. dan Elisa hanya menciptakan senyum manis nya.
"Bun nanti Elis mau di rumah ini aja yaaa..... sama bunda" ucap Elisa manja.
Sang bunda tersenyum dan menyuruh untuk anaknya duduk di sampingnya ( oh ya bunda Laila lagi duduk di atas kasur guys) "sini denger bunda!" ucap bunda Laila sambil menepuk kasur.
"Hem" hanya dehaman yang Elisa keluarkan setelah duduk di samping sang bunda.
"denger bunda, kamu bentar lagi jadi istri, dan tugas istri adalah mengikuti suami, jadi ikuti suami kamu kemanapun suami kamu tinggal, dan dengarkan apa yang dia perintahkan jangan sekalipun kamu bantah, oke" ucap bunda Laila panjang lebar.
"tapi Bun......"
"gak ada tapi an" kata bunda Laila memotong ucapan Elisa.
tiba tiba tidak ada yang bersuara ketika tv di kamar Elisa menunjukan keadaan di bawah, Yap tv di kamar Elisa sudah tersambung langsung dengan keadaan di bawah, dengan begitu pendamping dan calon pengantin wanita bisa melihat langsung acara ijab qobul.
__ADS_1
"assalamualaikum" ucap mamah Tias dengan putri bungsunya yang mengikuti di belakang. "waduh cantiknya menantu mamah" lanjutnya. "iya Kaka ipar Lia cantik bgt, pasti kak Alan bakalan betah di rumah hahaha" ucap gadis manis yang bernama Alia putri Wisnu, Yap dia adalah adik Alandra.
Tiba² semua kembali diam karena suara penghulu yang memberikan nasehat kepada calon pengantin.
"baik lah bisa kita mulai sekarang?" ucap penghulu di angguk mantap oleh ayah Gunawan (ayah nya Elisa ) dan Alandra.
"baik silahkan" ucap penghulu dan kini ayah Gunawan menyalami Alandra yang duduk di depannya.
"bismillah... saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Alandra putra Wisnu bin Ahmad Wisnu dengan putri saya adinda Elisa Gunawan binti Ahmad Gunawan dengan maskawin seperangkat alat sholat, emas 300 gram dan uang 500 ribu dibayar tunai" ucap ayah Gunawan dgn menekankan kata tunai.
"saya terima nikahnya adinda Elisa Gunawan binti Ahmad Gunawan dengan maskawin tersebut dibayar tunai " ucap Alandra dgn sekali tarikan napas.
"bagai mana para saksi 'SAH' " Ucap penghulu.
Lanjut penghulu membacakan doa.
tak lama setelah itu Elisa di perkenankan turun dan duduk di samping Alandra ' suaminya '.
"mari sayang kita turun " ucap bunda Laila di anggukin mamah Tias dan Lia .
Saat Elisa mulai menuruni tangga Elisa tak berhenti melihat laki² yang kini sudah sah menjadi suaminya, Alandra yang dari sono nya udah ganteng tambah ganteng menurut Elisa karena dia memakai jas hitam dan peci yang bersanggar di kepalanya.
__ADS_1
Tak berbeda dengan Elisa Alandra yang duduk di bawah melihat istrinya menuruni tangga ' cantik ' hanya itu yg ada di pikiran Alandra. bahkan Alandra tidak menutup mulutnya yang sedikit terbuka.
"sabar sayang udah sah juga kok, nanti puas² liat nya di kamar, gak ada yang marahin kalo kamu bawa Elis ke kamar" bisik papah Ahmad dan Alandra hanya mengangguk dan memasang senyum tipis.
Oke sekarang Elisa udah duduk di samping L
Alandra.
"baik sekarang kalian bertukaran cincin terlebih dahulu" ucap pak penghulu, lalu Lia yang sudah menyiapkan cincinnya membuka penutup wadah cincin dan Alandra mengambil satu yang mempunyai berlian kecil di bagian depan.
"di jari manis sayang" bisik mamah Tias dianggukin oleh Alandra. dilanjutkan Elisa yang memuaskan di jari manis Alandra.
Spontan Elisa narik tangan Alandra dan mencium punggung tangan Alandra ' suaminya ', tanpa di suruh, Alandra menangkap pipi Elisa lalu mencium lama kening sang istri. " kepala dulu, kalo bibir nanti malam aja" bisik Alandra di telinga Elisa, spontan pipi Elisa tambah+++ merah bak kepiting rebus.
melihat sang istri blessing Alandra hanya terdapat renyah, berbeda dgn Elisa dia tertunduk malu.
Setelah ijab qobul Alandra dan Elisa yang baru beberapa menit itu sah menjadi pasutri melakukan resepsi di taman belakang rumah Elisa yang bukan cukup tapi sangat luas, Diana ada beberapa kolega bisnis dari kedua keluarga dan kerabat dekat, temen ² ? mereka tidak ada yang tahu, bahan sahabat mereka juga tak tau.
***maaf aku jarang up dan kalium Jan lupa komen dan pencet jempol di bawah, okeh***:\)
__ADS_1
**BAY SAMPAI KETEMU NANTI**:^