
Malam ini Zahra sedang sibuk untuk mempersiapkan berang-barang mereka untuk pergi liburan ke Bali untuk beberapa hari.
"Yank udah kamu siapin semuanya, kita nggak usah bawa banyak-banyak, nanti kalau kurang kita beli di situ aja" ucap Reyhan.
"Iya hubby" ucap Zahra.
Setelah selesai Zahra langsung berjalan menuju tempat tidur, yang di mana Reyhan sudah tidur dengan pulasnnya.
Reyhan yang merasakan pergerakkan di kasur, langsung berbalik dan memeluk Zahra dari belakang, dan ikut tidur kembali.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Zahra dan Reyhan hari ini akan pergi berlibur ke Bali dengan teman-temannya. Setelah pulang sekolah mereka akan langsung pergi ke airport.
Pasutri itu hari sedikit terlambat datang ke sekolah. Mereka juga udah pada di tunggu di parkiran sama teman-temannya di parkiran.
"Tumben lo berdua pergi kesiangan" tanya Leo yang berada di sebelah kiri Reyhan.
"Sorry, semalam gue tidurnya udah malam banget, soalnya gue yang packing semua barang-barang, dan kalau tu orang bisanya cuman ngeliatin doang" ucap Zahra, sambil melirik sang suami
Sedangkan Reyhan yang dikatain hanya cengir kuda sambil mengaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Orang kamu nya sndiri yang nggak mau aku bantuin" kata Reyhan.
"Kapan aku ngomong gitu" tanya Zahra dengan kesal atas ucapan Reyhan.
"Semalam kamu yang ngomong sendiri pas mau aku bantuin, hayo" jawab Reyhan.
"Nggak ada aku ngomong kaya gitu" kata Zahra dengan memajukan bibirnya beberapa centi.
"Iya"
"Nggak"
"Iya yank"
"Nggak hubby"
"Iya"
"Ngg.."
Sebelum Zahra menyelesaikan ucapannya, sudah di potong dulu oleh Reny, yang merasa jegah dengan pasangan suami istri itu.
"Ck, udah kenapa, males gue dengernya, hal sepele aja harus di perdebatkan, pusing gue sama tingkah lo berdua" kata Reny yang sedang memegang keningnya dan merasa pusing dengan sikap pasutri itu.
Seketika Zahra dab Reyhan langsung diam, yang tadinya Zahra ingin protes dengan Reny yang sudah memotong ucapannya, tapi ia urungkan karena sudah melihat wajah garang Reny.
"Ya udah kalau begitu kita masuk aja ke dalam kelas, nanti keburu pak Juna masuk lagi, mendingan kita pergi sekarang" kata Kyara.
__ADS_1
Mereka semua yang mendengar perkataan Kyara, hanya mengangguk dan setelah itu langsung berjalan menuju kelas
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pulang Sekolah
Sepulang sekolah Reyhan dan Zahra, berserta teman-temannya langsung pergi menuju ke airport, untuk perjalanan liburan mereka menuju ke Bali.
Sekitar setengah jam akhirnya mereka sampai juga di airport. Mereka semua akan take off sekitar 1 jam lagi. Jadi waktu yang ada, mereka habiskan untuk menunggu di cafe yang ada di bandara itu.
Setelah 1 jam menunggu, mereka langsung pergi menuju ke pasawat, karena pesawat yang mereka naiki sebentar lagi akan berangkat.
Zahra, Reyhan, Dimas, Leo, Dava, Attala, Reny, dan Kyara mereka sudah berada di dalam pesawat dengan posisi. Zahra duduk sebelahan dengan Reyhan, Reny dengan Leo, Dava dengan Attala, dan Dimas dengan Kyara.
Saat pesawatnya akan mendarat, Reyhan membangunkan sang istri, sama dengan Leo dan Dimas yang membangunkan Reny dan Kyara yang sedang tertidur.
Waktu yang di tempuh dari jakarta menuju Bali dengan pesawat sekitar 2 jam lebih. Dan sekarang mereka sudah berada di bandar I Gusti Ngurah Rai.
Saat mereka sudah keluar dari pesawat, Dava bertanya ke Attala soal tempat tinggal mereka selam mereka liburan di Bali beberapa hari ini.
"La, kita emangnya nginep di mana" tanya Dava.
"Kita tinggal di hotel ******, dan gue juga udah booking 3 kamar, lo, Dimas, sama Leo, sekamar sama gue, sedangkan Reny sama Kyara, dan lo Rey, lo sama bini lo" kata Attala sambil menunjuk orang satu persatu.
"Terus kalau kita mau jalan-jalan, kita naik apa" ini bukan pertanyaan dari Dava, melainkan dari Zahra.
"Kalau soal itu sih gue udah merental mobil selama kita liburan di Bali, jadi lo semua jangan takut, kalau kita nggak bisa jalan-jalan di Bali" jawab Attala.
Mereka semua pun masuk ke dalam mobil dengan Attala duduk di depan, samping supir taxi online, Zahra, Reyhan, serta Dimas duduk di kursi tengah, sedangkan kursi belakang di isi dengan Reny, Kyara, dan Leo.
Waktu yang di tempuh dari bandara I Gusti Ngurah Rai ke hotel yang mereka booking, sekitar 45 menitan.
Setibanya mereka di hotel, Attala langsung pergi ke resepsionis untuk mengambil kunci hotel yang telah ia booking beberapa hari yang lalu.
Attala kemudian kembali lagi ke tempat teman-temannya dan memberikan kunci kamar untuk teman-temannya.
"Nih Ky, kunci kamar lo sama Reny no 421" kata Attala dan langsung di sambut Kyara.
"Dan ini kunci kamar lo sama Zahra422, dan kalau kamar gue sama anak curut itu no 423" kata Attala lagi, sambil menyodorkan kunci kamar hotel untuk Zahra dan Reyhan.
"Thank you Attala yang baik hati" ucap mulut manis Kyara.
"Thank La" ucap Reyhan dengan cool nya.
Attala hanya membalas dengan anggukan kepala saja.
Sesudah kunci kamar sudah di bagikan mereka semua masuk ke dalam kamar masing-masing.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Kamar Zahra dan Reyhan
Zahra dan Reyhan mereka sudah memasuki kamar hotel yang akan mereka tempati. Zahra melihat kamar hotel yang akan mereka tempati, terkagum-kagum dengan interior dan fasilitas kamar yang sangat terbilang mewah.
"Wahhh, bagus banget hubby, kamarnya" ucap Zahra dengan kagumnya.
"Kamu suka?" tanya Reyhan sambil berjalan ke arah Zahra dan langsung memeluk Zahra dari belakang.
"Iya, aku suka banget sama kamar ini" jawab Zahra dengan semangatnya.
"Hubby, sekarang jam berapa emangnya?" tanya Zahra ke Reyhan.
"Jam 17:50 WIB" jawab Reyhan seadanya.
"Hubby, nanti kita ke pantai yuk, kita liat sunset gimana?" Zahra mengajak Reyhan ke pantainya untuk melihat sunset yang sangat indah.
"Iya, tapi kamu mandi dulu ya, baru kita pergi ke pantai untuk liat sunset" ucap Reyhan sambil melepaskan pelukannya. Zahra yang mendengar ucapan Reyhan pun mengangguk dan langsung berlari menuju kamar mandi.
Reyhan yang melihat tingkah istrinya itu hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalannya saja.
Zahra mandi sekitar 15 menit, dan sesudah mandi dia langsung keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai pakainnya dan langsung menuju Reyhan yang sedang duduk di tepi kasur, sambil memaikan handphone milik Zahra.
"Hubby cepatan mandi, katanya kamu mau nemenin aku buat liat sunset di pantai" kata Zahra sambil mengeringkan rambut panjangnya.
"Iya aku mandi" kata Reyhan dan langsung berlalu menuju kamar mandi.
Tidak butuh waktu lama untuk menunggu Reyhan mandi. Saat Reyhan keluar dari kamar mandi dia, langsung memakai pakain miliknya, yang sudah di siapkan oleh istri tercinta nya.
Saat sudah memakai baju kaos santai dan celana pendeknya, Reyhan menuju Zahra. Sebab Zahra menyuruh Reyhan mendekat dan mengambil handuk keci yang ada di tangan Reyhan.
Kemudian Zahra mengeringkan rambut sang suami seperti biasanya saat Reyhan sudah mandi.
Kira-kira rambut Reyhan sudah kering, Zahra langsung menarik Reyhan untuk menuju ke pantai yang tidak jau dari hotel yang mereka tempati selam mereka berlibur di Bali.
Saat Zahra dan Reyhan sudah sampai di pantai. Pasutri itu duduk lesen di pasir pantai sambil memandang ke depan untuk melihat sunset yang berwarna jingga yang sangat indah.
"Hubby, cantik banget ya sunset nya" ujar Zahra sambil bersender di dada bidang Reyhan.
"Iya cantik banget, kaya kamu" jawab Reyhan sambil melihat wajah cantik sang istri.
"Ish, gombal" kata Zahra.
Setelah puas mereka melihat sunset, Zahra dan Reyhan kemudian kembali lagi ke hotel takut di cari sama teman-temannya itu.
Kini Zahra dan Reyhan mereka sudah berada di hotel dan saat mereka akan masuk ke kamar. Mereka mendengar seseorang yang memanggil Reyhan dengan lantangnya.
"Reyhan!!!" panggil seorang perempuan.
"Lo" ucap Reyhan
__ADS_1
****Bersambung.....
Maaf kalau baru upload soalnya akhir-akhir ini aku lagi banyak tugas dari guru dan lagi banyak ulangan harian.