Pemikat Hati Pak Duda

Pemikat Hati Pak Duda
dunia milik berdua


__ADS_3

"pagi sayang!" ucap barra


Yasmin menggeliatkan badannya mencari sumber suara


Barra baru saja selesai gym dengan wajah berkeringat menambah pesona ketampanannya yang tak mau disia-siakan oleh yasmin


"sayang, heyy!


Kenapa melamun!!" barra mengelap keringatnya dengan handuk dan merapikan rambutnya



"yasmin, sayang!!"


"eehhhh iya mas, heemmm mas dari mana?" yasmin balik bertanya


"dari gym. Masih mengantuk ya?


Maafin mas ya semalam khilaf!" ucap barra sambil tersenyum


"iyaa masih ngantuk!


Tapi suami tampanku membangunkanku!!" jawab yasmin dengan memanyunkan bibirnya


cupp....


"pantas saja liatin mas sampe melamun gitu. Jadi istri mas ini baru sadar suaminya sangat memepesona!" ucap barra dengan sombongnya


"dihhh, mulai kan!


Males banget kalau muji mas langsung deh sombong!" kesal yasmin


Yang masih enggan bangun dari kasur empuk


dan sembunyi dibalik selimut


__ADS_1


"hahahaha! Mandi yuk.


Mau jalan-jalan ngga hari ini?" tanya barra


"mas duluan saja!


Kayaknya mau disini aja hari ini. Badanku lemas mas!" ucap yasmin jujur


Sebenarnya yasmin sudah bagun ketika barra keluar dari kamar


Tapi badannya enggan untuk bergerak


"oke!" barra mendekati yasmin dan membuka selimut tiba-tiba


Yasmin yang tak mengenakan pakaian sama sekali karena ulah suaminya dari malam hingga menjelang subuh mengganggunya


"aaaaaa!!!" yasmin berteriak antara malu dan kaget


"sssssstttt, nanti dikira diapain.


Ngapain segala malu udah sama tahu ini kan!" barra menggendong yasmin dan membawanya ke kamar mandi


Keduanya melakukan aktivitas didalam kamar mandi yang cukup lama.


"mau dipakein baju?" barra benar-benar memanjakan yasmin bak sang ratu


"emanng aku maura apa?" sahut yasmin


"hemmm ngga usah sebut tuh anak!


Tar dateng tuh bocil!" ucap barra yang sedang ingin menikmati masa-masa dimana tak bisa dilakukan dengan tenang di rumahnya


"sama anak sendiri begitu mas, awas aja aku aduin ke maura kalau dia dateng!" ancam yasmin


"hemmm, bisa ngancem juga istri mas,


Sayang nanti malam ada teman mas mau ketemu, bisa ngga temani mas?"

__ADS_1


"emmm nanti malam bisa kayaknya,


Mas aku lapar!" ucap yasmin memegangi perutnya


"mau makan di luar atau di kamar sayang?" barra mengelus rambut yasmin


Gimana ngga makin cinta kalau begini terus. Yasmin yang memang baru mengenal cinta yang sesungguhnya untuk pertama kalinya


"di sini aja ya mas!" jawab yasmin manja memeluk barra


Dunia rasa milik berdua pokoknya


"nanti kalau udah pulang, mas mau kamu tetap seperti ini!" ucap barra sungguh sangat senang dengan kemanjaan yasmin


"emang boleh? malu kan sama maura!" ucap yasmin tersenyum membayangkan


Dirinya bermanja dengn barra dan berebut dengan maura


"boleh sayang, mas malah suka!


bentar lagi makannya diantar, mas cek email dari tama bentar ya sayang, boleh ngg?" barra berjanji tak memikirkan pekerjaan


Tapi tama bilang sangat penting, maka ia izin pada yasmin terlebih dahulu


"boleh mas, aku juga mau nonton drakor terbaru!" yasmin mengambil remote tv dan menyalakan sesuai keinginannya


Barra terlihat serius dan sibuk dengan laptop yang sengaja ia bawa jika ada keadaan darurat


Setelah tiga puluh menit kemudian barra selesai dengan pekerjaannya. dan yasmin sedang menyiapkan makan yang juga baru tiba


"sayang, ayo makan dulu!" ucap yasmin dengan santainya


"hemmm, iya sayang!" barra muncul dibelakang yasmin dan memeluk yasmin dari belakang


Harum aroma tubuh yasmin menimbulkan percikan yang membuat barra menjauhkan diri dari yasmin


"kenapa mas?" yasmin kaget suaminya langsung menhindar dan duduk di kursi samping yasmin

__ADS_1


"lapar! Jawab barra menahan sesuatu


"oke, ayo kita makan!" yasmin juga merasakan hal yang sama


__ADS_2