Pasutri SMA

Pasutri SMA
Jalan Jalan


__ADS_3

Pagi ini Reyhan dan Zahra mereka akan pergi jalan-jalan di Bali bersama teman-temannya, untuk melihat tempat-tempat yang bagus di Bali.


Pasangan pasutri itu sudah berada di depan pintu kamar hotel mereka, karena mereka baru keluar dari kamar dan akan pergi ke restoran hotel untuk sarapan.


Saat sedang menunggu lift terbuka mereka tidak sengaja bertemu Siska di depan lift. Siska seperti biasa, dia langsung bergelayutan di lengan kekar Reyhan.


"Maaf ya Mbak, tolong jangan pegang-pegang suami orang" kata Zahra sambil melepas paksa tangan Siska dari lengan sang suami.


"Apaan sih lo ini, ganggu aja" jawab Siska sambil meraih kembali tangan Reyhan, tapi dengan cepat Reyhan lepas paksa tangan Siska dari lengannya.


"Kan udah gue bilang sama lo, jangan ganggu lagi hidup gue, dan asal lo tau aja, gue itu udah punya istri, dan satu lagi ingat dengan baik, lo itu udah bukan siapa-siapa gue lagi, gue juga udah nggak ada perasaan sedikit pun lagi sama perempuan murahan kaya lo itu, ingat dengan baik" ucap Reyhan dengan sedikit menikan nada suaranya, sambil menjuk ke arah Siska.


Tiba-tiba saja teman-teman mereka datang dari arah belakang, dan betapa terkejutnya teman-teman Reyhan saat melihat Siska yang merupakan matan kekasih Reyhan, yang pernah mengkhianati Reyhan dengan cara selingkuh dengan teman Reyhan sendiri.


"Ehh, Mbak-Mbak pelakor mendingan nggak usah deh ganggu suami orang" kata Reny yang sudah tau kalu Siska itu mantan kekasih Reyhan, karena selam ia tidak sengaja mendengar percakapan Zahra, Reyhan, dan Siska semalam, saat ia akan pergi ke restoran hotel.


"Atau jangan-jangan situ nggak laku ya sampai- sampai harus menggoda suami orang" ucap Kyara yang sudah tau juga soal semalam.


Siska merasa terdesak oleh ucapan kedua sahabat Zahra barusan.


"Diam nggak tuh mulut, teman lo itu yang udah jadi benalu di antara gue sama Reyhan tau nggak, dia itu ******" balas Siska dengan senyum sinisnya.


Reny dan Kyara yang mendengar ucapan Siska yang menghina Zahra dengan sebutan ****** itu pun, langsung emosi dan menampar pipi Siska dengan kuat.


PLAK


PLAK

__ADS_1


"Itu belum seberapa dari perkataan lo tadi" kata Reny, sambil menatap Siska dengan tanjam.


"Kalau gue dengar lo masih nyebut Zahra ****** lo akan tau sendiri akibatnya" itu buka perkataan Kyara maupun Reny tapi itu kata Reyhan.


Tidak lama kemudian pintu lift terbuka. Reyhan, Zahra dan teman-temannya, kemudian langsung masuk ke dalam lift, meninggal Siska sendirian.


Mereka semua kini sudah berada di restoran hotel. Setelah selesai makan mereka langsung pergi dari situ.


Karena tujuan mereka kesini untuk refreshing. Sebelum beberapa minggu lagi ulangan semester 1. Zahra, Reyhan, Dimas, Dava, Attala, Leo, Kyara, dan Reny, mereka langsung pergi ke tempat Pantai Tanjung Benoa.


Setibany di sana mereka semua langsung bermain Snorkel, Banana Boat, Jetski, dan Flying Fish.


Setelah merasa lelah mereka langsung perlu ke tempat makan terdekat untuk beristirahat sambilan mengisi perut mereka, karna cacing-cacing yang ada di perut mereka semua sudah pada demo.


"Yank kamu mau pesan apa?" tanya Reyhan sambil menatap Zahra.


"Bebek Bengilnya 1, Ayam Betutu 1, minumnya es teh aja".


"Kita Bebek Bengil 3, Ayam Betutu 3, minumnya samain aja ya Bli" kata Reny.


Beberapa saat kemudian pesanan mereka sampai, dan mereka semua langsung menyantap makan mereka masing-masing.


Setelah makan mereka semua tidak langsung pulang ke hotel tapi mereka pergi ke Pura Tanah Lot, karena menurut orang, disana tempatnya sangat indah apa lagi pada saat mata hari tenggelam.


Sekitar setengah jam kemudian mereka sampai juga di Pura Tanah Lot, saat mereka keluar dari mobil yang membawa mereka ke sana.


Mereka semua berdecak kagum akan keindahan tempat itu, dan disana juga sudah ramai karena, sema orang yang ada di sana ingin melihat matahari tengelam.

__ADS_1


"Hubby ayo kita langsung kesana" ajak Zahra sambil menrik tangan suaminya.


"Iya pelan-pelan aja nggak usah lari-lari" kata Reyhan, yang hanya tersenyum melihat tingkah lucu istrinya.


"Guys gimana kita foto-foto dulu" ajak Kyara.


"Ok, kita minta tolong sama siapa ya buat fotoin kita?" tanya Reny.


"Nah minta tolong sam mas itu aja" ucap Zahra sambil menunjuk ke arah seseorang.


Kyara pun berjalan ke arah orang itu sambil membawa kamera miliknya.


"Permisi mas, apa boleh saya minta tolong fotoin saya sama teman-teman saya?" tanya Kyara dengan senyum.


"Oh, boleh aja, ya udah sini kameranya" kata orang itu. Kyara pun memberikan kameranya ke orang yang dia mintain tolong.


"Nih mas kameranya" kata Kyara sambil menyodorkan kamaren itu.


Akhirnya mereka semua foto-foto sambil tersenyum bahagia. Dan pada saat matahari tenggelam pun mereka juga berfoto-foto.


Apalagi dengan pasutri muda itu.


Dengan romantis mereka berfoto pada saat matahari mulai tenggelam dan mengeluarkan warna jingga yang sangat indah di pandang mata.


****Bersambung.....


Hai gusy.

__ADS_1


Datang ya ke cerita baru aku "KAKAK KELAS KU SENIOR BUCIN"


__ADS_2