Pasutri SMA

Pasutri SMA
Mantan


__ADS_3

Saat Reyhan dan Zahra akan pergi ke kamarnya dengan Zahra, ada seseorang yang memanggil namanya.


"Reyhan!!!" panggil seorang perempuan dari arah belakang Reyhan.


"Lo" kata Reyhan dengan kaget nya.


"Hai sayang, apa kabar?" tanya perempuan itu, dengan tangan yang sudah di kalung kan di lengan kekar Reyhan.


"Lepas nggak, lo juga ngapain ada disini" tanya Reyhan dan melepas paksa tangan perempuan itu.


"Siska mendingan lo pergi dari sini, gue muak liat muka lo itu" kata Reyhan dan langsung merangkul pinggang Zahra.


"Kok kamu ngomongnya kaya begitu sih Yank" kata Siska dan berusaha menempel lagi ke Reyhan, tapi Reyhan langsung menjauhkan dirinya dari Siska.


"Ingat ya kalau kita itu udah nggak ada hubungan apa apa lagi, mendingan lo jahuin kehidupan gue mulai sekarang" ucap Reyhan dengan tegas, dam menatap tajam Siska.


"Oh, aku tau kamu mutusin aku waktu itu pasti gara-gara perempuan ****** ini ya" ujar Siska sambil menatap sinis Zahra, yang masih di rangkul oleh Reyhan dengan eratnya.


Reyhan yang mendengar perkataan Siska dan menyebutkan kalau Zahra itu ****** merasa sangat emosi dengan ucapan Siska.


"Jangan pernah lo sebut kalau Zahra itu ******, tapi yang ****** sebenarnya itu adalah lo, dan satu lagi, kalau lo masih ganggu kehidupan gue sama Zahra, lo akan tau akibatnya" ucap Reyhan dengan nada yang sedikit naik.


"Tapi emang benarkan kalau kamu mutusin aku waktu itu gara-gara ****** itu" ucap Siska lagi, sambil menunjuk Zahra.


"Udah gue bilang dia itu bukan ******, tapi lo itu yang ******, dan gue mutusin lo waktu itu, lo kira gue tau kalau lo itu selingkuh di belakang gue sama teman SMP gue sendiri, dan lo juga udah pernah tidur sama Bisma" kata Reyhan yang sudah terbawa emosi dengan ucapan Siska.


Siska yang mendengar penuturan Reyhan pun merasa terkejut.


'Hah!!!, dari mana Reyhan tau kalau gue selingkuh sama temannya sendiri, dan pernah tidur bareng juga' gumam Siska dalam hatinya.


"Dan satu lagi, Zahra ini bukan penyebab kita putus, tapi yang penyebab kita putus itu lo sendiri, asal lo tau juga kalau gue sama Zahra itu udah nikah dan dia sekarang istri gue, kalau sampai lo nyakitin atau menyentuhnya secuil saja lo akan tau apa yang akan gue lakuin ke keluarga lo" Ancam Reyhan ke Siska.


Siska yang mendengar ancaman Reyhan pun di buatnya untuk susah payah menelan salivanya.


Setelah mengucapkan itu Reyhan langsung berlalu masuk kedalam kamar ia dan Zahra.


Sedangkan Siska, dia masih mematung mencerna ucapan Reyhan tadi.

__ADS_1


Dan beberapa detik kemudian dia tersadar.


'Gue akan buat rumah tangga lo rusak, dan gue akan buat lo nggak akan bahagia sama perempuan ****** itu' gumam Siska dalam hati, dan kemudian dia pergi dari sana.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kamar Hotel Zahra & Reyhan


Saat sudah berada di dalam kamar hotel Zahra hanya diam tak bergeming sedikit pun, karena dia merasa emosi yang mendengar perkataan Siska tadi.


Reyhan yang menyadari perubahan wajah sang istri pun langsung mendekat dan akan menjelaskan semuanya dari awal.


"Yank, aku bisa jelasin semuanya kok, sini duduk dekat aku" kata Reyhan sambil menepuk-nepuk sofa kosong di sampingnya, yang berada dekat dengan jendela kamar hotel.


Zahra pun berjalan ke arah Reyhan yang di sofa. Kemudian duduk di sebelah Reyhan dan Reyhan langsung menarik tubuh mungil Zahra untuk bersandar di dada bidang Reyhan.


Kemudian Reyhan menjelaskan soal hubungannya dengan Siska sebelum iya dan Zahra menikah tadi.


"Yank Siska itu bukan siapa-siapa aku lagi, dia itu cuman mantan terburuk yang pernah aku punya, dan aku juga heran kenapa aku bisa jatuh cinta sama perempuan kaya gitu" kata Reyhan dengan heran.


"Oh mantan kamu, aku kira pacar kamu" kata Zahra dengan bibir yang maju beberapa centi.


"Dengar dengan baik-baik ya, akan aku jelasin semuanya ke kamu, biar kamu nggak salah faham ke aku" ucap Reyhan.


* Flashback On *


Di saat Reyhan akan masuk ke dalam cafe, dia tidak sengaja melihat Siska dan Bisma dari luar cafe.


Reyhan yang tadi niatnya cuman mau nongkrong aja di cafe, ia urungkan, karena dia penasaran dengan hubungan Bima temanya dengan sang kekasih.


Sehingga membuat Reyhan menunggu mereka di dalam mobil sambil mengawasi mereka berdua dari dalam mobil.


Siska dan Bisma pun keluar dari dalam cafe menuju mobil Bisma. Reyhan kemudian mengikuti mobil Bisma dari belakang.


Reyhan kemudian di buat penasaran dengan Bisma dan Siska yang berhenti di hotel bintang 5.


"Ngapain mereka berhenti di hotel ini?" tanya Reyhan dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


Saat mereka sudah masuk kedalam hotel, Reyhan pun turun dari dalam mobilnya mengikuti Bisma dan Siska dari belakang mereka berdua.


Reyhan pun tambah di buat penasaran dengan Siska dan Bisma, saat Bisma dan Siska masuk kedalam salah satu kamar hotel.


Kemudian Reyhan menuju ke arah pintu kamar hotel yang di masuki oleh Siska dan Bisma tadi. Kemudian Reyhan mengetuk pintu kamar hotel itu.


tok tok tok tok


Setelah pintu di ketuk oleh Reyhan, beberapa detik kemudian di buka oleh Bisma, dengan hanya menggunakan boxer dan bertelanjang dada.


"Lo Rey, kenap lo kok ada di sini" kata Bisma dengan terkejut.


"Nggak tadi gue salah ngetuk pintu kamar" ujar Reyhan masih di dengan santai.


Kemudian ada suara seorang perempuan di dalam kamar, dan Reyhan pun bergegas pergi dari situ, sebelum ketahuan oleh Siska.


"Siapa yank?" tanya Siska.


"Bukan siapa-siapa, tadi ada orang salah ketuk pintu kamar" jawab Bisma, dengan gugup, tapi bi buat santai olehnya.


Setelah beberapa hari kejadian itu, Reyhan memutuskan hubungan dengan Siska.


* Flashback Off *


Zahra yang mendengarkan penjelasan suaminya itu hanya mengguk mengerti.


"Jadi aku mohon kamu nggak usah cemburu sama Siska lagi, lagian aku cintanya sama kamu bukan Siska" kata Reyhan sambil menggenggam jari-jari mungil istri tercintanya.


"Lagian aku juga udah nggak ada hubungan lagi sama dia, dan aku juga nggak ada perasaan lagi sama dia, sekarang yang aku cinta dan sayang itu cuman istri kecil ku" kata Reyhan sambil menempelkan keningnya dan kening Zahra.


"Iya, aku percaya kok sama kamu, aku juga cinta sama kamu" balas Zahra.


"Yank kita turun ke restoran hotel yuk, aku udah laper nih" ajak Reyhan ke Zahra, karena ia merasa sangat lapar sekali.


"Ya udah yuk, kita turun, trus kamu juga hubungi tu teman-teman kamu, aku juga mau ngehubungin Reny dan Kyara" printah Zahra ke Reyhan, dan hanya di angguki oleh Reyhan sebagai jawabannya.


Setelah menghubungi teman-temannya, mereka langsung keluar dari kamar, dan turun ke bawah untuk makan di restoran hotel, bersama-sama.

__ADS_1


****Bersambung.....


__ADS_2