Pemikat Hati Pak Duda

Pemikat Hati Pak Duda
rumah sebelah


__ADS_3

"gimana rasanya bulan madu sampe hampir satu bulan!" ucap barra


Saat tama mulai masuk kerja setelah tiga minggu liburan dan bulan madu keluar negeri


"enak dong, sebenarnya kalau ngga kasihan sam loe gue lanjut sampe sebulan!" jawab tama


"sekalian aja resign ga usah kerja! Tuh kerjaan numpuk kerjain!" barra meninggalkan ruangan tama dan melemparkan kunci pada tama sebelum pergi


Tama tak ambil pusing. Rasanya malas sekali bekerja setelaha sekian lama hanya bermesraan dengan sang istri


Tanpa memikirkan pekerjaan


Itu adalah janji barra dulu, ketika tama menikah maka akam diberikan cuti sangat khusus begitu juga sebaliknya


Jika barra nanti menikah lagi.. Akan terjadi hal yang sama


Tama meneliti pekerjaannya dan terus memeriksa hingga tersisa satu lagi map


Dibukanya perlahan


"sertifikat rumah" teriak tama dengan sangat senangnya dibawahnya ada foto rumahnya dan juga alamatnya



"rumah sebelahnya"


Ucap barra yang kembali masuk ke ruangan tama.


"pasti jelek" ucap tama


"kalai ngga mau balikin!" ancam barra


"tugas loe nambah, cari tahu dimana yasmin sekarang berada!"


Lalu pergi meninggalkan tama lagi dan pulang kerumah orang tuanya


***


"papa, sebentar lagi maura masuk sekolah dasar. Kita beli seragam baru ya pa?" ajak maura


Merasa senang papanya pulang siang


"ma, pa kalau barra mau pindah kerumah baru, kalian mau kan ikut barra dan maura?" ajak barra

__ADS_1


"enak aja! Nikah makanya biar ada temannya!" goda brian yang sedang dapat cuti dari kantornya


"nah bener tuh kata brian, kali ini mama setuju!" bu sarah memprovokasi


"nikah sama siapa? Ada-ada saja!" kesal barra kalau disinggung soal nikah


"pa kak, yasmin kemana ya pa! Maura mau ketemu kak yasmin pa!" ucap maura mulai merengek


"papa ngga tahu sayang dimana kak yasmin!" jawab barra sebenarnya juga ingin bertemu


"yasmin,, maura maksudnya?" tanya brian


"kamu kenal? Siapa yasmin kok mama dan papa tidak diberitahu!" ucap bu sarah


"kakak cantik oma, yang disukai papa! Ups" maura menutup mulutnya


"sstttt anak kecil tahu apa, suka!" barra terpojok


"dulu aku juga suka, tapi ternyata usianya lebih tua cocol buat kakak.. Hahaha" ucap brian


"siapa yasmin bawa kesini biar kami kenal!" ucap pak dirman yang tak mau kalah


"dia hanya anak magang pa, ma dan kebetulan namanya sama dengan maura. Juga dulu pernah nolongin maura saat kejebak dalam mobil


"tapi oma, papa suka cium foto kak yasmin diponsel" maura bersembunyi dibelakang opanya


"ohh begitu, mana oma lihat fotonya sayang



"ini fotonya oma"


Maura mengambil.ponsel papanya dan membuka layarnya


Benar saja foto yasmin terpampang jelas


Saat berada di bali tanpa sengaja barra melihat yasmin dan mengabadikan tanpa izin yang punya


"cantik sekali sayang, apa mau sama papamu?" bu sarah menggoda anaknya


"maura kembalikan ponsel papa, kamu mau bikin papa marah ya?" barra sangat malu ketahuan


"ya ampun kak.gitu aja marah,

__ADS_1


Maura kerja di kampus saat ini menjadi asisten dosen" ucap brian


"kenapa ngga kasih tahu dari awal!" barra merampas ponselnya dan masuk ke kamar


Bagaimana bisa dia ketahuan anaknya sedang memandangi wajah cantik yasmin,


Hilang sudah harga dirinya.


"pa, ayo kan sudah tahu dimana kak yasmin!" ajak maura


"engga! Kamu udah bikin papa malu dan marah!" barra bak anak.kecil ngambek pada maura


"maaf ya pa,


Tapi pa kata om brian kak yasmin mau dijodohkan dengan salah satu dosen dikampusnya" ucap maura polos bekerjasama dengan oma nya agar papanya cepat bergerak


"yang bener maura?


Ahhh ya sudah biarkan saja!" barra kembali sibuk dengan laptopnya


"kalau gitu papa ngga boleh nikah lagi kalau bukan sama kak yasmin!" ancam maura dan keluar dari kamar papanya


*halo, cari tahu infomasi tentang seseorang, fotonya saya kirim*


Barra seperti biasa menyewa informan untuk melancarkan aksinya


Sebelum bertindak dia harus tahu dulu informasi akuratnya


Tak menunggu lama sebuah pesan masuk


'wanita berusia 25 menuju 26 minggu depan


Bekerja sebagai asisten dosen di kampus UA


Belum menikah


Dan tinggal disekitar kampus


Informasi yang terbaru'


"minggu depan ulang tahun? Terlalu cepat untuk melamar.


Aku harus segera mendekatinya. Nanti disambar orang bisa makin lama status dudaku" gumam barra sambil mondar-mandir di dalam kamar

__ADS_1


__ADS_2