
Setelah memeriksakan kehamilan Yasmin
Bara mengantarkan Yasmin pulang ke rumah ,
"sayang kamu tunggu di rumah ya Mas ada keperluan sebentar di luar!!
Kamu boleh kasih tahu mama dan jangan lupa kasih tahu ibu bapak di kampung.
Mas nggak akan lama dan akan segera kembali tunggu ya Sayang!!"
Bara dengan wajah serius berpamitan kepada istrinya.
Dan bersama asistennya yaitu Tama keduanya menaiki sebuah mobil dan
kemudian tak Berapa lama ia menuju sebuah tempat
"bara!! Tolong keluarkan aku bar. Aku janji nggak akan mengganggu kehidupanmu lagi. Semua aku lakukan Karena papaku bangkrut
Dan memintaku untuk mengambil hartamu dan menguasaimu.
Maafkan aku bar Tolong maafkan aku. Kamu tidak mau kan Maura sampai tahu aku di penjara!!"
Alis terus memohon kepada bara agar barangnya dan juga buat aku
namun Bara justru tersenyum mengejek,
"Mudah Saja menuruti permintaanmu, Tapi sayangnya Saya tidak percaya dengan ucapanmu.saya sungguh menyesal jika Maura telah lahir
Dari wanita sepertimu.
Rasakan dan nikmati dulu hukuman untukmu, kamu tak akan cerah jika terus dimaafkan..
Jika kamu tidak mau dipenjara seumur hidupmu
Satu hal Jangan pernah usik lagi keluargaku.
__ADS_1
Karena saya sedang berbaik hati, Maka jangan buat saya lebih marah lagi daripada ini
Camkan itu !!!"
Bara yang ditemani Tama saat itu keluar meninggalkan tempat di mana ia menemui olive
Wajah marahnya dan kecewanya tergambar dalam kelasnya raut wajahnya
"Sudahlah bara, biarkan dia menikmati hukumannya. Maafkan Dan Lupakan!!
Hidupmu jauh lebih bahagia saat ini
Lebih baik kamu gunakan waktumu untuk membahagiakan Anak dan istrimu sekarang! "ucapan menghibur sahabat sekaligus bosnya
"iya Tam, saya akan memaafkannya demi Maura dan melupakan kesalahannya demi anak yang dikandung istri saya sekarang .
Saya ingin fokus untuk hidup yang lebih baik bersama keluarga kecil saya "ucap barra
keduanya menaiki mobil dan kembali ke rumah barra
Esok Bara sudah harus masuk kembali ke perusahaannya, setelah hampir dua minggu pergi bersama istrinya ke luar negeri
"mampir dulu Tam," ajak Bara pada Tama
"nanti malam saja bersama Ines, hari ini banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan!!" jawab Tama
"Oke kalau begitu saya tunggu nanti malam!" sahut bara pada Tama
Tak mau mengendarai mobil menuju perusahaan untuk bekerja
Dan segera menyelesaikan pekerjaannya
Agar malam nanti bisa pulang dan berkumpul bersama anak istrinya
"papa, beneran maura mau punya adik pa?" tanya Maura dengan antusias
__ADS_1
Setelah Yasmin memberitahunya tentang hasil pemeriksaan pada dokter kandungan
"Iya sayang, kan ini permintaan Maura Dan dikabulkan oleh Tuhan!!" Jawa Barat dan memangku anaknya
"selamat ya buat kalian, mama hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kalian!" ucap Bu Sarah kepada Yasmin dan barra
"Terima kasih mah Terima kasih sudah selalu membantu dan menemani kami!" Yasmin memeluk Ibu mertuanya dengan erat
dan menangis sesenggukan
"Kamu hamil jadi cengeng banget sih Nak!" ucap Bu Sarah yang sudah menganggap Yasmin seperti anak kandungnya sendiri
"Iiiya Ma,nggak tahu kenapa Yasmin pengennya nangis terus!" jawab yasmin yang hatinya melow
"itu mungkin bawaan cucu Mama sayang, yang terpenting kalian semua sehat.
Jika anaknya perempuan Maura ada teman bermain.
Jika anaknya laki-laki maka dia yang akan menjaga Maura nanti!" ucap bu sarah
Yasmin mengangguk dan mengusap air matanya
"peluk mas dong sayang, masak mama terus yang dipeluk!" ucap barra menggoda
"papa ngga boleh iri sama oma pa!" maura protes
Yasmin juga telah memberitahukan pada bapak ibunya dan juga ayah kandungnya.
Semuanya terlihat bahagia dan merasakan betapa nikmatnya hidup dengan keluarga utuh yang saling mendukung
Tiada hal yang paling indah selain hidup tenang bersama keluarga tercinta……
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan "pemikat hati pak duda"
Ikuti terus cerita dari karangan putri_uncu
__ADS_1
See you, love you untuk semua readers yang setia dengan karya saya