Pedang Iblis

Pedang Iblis
Phoenix


__ADS_3

Distrik III adalah distrik yang terletak di daerah pinggiran Lestallum. Distrik itu dipenuhi oleh warga yang tidak memiliki energi jiwa dan tidak memiliki uang untuk membeli senjata. Mereka adalah orang-orang buangan yang dipaksa untuk bekerja sebagai pengelola bangkai iblis.


Liliard adalah salah seorang buruh disana. Uang yang dia hasilkan tergolong sangat rendah dibandingkan dengan para pekerja kantoran. Hal tersebut membuatnya gagal dalam memenuhi biaya pengobatan dari adiknya yang sekarat akibat terpapar penyakit flu. Ia pun mengalami depresi ringan, sehingga ia malas berinteraksi dengan banyak orang, dan mengurung dirinya sendiri dari orang lain.


Hal tersebut ternyata membuatnya tambah tidak disukai oleh siapapun, bahkan bosnya sendiri. Ia dipecat oleh atasannya dengan alasan sering meresahkan pekerja yang lain. Liliard jadi terlilit hutang, hidupnya terus terjatuh.


Ia pun melarikan diri kesebuah bar yang berada di dekat rumahnya. Di bar itu, ia terlibat kedalam sebuah pertikaian yang membuatnya terpaksa bonyok. Ia dihina juga diludahi oleh para pengunjung yang mempertontonkan aksinya. Namun hal tersebut malah membuat Liliard merasa senang. Esoknya, ia pun kembali ke bar itu untuk kembali berkelahi dengan orang yang sama. Kali ini, beberapa pengunjung terlihat bertaruh uang. Sang penjaga bar juga memberikan mereka tempat untuk berkelahi yakni, basement. Ajaibnya, kali ini Liliard menang. Para pengunjung bar pun bersorak riuh, mereka sama sekali tidak menyangka hasil tersebut.


Orang baru terlihat menantang Liliard untuk berkelahi, taruhan baru pun dibuat oleh penjaga bar. Beberapa orang lainnya juga terlihat saling menantang untuk meramaikan pertarungan di bar tersebut. Secara tidak sengaja, Liliard telah membuat sebuah komunitas kecil didalam bar itu. Mereka menyebutnya klub pertarungan.


Liliard diangkat oleh mereka sebagai ketua klub, karena Liliard lah yang memulai pertarungan tersebut dan menyatukan mereka semua ditempat itu. Sementara Alex, sang penjaga bar, juga ikut berpasitipasi dalam klub tersebut sebagai bendahara klub, dia akan mengumpulkan uang taruhan dan membaginya secara merata kepada para penaruh. Tujuan utama dari klub tersebut, adalah menyalurkan emosi masing-masing petarung, dan memperkaya para penaruh.


Semua berlangsung dengan mudah untuk bulan-bulan pertama, Liliard mendapatkan uangnya kembali, dan tubuhnya kian bertambah besar seiring pelatihan fisik yang harus dilaluinya untuk memenangkan banyak pertarungan. Energi jiwanya juga ternyata terus bertambah liar akibat perasaan negatif yang menimpanya sejak kematian adiknya. Ia jadi mampu menciptakan sebuah teknik sihir yang tidak lain dari kilatan hitam.


Setelah pemilik bar itu ikut mempertaruhkan uangnya dan mempromosikan klub pertarungan secara besar-besaran kesepenjuru kota. Musuh-musuh Liliard pun jadi tambah bervariasi. Semua Liliard taklukan dengan memanfaatkan Kilatan hitam. Ia pun merasa bosan, dan memodifikasi teknik pukulan itu untuk menciptakan teknik sendiri, Ia menamainya Teknik cakar macan kumbang hitam. Teknik tersebut memadukan kekuatan Kilatan hitam dan kegesitan tubuh yang fenomenal, membuat Liliard menjadi semakin kuat dan tak terkalahkan.


Ego Liliard pun meninggi. Pada suatu malam, ia membunuh pemilik bar tersebut dan merebut hak miliknya. Ia menamai bar itu "Lizard's bar." Ia merubah banyak aspek dari bar itu, membuatnya lebih elegan, dan muat banyak pengunjung.

__ADS_1


Liliard semakin kaya, membuatnya lupa dengan jangkauan koneksi yang semakin melebar.


Suatu hari, ia dipertemukan dengan pria tampan berbadan kasual, berpakaian serba hitam bak emo. Lelaki itu menantangnya untuk bertarung, membuat Liliard sendiri terbingung-bingung.


Seperti hari biasanya, taruhan lebih besar ditembakkan kepada Liliard. Namun entah bagaimana caranya, Liliard kalah. Mengecewakan banyak pengunjung, membuat tatapan yang dulu sering sekali diberikan kepadanya kembali. Saat bertarung dengan pria itu, teknik sihir Liliard tidak kunjung muncul kepermukaan, dan sialnya, Liliard sudah terlanjur terbiasa bertarung dengan sihir.


Liliard pun kembali jenuh. Namun pria yang tadi mengalahkannya, datang menghampiri.


"Namaku Onyx Lucis Caelum." Sapanya. "Bergabunglah kedalam timku."


Ternyata, Onyx (23 tahun) adalah putra pertama dari Lucius Nox Fleuret, sang wakil wali kota Lestallum. Dia sedang membentuk sebuah tim kecil yang akan membantunya dalam memimpin kelompok besar Phoenix. Dan Liliard, dia akan dipercaya sebagai tangan kanannya, karena Onyx telah mengakui kekuatan Liliard yang mampu membuat komunitas besar di tengah-tengah distrik yang miskin. Dia juga mengakui kekuatan teknik Liliard, sehingga dia mampu mempercayai nyawanya pada tangan Liliard.


Merasa diberi tanggung jawab, Liliard pun menaruh kesetiaannya pada Onyx. Bersama Onyx, Liliard mampu mengalahkan seorang wadah dari pedang iblis Juzumaru tsunetsugu yang mengamuk diladang rumput depan Lestallum. Mereka kemudian merekrutnya, dan menamainya Starlight.


Starlight seketika menjadi tangan kiri Onyx, dan dengan kekuatan yang ia punya, Phoenix mampu menjadi kelompok yang di segani oleh masyarakat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Setelah kematian Zack Fair dan Bartz Klauser yang mendadak, Rachel Aldercapt dan Lucius Nox Fleuret-pun dapat dilantik menjadi walikota sah dari kota Lestallum, meski mereka harus menunggu beberapa hari terlebih dahulu untuk mengurus berkas-berkasnya.


Seinaru -- yang kini dipimpin oleh Shiro (24 tahun) -- pun merasa bahwa sekarang, adalah saat yang tepat untuk membalaskan dendam Wham (si mantan ketua). Karena bila masa pelantikan sudah berakhir, maka bertarung dengan kelompok Phoenix pun akan menjadi salah satu aksi pelanggaran, dan akan menjadikan kelompok mereka kelompok buronan.


Dengan serangan terbuka, mereka bertarung habis-habisan. Kekuatan kelompok Phoenix yang sekarang telah meningkat drastis membuat Seinaru kalah telak. Adik Shiro yang bernama Kiroi pun dibunuh oleh Scarlett yang merupakan ketua kelompok shinotori.


Shiro pun mau tak mau mengakui kekalahannya, dan membuat sebuah perjanjian dengan Onyx mengenai perbatasan wilayah. Shiro meminta Phoenix untuk tidak menginjakkan kakinya di distrik Shibuya II. Dengan ditaatinya perjanjian itu, Seinaru tidak akan pernah menentang Phoenix lagi. Onyx pun menerima perjanjian tersebut, dan mereka pun berjabat tangan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa tahun setelah pelantikan, Rachel Aldercapt tewas diracun. Membuat Lucius Nox Fleuret naik jabatan menjadi Walikota sah kota Lestallum.


Phoenix, yang merupakan kelompok pemburu iblis terkuat dikota yang secara kebetulan diketuai oleh anaknya, pun diangkat menjadi kelompok pelindung Lestallum. Mereka kemudian menciptakan sistem sentralisasi untuk memperketat pengawasan, memperkuat kekuasaan, dan memperkecil pengeluaran.


Tentu banyak pro dan kontra. Seinaru menjadi salah satunya, karena Phoenix telah melanggar janji-janjinya.


Shiro (26 tahun) pun meminta pertolongan ke berbagai pihak untuk menentang pergerakan tersebut. Dan Jorio, adalah salah satu orang yang akan datang untuk membantunya.

__ADS_1


__ADS_2