
Malapetaka telah menghujani pulau sumatra. Brimob, TNI, juga kepolisian mengevakuasi para warga melalui jalur udara juga lautan.
Para awam bertindak seolah-olah pulau itu akan segera hancur menjadi debu. Sementara Kenny, tanpa menggunakan titik lompat, berteleportasi ke Banda Aceh, dan beradu tatap dengan si pembuat malapetaka itu sendiri, yang tidak lain dari Seimei Abe.
Kenny meninggalkan murid-muridnya karena tersulut emosi. Amarah membawa dirinya ketempat ini.
"Hooo, jadi kau menerima undangan pestaku seorang diri?" Bingung Seimei Abe. "Tak kusangka kita seromantis itu."
Kenny maju sekencang kilat untuk membunuh pendeta itu dalam sekali serang, namun rupanya sebuah dinding penghalang telah diaktifkan.
"Mari kita bicara, Kenny." Seimei Abe turun dari kursi tahtanya yang merupakan kursi dari para khotib, kemudian berdiri tepat dihadapan Kenny, memandangnya dengan sangat licik. Kalau penghalang diantara mereka tidak ada, Seimei Abe pasti sudah mati.
"Serahkan wadah Onimaru padaku, atau pulau Sumatra akan kembali tenggelam." Ancam Seimei Abe.
"Keluar dari kandangmu, dan cari tau sendiri jawabannya." Balas Kenny.
Mereka berdua menyeringai lebar. Keduanya sama-sama menahan posisi, tidak ada yang bergerak.
"Sudah kuduga, negosiasi biasa tidak akan berhasil denganmu." Ucap si pendeta. "Tolong izinkan aku untuk menjelaskan motifku, bagaimanapun juga, kau tidak akan bisa menyerangku."
Seimei Abe membentangkan tangannya kekanan dan kekiri seperti orang yang sedang berkhutbah.
"Iblis lahir dari energi jiwa yang tidak terkontrol, sedangkan energi jiwa sendiri lahir karena emosi negatif yang diciptakan oleh para kera pekerja alias non penyihir.
Kalian, penyihir akademi dan umat negeri Ashura, ingin menyelamatkan dunia ini dengan memburu para iblis, pekerjaan yang menurutku membuang waktu dan menguras tenaga dan pikiran.
Melakukan sesuatu secara spesifik, berulang-ulang, berharap suatu hari akan berubah... Kegilaan!
Sementara aku...
Aku ingin menyelamatkan dunia ini dari iblis dengan menghancurkan sumber kelahirannya."
"Sumber... Kelahiran?" Pikir Kenny.
"Guruku berkata, ada dua cara untuk melakukan itu.
Pertama, memusnahkan semua energi jiwa milik manusia.
Kedua, buat semua manusia bisa mengendalikan energi jiwanya."
Kenny yang tadinya terbalut emosi, kini mulai mendengarkan.
"Awalnya, aku merasa pilihan pertama cukup bagus karena ada model kasusnya."
"Model kasus?"
Mendengar gumaman Kenny, Seimei Abe menjelaskan : "Orang yang sangat kamu kenal, Shin Faiz Enka."
Kenny tercengang.
"Aku telah melihat banyak pemilik energi jiwa menjadi manusia biasa karena pembatasan surgawi. Namun setelah mencari keseluruh dunia, hanya dia yang energi jiwa-nya benar-benar nol."
__ADS_1
"Bukan hanya itu yang membuatnya menarik. Meski energi jiwa-nya nol, Shin Faiz Enka mengenali iblis dengan kelima indranya.
Karena melepas energi jiwa sepenuhnya, fisiknya berbeda dengan orang-orang biasa. Selain itu, dia bahkan mendapatkan kekebalan terhadap iblis.
Dia benar-benar manusia super. Kematiannya... sungguh kerugian yang sangat besar."
Kekesalan Kenny kembali memuncak.
"Sampel pembatasan surgawi sangat sedikit, maka dari itu aku berpindah ke opsi kedua."
Aku ingin menciptakan dunia dimana energi jiwa dapat dikontrol dengan baik oleh setiap individu. Dunia milik para penyihir, tidak ada kera. Hanya penyihir."
"Namun menjalankannya akan memakan waktu yang sangat panjang, sehingga lahir opsi ketiga.
Yaitu menyingkirkan semua kera."
Kenny memelotot. "Menyingkirkan...!"
"Holocaust dapat mempercepat proses itu. Guruku berkata, kalau kiamat yang diciptakan oleh Holocaust tidak akan membunuh semua penyihir."
"Reset. Kita bisa mengulang semuanya dengan awal yang lebih baik."
"Omong kosong!" Bentak Kenny. "Mengorbankan milyaran nyawa hanya untuk impian yang masih abu-abu?! Kalian gila!"
Sang pendeta tersenyum kesal.
"Baiklah kalau itu maumu." Seimei Abe membentuk sebuah segel sihir yang bisa memunculkan tubuh raksasa Hundun dari ruang kosong. Hundun kemudian menyerang Kenny, namun Kenny bisa membunuhnya dalam sekali serang.
Di tubuh Hundun tercipta lubang besar. Ia kemudian hancur dan berjatuhan seperti debu.
Itu benar. Teknik sihir yang dimiliki Kenny adalah salah satu teknik sihir terlangka. Dia mampu meningkatkan kekuatan fisik juga kekuatan sihir hingga 1000% karena dia memiliki saraf surgawi. Saraf surgawi mengalirkan energi jiwa secara tidak beraturan, energi jiwa itu bisa dikonversi menjadi peningkatan tersendiri bagi tubuh Kenny.
Jadi, yang baru saja Kenny lakukan adalah meningkatkan kekuatan fisik pada tinjunya, sehingga satu pukulannya saja bisa menghancurkan tubuh iblis raksasa milik Hundun hingga hancur berantakan.
"Dengan kekuatanmu, mata dewa, juga Limitless, kita bisa melakukan reset itu sekarang juga."
"Namun kalian terlalu sombong, terlalu naif!--"
"Keluar dari sana dan hadapi aku, dasar pengecut!" Seru Kenny. Sebelum ia mencoba menghancurkan dinding penghalang diantara mereka dengan satu tinjunya, namun tubuh Kenny malah terlempar oleh rapalan mantra terdahulu yang disisipkan oleh Seimei Abe didalam lapisan penghalang.
Kenny kemudian memusatkan seluruh energi jiwanya pada ujung jari telunjuk, Kenny berniat untuk menabrakkan energi jiwa dari penghalang milik Seimei Abe dengan energi jiwa miliknya hingga melahirkan lubang hitam yang mampu menghisap seluruh bentuk dari sihir dan kutukan.
Mengetahui rencana lawannya, Seimei Abe pun mulai menjalankan serangan utamanya. Ia lalu berteleportasi menggunakan sihir ruang untuk kabur dari sana.
Seimei Abe memanggil Kadita, iblis yang menguasai lautan nusantara, ia memerintahkan iblis itu untuk menciptakan ombak raksasa yang menjulang tinggi, menciptakan satu fenomena alam, yakni tsunami besar.
Sejarahpun seolah terulang kembali. Aceh ditelan oleh air laut yang panas. Namun dengan ukuran 2x lebih besar, Sumatra dibuatnya tenggelam.
Tidak ada yang bisa mencegah hal tersebut, bahkan Kenny pun tak sanggup. Seorang pendeta dari sekte penyembah iblis telah mampu menciptakan kiamat kecil bagi banyak orang. Kekuatan sebesar apa yang sebenarnya mereka miliki?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
"Kenapa kau tidak membunuhnya?" Tanya Agung. "Kau telah melanggar peraturan akademi, kenapa tidak mengeksekusinya dengan baik?"
"Bapak serius menanyakan itu kepadaku?" Balas Kenny yang sedang duduk diatas tangga dengan wajah lesu.
"Maaf, tolong lupakan." Ucap Agung sambil berjalan kebawah untuk mendekati Kenny.
"Guru, aku kuat, kan?" Tanya sang penyihir tingkat khusus.
Agung melirik, lalu kembali menatap jalanan didepan mereka. "Kau terlalu kuat, sampai kau menjadi sombong."
"Namun, apa gunanya jika hanya aku yang kuat?"
Agung kembali memberikan lirikannya kepada Kenny. "Bukannya kau sudah menemukan jawaban untuk itu? Apakah sekarang kau meragukannya?"
Kenny menggeleng. "Tidak. Aku percaya pada murid-muridku."
"Jadi tolong, segel aku."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
2 hari setelahnya.
Kegagalan Kenny dalam menghentikan "pesta" itu membuatnya diberikan hukuman. Ia juga dianggap sebagai pelanggar aturan akademi karena telah mementingkan emosinya dan meninggalkan siswa-siswanya dalam keadaan bahaya.
Kenny pun disegel untuk sementara waktu didalam sebuah kubus anti sihir milik tetua yang dipercayakan kepada Agung, hingga emosinya kembali terkendali.
"Apakah mengurungnya adalah pilihan yang tepat? Kita akan kehilangan satu-satunya kartu As yang kita miliki." Argumen Pak asep, asisten Kenny.
"Membiarkannya lepas pun berbahaya. Dia akan terus mengejar Seimei Abe, dan mungkin akan terjerumus kedalam liang kebencian. Dia akan mulai membunuh, dan menjadi boneka dari para penyembah iblis. Dia akan menjadi senjata musuh. Dia akan menjadi kiamat bagi dunia sihir." Terang Agung. "Kita alihkan murid-muridnya kepada Keshi. Kita promosikan mereka menjadi penyihir kuat yang mampu menandingi kekuatan Kenny. Bila saja kebenciannya tidak sirna, hanya dengan membunuhnya lah, dunia akan selamat."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Arka merapikan pakaiannya untuk kesekian kali dalam bulan yang sama. "Jadi, kita tidak akan bertemu guru lagi?"
"Aku juga tidak terlalu mengerti. Tetapi kejadian pada hari itu, sepertinya benar-benar merusak mental guru." Jawab Farel, yang sedang bersandar si daun pintu. Dia sudah siap pergi lebih dulu dari yang lain.
"Memangnya apa yang terjadi?" Kepo Guntur yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Setelah selamat dari tsunami, guru Kenny mengejar jejak Seimei Abe hingga ke Malaysia. Dia menghancurkan banyak infrastruktur dan mencabut banyak nyawa. Dia benar-benar seperti dikendalikan oleh omongan pendeta itu." Cerita Farel.
"Lalu kenapa dia akhirnya tunduk?" Tanya Arka.
"Keshi, guru baru kita nanti, berhasil melumpuhkannya."
"?!"
Jawaban dari Farel itu membuat tubuh Arka dan Guntur seketika merinding. Ternyata diluar sana masih ada orang yang lebih kuat dari Kenny, dan orang itu akan menjadi guru baru untuk mereka.
"Misi pemburuan Seimei Abe masih harus kita lanjutkan." Cetus Farel. "Walau dibawah bimbingan orang lain, misi terakhir dari guru Kenny, harus kita selesaikan."
Arka dan Guntur menyetujui omongan Farel. Mereka pun kemudian keluar dari kamar Arka, menuju aula akademi.
__ADS_1
Disana mereka dipertemukan dengan Gabriel, murid akademi sihir cabang Cina kelas senior. Dia adalah orang yang akan membawa mereka semua ke cina menggunakan titik lompat.
Perjalanan mereka masih panjang, bahkan dibilang memulai pun masih belum. Mereka masih harus terus bersiap, lagi, lagi, dan lagi.