
"pagi sayang!" ucap barra
Yasmin menggeliatkan badannya mencari sumber suara
Barra baru saja selesai gym dengan wajah berkeringat menambah pesona ketampanannya yang tak mau disia-siakan oleh yasmin
"sayang, heyy!
Kenapa melamun!!" barra mengelap keringatnya dengan handuk dan merapikan rambutnya
"yasmin, sayang!!"
"eehhhh iya mas, heemmm mas dari mana?" yasmin balik bertanya
"dari gym. Masih mengantuk ya?
Maafin mas ya semalam khilaf!" ucap barra sambil tersenyum
"iyaa masih ngantuk!
Tapi suami tampanku membangunkanku!!" jawab yasmin dengan memanyunkan bibirnya
cupp....
"pantas saja liatin mas sampe melamun gitu. Jadi istri mas ini baru sadar suaminya sangat memepesona!" ucap barra dengan sombongnya
"dihhh, mulai kan!
Males banget kalau muji mas langsung deh sombong!" kesal yasmin
Yang masih enggan bangun dari kasur empuk
dan sembunyi dibalik selimut
__ADS_1
"hahahaha! Mandi yuk.
Mau jalan-jalan ngga hari ini?" tanya barra
"mas duluan saja!
Kayaknya mau disini aja hari ini. Badanku lemas mas!" ucap yasmin jujur
Sebenarnya yasmin sudah bagun ketika barra keluar dari kamar
Tapi badannya enggan untuk bergerak
"oke!" barra mendekati yasmin dan membuka selimut tiba-tiba
Yasmin yang tak mengenakan pakaian sama sekali karena ulah suaminya dari malam hingga menjelang subuh mengganggunya
"aaaaaa!!!" yasmin berteriak antara malu dan kaget
"sssssstttt, nanti dikira diapain.
Ngapain segala malu udah sama tahu ini kan!" barra menggendong yasmin dan membawanya ke kamar mandi
Keduanya melakukan aktivitas didalam kamar mandi yang cukup lama.
"mau dipakein baju?" barra benar-benar memanjakan yasmin bak sang ratu
"emanng aku maura apa?" sahut yasmin
"hemmm ngga usah sebut tuh anak!
Tar dateng tuh bocil!" ucap barra yang sedang ingin menikmati masa-masa dimana tak bisa dilakukan dengan tenang di rumahnya
"sama anak sendiri begitu mas, awas aja aku aduin ke maura kalau dia dateng!" ancam yasmin
"hemmm, bisa ngancem juga istri mas,
Sayang nanti malam ada teman mas mau ketemu, bisa ngga temani mas?"
__ADS_1
"emmm nanti malam bisa kayaknya,
Mas aku lapar!" ucap yasmin memegangi perutnya
"mau makan di luar atau di kamar sayang?" barra mengelus rambut yasmin
Gimana ngga makin cinta kalau begini terus. Yasmin yang memang baru mengenal cinta yang sesungguhnya untuk pertama kalinya
"di sini aja ya mas!" jawab yasmin manja memeluk barra
Dunia rasa milik berdua pokoknya
"nanti kalau udah pulang, mas mau kamu tetap seperti ini!" ucap barra sungguh sangat senang dengan kemanjaan yasmin
"emang boleh? malu kan sama maura!" ucap yasmin tersenyum membayangkan
Dirinya bermanja dengn barra dan berebut dengan maura
"boleh sayang, mas malah suka!
bentar lagi makannya diantar, mas cek email dari tama bentar ya sayang, boleh ngg?" barra berjanji tak memikirkan pekerjaan
Tapi tama bilang sangat penting, maka ia izin pada yasmin terlebih dahulu
"boleh mas, aku juga mau nonton drakor terbaru!" yasmin mengambil remote tv dan menyalakan sesuai keinginannya
Barra terlihat serius dan sibuk dengan laptop yang sengaja ia bawa jika ada keadaan darurat
Setelah tiga puluh menit kemudian barra selesai dengan pekerjaannya. dan yasmin sedang menyiapkan makan yang juga baru tiba
"sayang, ayo makan dulu!" ucap yasmin dengan santainya
"hemmm, iya sayang!" barra muncul dibelakang yasmin dan memeluk yasmin dari belakang
Harum aroma tubuh yasmin menimbulkan percikan yang membuat barra menjauhkan diri dari yasmin
"kenapa mas?" yasmin kaget suaminya langsung menhindar dan duduk di kursi samping yasmin
__ADS_1
"lapar! Jawab barra menahan sesuatu
"oke, ayo kita makan!" yasmin juga merasakan hal yang sama