Pedang Iblis

Pedang Iblis
Reuni


__ADS_3

Di bawah pancaran sinar bulan purnama, Hikari bertekuk lutut sambil memegang pedang iblisnya didepan wajah. Ia sedang menggunakan kekuatan bulan purnama untuk mendeteksi keseluruhan dari wilayah di sekitarnya, ia dapat melihat dengan lebih sempurna walau matanya sedang tertutup rapat. Semut di bawah tumpukan debu, sampai burung di tengah desa. Hikari dapat melihat semuanya.


"Ketemu." Batin Hikari.


Detik kemudian, Hikari melesat dengan kecepatan suara untuk menebas Caius yang sedang berada di ribuan kilo meter jauh darinya. Ini merupakan teknik tebasan bulan purnama yang Hikari sempurnakan seorang diri. Mengkombinasikan kemampuan alami Mangetsu dengan tebasan pasti yang diajari oleh ayahnya, Usugurai.


Caius yang tengah berjalan di tengah sawah tiba-tiba mendapati luka tebasan di perutnya. Tak berhenti sampai disitu, Yeoul tiba-tiba muncul dari arah samping, mengikuti serangan pembuka dari Hikari, dan menebas leher Caius lebar-lebar.


Caius tersedak darahnya sendiri, kemudian tubuhnya ditusuk oleh kedua pedang yang kemarin ditemukannya sudah terbelah. Caius melirik wajah Arka yang telah menusuknya dari depan. Lelaki itu memiliki wujud yang berbeda dari terakhir kali mereka bertarung. Arka sedang dalam mode setengah iblis, mode yang belum pernah dikuasai oleh pemegang iblis lainnya. Arka lalu membalas tatapannya dengan senyuman kecut, "Mari kita akhiri semuanya disini." Bisiknya.


Caius nyengir, lalu menggempurkan energi jiwanya secara berlebihan, memaksa Arka dan Stardust untuk memberikan jarak diantara mereka. Tubuh Caius kembali pulih, dan kini sudah bertransformasi menjadi sosok iblis.


"Keempat pedang iblis berkumpul?!!" Caius nampak bersemangat.


Menurut informasi dari Jojo, Odenta tidak memiliki kekuatan alami, sama seperti Juzumaru dan Dojigiri. Sementara kelemahan regenerasi Caius adalah jantung. Seluruh proses regenerasinya dimulai dari jantung, karena organ itulah yang dijadikan syarat kontrak oleh Asmodeus. Tapi sekuritas jantung itu sudah di perkuat, membuatnya semakin mustahil untuk dihancurkan dalam sekali serang. Penempatannya pun berubah-ubah, mempersulit Arka dan kawan-kawan untuk menyerang organ itu secara bersamaan.


"Kita tidak bisa terus begini." Ucap Hikari. Ia tersadar kalau tubuh iblis Caius akan semakin terbiasa dengan serangan-serangan mereka, tubuh itu juga akan memperkecil dampak kerusakan dan membuat tubuh iblis Caius semakin abadi.


"Gunakan teknik tebasanku." Ucap Onimaru. "Spider's Web, hanya teknik itu yang bisa membuka tubuh Caius dengan sempurna."


"Spider's Web?" Ulang Arka yang tanpa sadar berbicara sendiri, membuat Hikari tertoleh heran.

__ADS_1


"Ya, lalu pinta teman-temanmu untuk memberikan serangan terkuat mereka ke satu titik yang sama dalam waktu bersamaan."


"Kita tidak perlu mengetahui letak pastinya, selagi daya kerusakan yang kita beri melebihi keperluan optimum, jantung itu pasti akan hancur." Jelas Onimaru dari alam bawah sadar.


"Bagaimana cara merapalkannya?" Bingung Arka.


"Persis seperti waktu itu." Jawab Onimaru.


Arka mengernyit heran, lalu kembali fokus pada pertarungan. "Hei, aku memiliki ide!" Seru Arka.


Stardust, Yeoul, dan Hikari menoleh sambil terus bertarung. Mereka kemudian memutuskan untuk mundur sementara agar Arka bisa menjelaskan strategi penyerangannya yang tadi dituturkan oleh Onimaru. Tanpa perlu banyak pertentangan, mereka langsung setuju untuk melakukan serangan ini.


"Siap?" Aba-aba Arka.


Arka pun meluruskan tangannya. Dengan hati yang ragu, ia mengucap: "Spider's Web."


Caius yang sedang mencari-cari keberadaan mereka, tiba-tiba terbelah menyerupai sebuah jaring laba-laba, dan tanpa menunggu lama, serangan terkuat dari masing-masing individu dilemparkan ke satu titik untuk menciptakan satu ledakan besar.


Energi jiwa Arka mendadak terkuras habis setelah satu serangan kuat tadi. Ia terpaksa membungkuk dengan kepala yang pusing. Wujudnya pun kembali berubah menjadi manusia biasa.


Saat Arka mendongakkan kepalanya, ia melihat gambaran-gambaran buram dimana Caius kembali beregenerasi secara kasar dan menyerang teman-temannya yang sudah melemah selama proses untuk melindungi jantungnya yang masih sangat terbuka.

__ADS_1


"Sial." Arka merangkak, berusaha untuk bisa kembali bangkit. "Harus kuakhiri!"


"Harus kuakhiri sekarang!!!"


Tembakan sihir yang memanipulasi ruang menghancurkan tubuh Caius secara brutal, sentilan energi jiwa positif membuat jantungnya ikut hancur untuk selamanya.


Arka yang tadi sempat pasrah, secara perlahan merasakan detak jantungnya kian melambat. "Siapa?" Batinnya.


Dari balik kebulan asap yang dilapisi oleh cahaya, muncul seorang pria anggun berambut putih seperti malaikat. Melihat wajahnya saja, Arka bisa merasakan rasa sesak didada.


Onimaru yang sedari tadi hanya menonton kini tersenyum mengerikan.


"Akhirnya kita bertemu lagi, Kenny."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...



Wujud Mangetsu


__ADS_1


Wujud Dojigiri


__ADS_2