Pemikat Hati Pak Duda

Pemikat Hati Pak Duda
konspirasi


__ADS_3

"maura papa akan keluar kota untuk beberapa hari, jadi maura yang nurut sama oma ya.


Nanti papa bawakan oleh-oleh buat maura!" pamit barra pada anaknya


"ngga mau, kalau ngga boleh ikut maura mau sama kak yasmin aja!" maura ngambek karena ditinggal papanya pergi


Yang janjinya akan bertemu dengan yasmin


"nah pinter aktingnya, lanjutkan!" bisik barra ditelinga anaknya


"kak yasmin kan sibuk nak, nanti repot!" tolak barra


"sini hp papa!" maura mengambil dan menekan nomer telfon seseorang


Maura melakukan panggilan video


"sayang buat apa! Sini ponsel papa!" pinta barra


"maura ayo kembalikan ponsel papamu!" bujuk bu sarah


"tunggu oma,


kak yasmin!" maura kegirangan karena yasmin mengangkat telfonnya


"maura sayang, kenapa menangis?" yasmin tak tega melihat air mata buaya bocah yang pintar akting


Dan disutradarai papanya


"papa mau pergi lama, maura ditinggal!" adu maura masih dengan wajah memelas


"kan ada oma, opa dan om brian sayang!" yasmin berusaha menenangkan


"ngga mau, kasian oma udah tua jagain maura.


Apa boleh maura tinggal sama kakak sampai papa pulang!"


Barra, bu sarah, pak dirman dan brian terkejut dengan ucapan maura


Padahal barra hanya meminta agar yasmin datang kerumah menamani maura bermain


Tapi nyatanya anaknya lebih mahir


"sayang, ngga boleh gitu. Kan kak yasmin kerja nak. Ya sudah ikut papa saja kalau begitu!" barra mematikan video call nya


Dan mengambil ponsel anaknya


"siapa yang ajarin maura!" tanya bu sarah curiga

__ADS_1


Maura pun jujur menunjuk papanya.


"barra kamu keterlaluan kali ini. Kamu pikir mama ngga mau ngurusin cucu!" bu sarah marah


"ma, itu kan maunya maura punya mama yasmin! Lagian barra cuma minta maura buat temenin main bukan malah tinggal bareng!" jelas barra


Tak lama ponsel barra berdering kembali


"pak, mana maura!" tanya yasmin saat terhubung kembali


" kak, maaf ya !" maura terlihat makin sedih


"sayang, kalau oma dan opa izinkan boleh kok maura tinggal sama kakak sampai papa pulang!" ucap yasmin


"benarkan?" barra yang bersemangat


"maksudnya benarkah tidak merepotkan. Maura kan sangat cengeng!" lanjut barra


"tidak apa-apa pak, kebetulan teman sekamar saya sedang cuti. Jadi maura bisa temani saya!" jawab yasmin lagi


"hore... Oma ...opa boleh kan?" Maura memohon


"iya boleh tapi kak yasmin, main dulu kerumah ya. Oma tunggu!" ucap bu sarah


"iya oma, besok kan hari libur. Yasmin kerumah jemput maura.


"iya nanti saya kirim, sudah dulu ya terima kasih sebelumnya


Saya harus berangkat keluar kota dulu!" pamit barra


Yasmin mengangguk dan melambaikan tangannya sebelum memutusakan sambungan telfonnya


"cantik banget calon mantu mama, ga kalah sama yang dulu!" ucap bu sarah keceplosan


"ma!" tegur pak dirman


"maaf pa, kita mau punya mantu lagi. Senangnya dalam hati" canda oma


Barra berpamitan untuk berangkat keluar kota. Dan sudah meminta supir agar menjemput yasmin


*****


"selamat pagi!" yasmin datang bersama supir yang menjemputnya atas perintah barra


"pagi, ehh ada tamu bidadari pagi ini" ucap bu sarah menyambut yasmin


"ibu bisa saja. bagaimana kabarnya bu, bapak?" yasmin menghampiri bu sarah dan pak dirman dengan sopan

__ADS_1


"mama!" panggil maura berlari dan memeluk yasmin dengan erat


Yasmin berjongkok agar memudahkan memeluk maura


Rasanya sedikit malu dipanggil mama oleh maura


"ayo kita sarapan bersama" ajak pak dirman yang juga ramah


"saya sudah pak, bu terima kasih" tolak yasmin sopan


"kalian langsung pergi sekarang?" Melihat maura sudah membawa koper besar seperti mau kabur dari rumah


"iya bu, kami pamit dulu, pak!" pamit yasmin canggung berlama-lama


"dadah oma, opa!"maura terlihat sangat bahagia


******


"maura mau makan apa?" tanya yasmin setelah tiba di appartemen yang disewanya


Tak butuh waktu lama karena diantar jemput supir.


"bosan makanan oma, boleh makan diluar ngga kak. Please!" rayu maura memohon


"boleh sesekali, ayo kita jalan-jalan ke mall dekat sini saja ya!" ajak yasmin


Suara ponsel berdering


Tak lain dan tak bukan


"hallo sayang, maura!" ucap barra


"iya pa, papa jangan ganggu kita ya!" ucap maura membuat yasmin menahan senyumnya


"kalian mau kemana? " barra penasaran


"mau makan sama jalan aja ke mall pak!" jawab yasmin jujur


"oke, hati-hati! Maura sayang kartu yang papa kasih biar dibawa kak yasmin ya, kalian bebas mau beli apa aja!" ucap barra


"oke pa!"


"nggq usah pak. Saya ada kok uang jajan.


Udah dulu ya pak!" yasmin menutup panggilannya telfonnya.


"ayo sayang!"

__ADS_1


Keduanya bergandeng tangan berjalan beriringan dengan riang


__ADS_2