
Sekte penyembah iblis adalah sebuah sekte penyihir yang berjumlah kecil juga bersifat misterius. Objektif utama mereka adalah menerima kedatangan Holocaust dengan mengumpulkan, menghancurkan, dan melenyapkan pedang-pedang suci yang kini dikenal sebagai pedang iblis untuk menyucikan bumi dari para pendosa. (Walau ada anggota yang seperti Seimei Abe, yang memiliki tujuannya sendiri)
Namun tanpa kekuatan sihir yang luarbiasa hebat seperti penyihir-penyihir akademi, mereka harus berkontrak dengan para iblis. Iblis yang dikontrak pun bukan iblis-iblis biasa. Jika sesuai dengan pengamatan The Saint, mereka berkontrak dengan kelompok iblis-iblis kuat yang dinamakan Dewan kejahatan.
Dewan kejahatan terdiri dari Beelzebub (iblis kerakusan), Leviathan (iblis iri), Mammon (iblis keserakahan), Asmodeus (iblis nafsu), Belphegor (iblis kemalasan), Sathanas (iblis kemarahan), Azazel (Titan), juga Lucifer (iblis kesombongan) yang berperan sebagai ketua.
Mereka mampu menganugerahi para penyihir dengan kekuatannya yang sangat melimpah. Namun karena mereka masih waspada dengan keberadaan Kenny. Mereka pun terus bersembunyi di dalam Dark Territory.
Dengan bantuan Dewan kejahatan, sekte penyembah iblis mampu meyakinkan seorang wadah yang tidak lain dari Caius Ballad.
Caius Ballad adalah seorang yang haus kekuatan. Dia rela melakukan apapun demi menjadi yang terkuat. Dia membunuh banyak manusia untuk memperkuat iblisnya, Odenta. Dia berkontrak dengan Asmodeus untuk mendapatkan kekuatan regenerasi yang sama kuatnya dengan Onimaru.
Dia adalah kemungkinan terburuk yang telah terjadi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah perjalanan yang panjang, akhirnya Arka dengan yang lainnya sampai di kuil Baan, yang terletak digunung Baan.
Lokasinya sangat subur, walau terang dengan matahari tapi cuacanya sangat sejuk. Pepohonan berjejer rapih disamping lapangan besar yang dimiliki oleh kuil itu sendiri.
Jojo mengetuk pintu kuil, dan seseorang membalasnya. "Ada yang bisa dibantu?" Tanya wanita itu.
"Kami ingin bertemu dengan Hikari. Usugurai Hikari." Jawab Jojo.
__ADS_1
Mendengar itu, jantung Arka melewati detakannya. "Usugurai... Hikari?" Batinnya.
Perempuan itu mempersilahkan mereka masuk setelah Stardust memperlihatkan pedangnya yang terbelah.
Kuil itu terbuat dari kayu, instrumennya dari serabut juga rotan. Tempat itu sangat bersih, harum, dan nyaman.
Perempuan yang menyambut mereka tadi adalah Yeoul, dia juga seorang wadah dari Dojigiri Kunitsuna. Takdir mempertemukannya dengan Hikari lebih dulu dari mereka. Keduanya kemudian menciptakan hubungan romantis ditengah hutan sambil bersembunyi dari dunia.
Hikari keluar dari ruangannya untuk menyapa Arka juga yang lainnya. "Pedang kalian terbelah dan sekarang segel penghalangnya hancur." Hikari nampak berpikir sambil menghisap ganjanya. "Hanya ada satu cara, dan cara itu sangat berisiko."
"Bila gagal, iblis kalian akan hidup kembali dengan jangka sempurna." Ucap Hikari. "Untuk mencegah hal itu terjadi, aku akan membunuh kalian."
"Kalian masih bisa lari dari semua ini. Habisi waktu kalian di luar sana dan lakukan hal-hal yang kalian inginkan sesuka hati. Kalian memiliki kekuatannya 'kok." Hikari meraih asbak, lalu menaruh rokoknya disana. "Karena pada ujung ceritanya, kalian akan tetap mati."
"Hanya caranya saja yang berbeda. Melakukan cara ini hanya akan mempercepat eksekusi, dan itupun masih kemungkinan."
"Mari kita lakukan." Ucap Arka yang daritadi diam. "Aku takkan mati disini."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Caranya mudah. Kalian akan memasuki teknik ekspansi ruang yang sudah dirancang khusus oleh para leluhur. Kami menyebutnya alam bawah sadar."
Ditengah penjelasan itu, Arka mengingat pertemuan pertamanya dengan Onimaru (Chapter 9 : kontrak). "Jadi tempat itu adalah sebuah teknik ekspansi ruang?" pikirnya.
__ADS_1
"Disana kalian akan bertemu dengan iblis masing-masing dan berbicara dari hati kehati dengannya. Syukur kalau iblis itu langsung ingin bekerja sama, kalau tidak, kalian harus bertarung dan memaksanya untuk menciptakan kembali ikatan kontrak."
"Kontrak adalah kunci ikatan mati yang tidak bisa dilanggar oleh siapapun. Hanya dengan itu, kesadaran kalian akan sepenuhnya terkendali sesuai dengan rencana."
"Walau secara pasti, persyaratan dari para iblis akan menyusahkan situasi kalian. Tapi apapun itu pasti akan setimpal dengan nyawa kalian, bukan?"
Arka dan Stardust mengangguk.
"Tenang saja, aku akan membantu kalian dari sini." Ucap Hikari.
"Bagaimana caranya?" Tanya Arka.
"Dengan mengalirkan energi jiwaku kedalam penghalang, Iblisku bisa masuk ke alam bawah sadarmu walau pasti tidak akan leluasa." Terang Hikari. "Setidaknya hanya itu yang perlu kalian ketahui, siapa yang ingin mencoba duluan?"
Stardust mengacungkan tangannya, lalu maju mendekati Hikari. Stardust kemudian disuruh untuk duduk bersila ditengah lapangan, lalu memejamkan matanya serta fokus. Tiba-tiba saja, sebuah gelembung penghalang berwarna hitam muncul, menutupi pengelihatan orang luar dan menciptakan ekspansi ruang didalam penghalang.
Hikari berjalan mendekat, lalu menaruh tangannya di dinding penghalang itu. Ritual pun dimulai.
Setelah selang beberapa menit, gelembung penghalang itu pecah, dan mengeluarkan Stardust dari sana dengan keadaan yang baik-baik saja. Arka dan Jojo yang tadinya sempat tegang, kemudian membuang napas lega.
Stardust bercerita kalau Juzumaru langsung mengerti situasinya dan bersedia untuk menciptakan kontrak baru. Harapan mereka pun menjadi tambah besar terhadap Onimaru untuk melakukan hal yang sama. Namun Arka tahu, kalau iblis sialan itu tidak akan sebaik dan sepengertian Juzumaru.
Mereka kemudian melakukan tahap-tahap yang sama seperti ritual Stardust.
__ADS_1
Arka disuruh untuk duduk bersila ditengah lapangan, lalu memejamkan matanya serta fokus.
Apakah Arka bisa mengajak Onimaru untuk menciptakan kontrak?