Pemikat Hati Pak Duda

Pemikat Hati Pak Duda
Mencurigakan


__ADS_3

"ma! Maura kangen mama" maura memeluk yasmin dan duduk dipangkuannya " adik maura kapan jadinya ma?"


Maura mengelus-elus perut Yasmin dan berkata "Maura mau dedek yang banyak ya ma" ucap maura dengan bersemangat


"sayang sabar ya !! Mau punya adik itu nggak segampang itu sayang ,kalau sudah waktunya nanti pasti mama dan papa akan kasih Adek buat Maura!"


Yasmin mengusap Puncak kepala Maura dengan penuh kasih sayang


" Kalian lagi ngobrolin apa hayo!" Bara datang dan membuka pintu kamar hotel


"Papa mau tahu aja apa mau tahu banget?" tanya Maura yang membuat Papanya gemas


"Siapa yang ajarin Maura Bicara begitu?" tanya Bara sambil menggelitik pinggang Maura


"auuuuuu geli pa!" Maura tertawa sambil kegelian


"Mas sudah dong Mas kasihan Maura!"ucap Yasmin yang membela Maura


"kalian bekerjasama ya !!! Oke akan Papa lawan keduanya !!" Bara juga ikut menggelitik Yasmin


Suara riuh canda tawa ketiganya terdengar hingga di luar pintu


Mendengar kebahagiaan itu Olive terus merasa kesal dan meninggalkan kamar milik Bara dan Yasmin


Dengan niat yang tidak baik Olive kembali ke kamarnya yang sudah dipesankan barra


{Kapan kamu datang !!!segera bereskan pekerjaanmu atau Saya tidak akan bayar sama sekali !!} Olive menghubungi seseorang dan merasa jengkel


Olive membanting ponselnya di ranjang, karena merasa sangat kesal dengan kebahagiaan mantan suaminya


"si*al!!! Ini tidak bisa dibiarkan aku harus atur rencana selanjutnya !!" Olive mengamuk dan mengacak-ngacak semua barang


#Semua beres!!# sebuah pesan masuk ke ponsel Olive


Dengan senyum semiriknya, Olive seperti mendapatkan sesuatu yang menyenangkan baginya


Tanpa membalas pesan seseorang tadi, Olive menyahut ponsel dan tasnya lalu keluar kamar


Dengan langkah pasti dan bersemangat, Olive keluar hotel dan memesan sebuah taksi


#Mas aku mau ke rumah sakit untuk check up, jika tak keberatan Bisakah Mas Bara dan Maura menemaniku?#


Olive mengirimkan pesannya pada barang melalui ponselnya


"Mas ponselmu Bunyi mungkin ada kabar penting !" ucap Yasmin yang melihat cara menyala


"buka saja sayang dilihat Siapa yang mengirimkan pesan!!" Jawab barra yang masih bermain dengan Maura


"Mas Ini dari bu Olive!" Yasmin memberikan ponsel barra


Dan memperlihatkan isi pesan yang dikirim oleh oliv


"sudah biarkan saja, kalau dia dirawat baru kita bertiga datang ke sana!!" ucap Bara tak memperdulikan pesan dari mantan istrinya

__ADS_1


"tapi mas, Bu oliv pasti membutuhkan dukungan kalian!!" ucap Yasmin meyakinkan suaminya


"sayang!! Tujuan kita ke sini adalah untuk keluarga kecil kita, bukan untuk mengkhawatirkan hal yang tidak perlu. Oke cantik!!" barang mengambil ponsel dan meletakkannya di nakas di samping ranjang


Sambil mengusap puncak kepala Yasmin


"mama papa!


Maura mengantuk!!" Maura terlihat dan matanya yang mulai merah


"Ayo Sayang tidur sama mama! Mau mama nyanyikan atau bacakan dongeng?" tanya Yasmin pada anak sambungnya


"mau dipeluk mama sama papa aja!" Maura beranjak keranjang dan menarik kedua orang tuanya


"Oke sayang!!" jawab Yasmin dan Bara berbarengan


Keduanya melakukan apa yang anaknya inginkan, Yasmin mengusap usap kepala Maura.


Sedangkan barang memeluk Maura dan Jasmine bersama. Dengan tangan kekarnya yang memeluk hangat


Nampak sebuah senyuman bahagia dari mata barra


Menatap kedua orang yang dicintainya ada di hadapannya dan dalam pelukannya


"Mas!!"Panggil Yasmin pada suaminya


"iya sayang" jawab Bara pada Yasmin


"Kenapa senyum-senyum sendiri dari tadi?" Yasmin menatap penuh curiga


Agar tak menggangu anaknya yg baru saja tertidur


"Gombal banget sih Mas!" Yasmin tak percaya


"Ayo turun kita ke balkon saja" ajak Bara pada Yasmin


Yasmin pun mengikuti suaminya


"sayang, Kamu jangan terlalu baik pada Olive!!


Kamu belum mengenalnya sayang, jadi perlu waspada juga untuk ke depan" ucap Bara dan menarik Yasmin dalam pelukannya


"tapi mama Maura sedang sakit Mas! Apakah mas tidak kasihan dengan Bu Olive?" tanya Yasmin yang sedikit curiga pada suaminya


"Mas sudah selidiki semuanya, kata Mama Dia memohon pada Mama agar Olive yang mengantarkan maura, dengan alasan Olive akan berobat di sini.


Tapi mas udah minta seseorang buat menyelidi! Dan ternyata hasil lab yang diberikan oleh Olive semua itu palsu" barang melepaskan pelukan istrinya


"Mas sengaja pura-pura tidak tahu supaya Olive senang, sekarang ini dia sedang bersenang-senang, dan niatnya adalah menjebak mas


Untuk menghancurkan rumah tangga kita Yasmin!" Bara menatap mata Yasmin yang masih bingung dengan maksud ucapan suaminya


"untuk apa Bu Oliv melakukan itu semua Mas?" Yasmin juga tak percaya begitu saja

__ADS_1


Bisa jadi suaminya takut jika Olive menyakitinya lagi


"orang kepercayaan Mas sudah memberikan buktinya semua, tujuannya adalah memisahkan kita, dia bukan benar-benar mencintai Mas dan Maura


Tapi dia kembali karena menganggap Mas sudah sukses dan ingin meminta haknya yang dianggap sebagai harta gono gini


Percayalah pada mas dan ikuti saja alurnya"


Mbak rame yakinkan Yasmin agar mempercayainya


Walau dalam hati Yasmin masih tidak begitu yakin


Mengapa Bu Olive setega itu pada anaknya, bahkan ayah tiri Yasmin saja begitu baik pada ya


"Aku percaya apa katamu Mas, dan apapun yang terbaik buat keluarga kita!" Yasmin kembali memeluk Bara dengan


Rasanya tak mungkin dan tak mau ia kehilangan bara


"jangan kenceng-kenceng sayang meluknya ! Kamu bisa membangunkan singa yang sedang tidur!!" goda Bara pada Yasmin


"masss!! Kamu ngeselin ahh!" Yasmin merajuk


"Iya sayang maaf, habis belum puas berduaan nya, si anak tuyul udah nyusul aja" keluh bara pada Yasmin


"Sembarangan aja anak tuyul, kan kamu Bapaknya Mas?" ledek Yasmin


Barang memegangi kepala Yasmin dengan kedua tangannya, mendekatkan kepalanya dan mengecup hangat bibir Yasmin


Keduanya sangat bahagia karena bisa saling memiliki


"tunggu sebentar Sayang, Mas harus balas pesan dari olive! Supaya dia tidak curiga" ucap Bara kembali ke kamar dan mengambil ponselnya


#saya akan datang sendiri tanpa Maura# balas Bara pada pesan Olive


#Iya Mas, aku menunggumu!! akan kukirimkan lokasinya# balas Olive


"kamu jaga mau maura sayang, Mas akan segera kembali dan menyelesaikan semua masalah!" janji Bara pada Yasmin


Tak lupa barang mengejut kening Yasmin


"Mas jangan sendirian. Aku takut Mas!!" Yasmin seperti tak rela melepaskan suaminya


"Ada tiga orang yang menemani Mas sayang, Jangan khawatir


Jangan kemana-mana sampai Mas kembali!!


Dan apapun yang terjadi jangan buka pintu kamar ini, kecuali emas yang membukanya sendiri" pesan Bara pada Yasmin


"Iya sayang kamu hati-hati ya!" Yasmin merelakan suaminya pergi dengan perasaan khawatir


"pasti sayang, Ingat pesan Mas Apapun yang terjadi jangan buka pintunya!" barang mengecup bibir Yasmin sekilas


Dan memeluk istrinya kembali dengan erat

__ADS_1


"Mas pergi dulu Sayang" ucap Bara kembali berpamitan


__ADS_2