
"sayang! Sudah siap?" tanya barra pada maura
Yang sedang terlihat senang mempersiapkan barang bawaanya untuk liburan ke rumah neneknya
"sudah pa, ayo berangkat pa!" ajak maura tak sabar
"sebentar sayang, mama lagi siap-siap diatas!" ucap barra tinggal menunggu istrinya saja
lalu akan berangkat ke kota dimana istrinya dilahirkan
"ayo!!! Mama sudah siap!" ucap yasmin yang tak kalah bersemangat
Ia merindukan orang tuanya yang sejak menikah belum bertemu lagi
Yasmin, barra dan maura berangkat bertiga dan meninggalkan pengasuhnya beserta art dan supir untuk menjaga rumah
"mas, ngga pamit sama mama dan papa dulu?" tanya yasmin saat mobil mulai keluar dari pekarangan rumahnya
"sudah sayang, mas sudah memberitahukan pada mama dan papa jika kita akan keluar kota! Setelah pulang dirumah akan ada acara lamaran brian!" ucap barra memberitahukan istrinya
"syukurlah, sayang kita punya teman lagi nanti!" ucap yasmin pada maura yang duduk dikursi belakang sendirian
Hanya ditemani ponsel dan juga cemilan kesukaanya
*******
"pak liat anak dan cucu kita datang?" bu ratih dengan semangat menyambut anak, menantu dan cucu kesayangannya
Yang baru saja tiba dipelataran rumahnya
"pak, bu kalian sehat kan?" tanya barra menyalami tangan kedua mertuanya
"sehat pak!" pak wisnu menjawab barra
Lalu disenggol oleh bu ratih
"silahkan masuk, ayo cucu kakek!" ajak pak wisnu menjadi canggung
"ngga apa-apa pak, nanti juga terbiasa!" ucap yasmin menyemangati pak wisnu
"kakek, nenek!" maura memeluk bu ratih yang tulus menyayanginya
"ini kamar yasmin dan barra, maura mau kan bobonya sama nenek dan kakek!" ucap bu ratih
__ADS_1
Seolah tahu pikiran menantunya
"ngga apa-apa bu, maura sama kita aja!" ucap yasmin
pupus sudah harapan barra, ditempat yang tergolong dataran tinggi
Dan cukup menjadikan suhu menurun tentu saja membutuhkan selimut tebal agar tak kedinginan
"ngga ma, maura mau sama nenek dan kakek nanti diceritain kisah kancil dan siput lagi ya kek!" ucap maura manja
"sayang! Jangan merepotkan nenek dan kakek!" ucap barra berbasa-basi
"engga kok, tenang saja!
Kalian bersih-bersih dulu, setelah itu kita makan malam bersama!" ajak pak wisnu
"iya pak, bu!" jawab yasmin dan barra bergantian
"barra dan yasmin masuk ke dalam kamar yang sederhana namun rapih penyusunannya dan juga terdapat beberapa foto yasmin semasa kecil hingga dewasa
"ohhh!!!" ucap barra berkometar pada gambar istrinya
"kenapa ohh??" yasmin penasran dan menghampiri suaminya
Bluss
Ucapan barra sontak membuat pipi yasmin memerah.
Sudah beberapa bulan keduanya menikah tapi mantan pak duda ini selalu bikin jantung yasmin break dance tiba-tiba
"mulai deh!"yasmin kembali duduk di ranjang
"mau mandi mas? Aku siapin air panas dulu, disini dingin banget kalau malam" ucap yasmin perhatian
Barra terbiasa mandi malam dengan air hangat yang tinggal pencet saja dirumahnya
Dan kini alat itu tak tersedia dirumah orang tua yasmin.
"bisa kasih solusi lain?" tanya barra
Dengan menaikan kedua alisnya tanda ada udang dibalik bakwan
"emmm, ngga usah mandi mungkin?" sahut yasmin mengikuti suaminya menaikan kedua alisnya
__ADS_1
cup
barra menyambar bibir yasmin
"pemanasan!" lalu meninggalkan yasmin
"maura! Jangan gendong terus kan sudah besar!" barra menasehati maura agar tak terlalu manja
Tapi disisi lain barra juga senang, mertuanya sangat menyayangi anaknya yang bahkan bukan darah dagingnya sendiri
"yasmin mana bar?" tanya bu ratih
"lagi beresin baju bu, bagaimana para petani disini bu?" tanya barra
Sambil menunggu pak wisnu dan juga yasmin yang belul bergabung
"kami sangat senang bar, semenjak kejadian itu dan kami dapat penyuluhan pertanian setiap tiga bulan sekali.
Itu sangat membantu warga!" jawab bu ratih
"ohh, syukurlah bu!" jawab barra yang ikut senang
"ayo makam malam dulu keburu dingin!" ajak pak wisnu
Dan yasmin tiba di meja makan bersama dan menikmati santapan makan malam.yang disiapkan oleh bu ratih dan juga ada pembantu
Yang datang pagi dan juga pulang sore hari untuk membantu pekerjaan rumah bu ratih
"mama, besok jalan-jalan kemana?" tanya maura yang sudah selesai dengan makannya
"kita lihat saja besok ya sayang?" ucap yasmin ingin memberikan kejutan
"oke! Pa, jangan kerja terus dong!" tegur maura
Pada barra yang sibuk dengan ponselnya
"hahahaha!"
Semua tertawa dengan sikap maura yang menegur papanya
Bahkan yang lain pun tak ada yang berani
"sudah malam, sebaiknya kita istirahat!" ucap bu ratih yang sudah mulai mengantuk
__ADS_1
Yasmin juga setuju. Perjalanan yang cukup jauh membuatnya lelah dan mengantuk