Pemikat Hati Pak Duda

Pemikat Hati Pak Duda
kehangatn keluarga


__ADS_3

"sayang! Sudah siap?" tanya barra pada maura


Yang sedang terlihat senang mempersiapkan barang bawaanya untuk liburan ke rumah neneknya


"sudah pa, ayo berangkat pa!" ajak maura tak sabar


"sebentar sayang, mama lagi siap-siap diatas!" ucap barra tinggal menunggu istrinya saja


lalu akan berangkat ke kota dimana istrinya dilahirkan


"ayo!!! Mama sudah siap!" ucap yasmin yang tak kalah bersemangat


Ia merindukan orang tuanya yang sejak menikah belum bertemu lagi


Yasmin, barra dan maura berangkat bertiga dan meninggalkan pengasuhnya beserta art dan supir untuk menjaga rumah


"mas, ngga pamit sama mama dan papa dulu?" tanya yasmin saat mobil mulai keluar dari pekarangan rumahnya


"sudah sayang, mas sudah memberitahukan pada mama dan papa jika kita akan keluar kota! Setelah pulang dirumah akan ada acara lamaran brian!" ucap barra memberitahukan istrinya


"syukurlah, sayang kita punya teman lagi nanti!" ucap yasmin pada maura yang duduk dikursi belakang sendirian


Hanya ditemani ponsel dan juga cemilan kesukaanya


*******


"pak liat anak dan cucu kita datang?" bu ratih dengan semangat menyambut anak, menantu dan cucu kesayangannya


Yang baru saja tiba dipelataran rumahnya


"pak, bu kalian sehat kan?" tanya barra menyalami tangan kedua mertuanya


"sehat pak!" pak wisnu menjawab barra


Lalu disenggol oleh bu ratih


"silahkan masuk, ayo cucu kakek!" ajak pak wisnu menjadi canggung


"ngga apa-apa pak, nanti juga terbiasa!" ucap yasmin menyemangati pak wisnu


"kakek, nenek!" maura memeluk bu ratih yang tulus menyayanginya


"ini kamar yasmin dan barra, maura mau kan bobonya sama nenek dan kakek!" ucap bu ratih

__ADS_1


Seolah tahu pikiran menantunya


"ngga apa-apa bu, maura sama kita aja!" ucap yasmin


pupus sudah harapan barra, ditempat yang tergolong dataran tinggi


Dan cukup menjadikan suhu menurun tentu saja membutuhkan selimut tebal agar tak kedinginan


"ngga ma, maura mau sama nenek dan kakek nanti diceritain kisah kancil dan siput lagi ya kek!" ucap maura manja


"sayang! Jangan merepotkan nenek dan kakek!" ucap barra berbasa-basi


"engga kok, tenang saja!


Kalian bersih-bersih dulu, setelah itu kita makan malam bersama!" ajak pak wisnu


"iya pak, bu!" jawab yasmin dan barra bergantian


"barra dan yasmin masuk ke dalam kamar yang sederhana namun rapih penyusunannya dan juga terdapat beberapa foto yasmin semasa kecil hingga dewasa


"ohhh!!!" ucap barra berkometar pada gambar istrinya


"kenapa ohh??" yasmin penasran dan menghampiri suaminya


Bluss


Ucapan barra sontak membuat pipi yasmin memerah.


Sudah beberapa bulan keduanya menikah tapi mantan pak duda ini selalu bikin jantung yasmin break dance tiba-tiba


"mulai deh!"yasmin kembali duduk di ranjang


"mau mandi mas? Aku siapin air panas dulu, disini dingin banget kalau malam" ucap yasmin perhatian


Barra terbiasa mandi malam dengan air hangat yang tinggal pencet saja dirumahnya


Dan kini alat itu tak tersedia dirumah orang tua yasmin.


"bisa kasih solusi lain?" tanya barra


Dengan menaikan kedua alisnya tanda ada udang dibalik bakwan


"emmm, ngga usah mandi mungkin?" sahut yasmin mengikuti suaminya menaikan kedua alisnya

__ADS_1


cup


barra menyambar bibir yasmin


"pemanasan!" lalu meninggalkan yasmin


"maura! Jangan gendong terus kan sudah besar!" barra menasehati maura agar tak terlalu manja


Tapi disisi lain barra juga senang, mertuanya sangat menyayangi anaknya yang bahkan bukan darah dagingnya sendiri


"yasmin mana bar?" tanya bu ratih


"lagi beresin baju bu, bagaimana para petani disini bu?" tanya barra


Sambil menunggu pak wisnu dan juga yasmin yang belul bergabung


"kami sangat senang bar, semenjak kejadian itu dan kami dapat penyuluhan pertanian setiap tiga bulan sekali.


Itu sangat membantu warga!" jawab bu ratih


"ohh, syukurlah bu!" jawab barra yang ikut senang


"ayo makam malam dulu keburu dingin!" ajak pak wisnu


Dan yasmin tiba di meja makan bersama dan menikmati santapan makan malam.yang disiapkan oleh bu ratih dan juga ada pembantu


Yang datang pagi dan juga pulang sore hari untuk membantu pekerjaan rumah bu ratih


"mama, besok jalan-jalan kemana?" tanya maura yang sudah selesai dengan makannya


"kita lihat saja besok ya sayang?" ucap yasmin ingin memberikan kejutan


"oke! Pa, jangan kerja terus dong!" tegur maura


Pada barra yang sibuk dengan ponselnya


"hahahaha!"


Semua tertawa dengan sikap maura yang menegur papanya


Bahkan yang lain pun tak ada yang berani


"sudah malam, sebaiknya kita istirahat!" ucap bu ratih yang sudah mulai mengantuk

__ADS_1


Yasmin juga setuju. Perjalanan yang cukup jauh membuatnya lelah dan mengantuk


__ADS_2