
Dimas memandang tajam kearah Kinanti, lalu berkata "Siapa nama kamu, dari divisi mana, berani juga ya kamu ngomong seperti itu ke saya", kata Dimas masih tanpa ekspresi, tapi Kinanti tau kalau Dimas kesal terhadapnya.
"Duhh maaf pak, tadi kan saya bilang bapak jangan marah tapi kok sekarang....", jawab Kinanti takut.
"Saya Kinanti pak, anak buah pak Ryan, staff finance", lanjut Kinanti.
"Jadi bapak selama ini ngajak saya meeting belum tau nama saya ya" tanya Kinanti.
"Ngga penting juga kan saya tau nama kamu, yang saya tau kamu pegawai saya", ucap Dimas tanpa ekspresi.
"Iya pak ngga penting, siapa si saya cuma pegawai rendahan, tapi kan ngga enak aja kalau bapak manggil saya hei...hei...maaf ya pak kalau kata-kata saya kurang berkenan di hati bapak", kata Kinanti pelan sambil ngedumel dalam hati, ngga penting tapi masih nyuruh-nyuruh gue tuk ikut meeting, huh Kinanti menghembuskan nafas secara kasar.
Dimas diam saja tapi dalam hatinya membenarkan kata-kata cewe itu.
Danu tersenyum mendengar percakapan antara Kinanti dan bos nya. Berani juga ni cewek ngomong seperti itu dengan bos, gue aja ngga berani, batin Danu.
*****
Akhirnya kami sampai juga di gedung tempat kami meeting, gedung Prima Bestari, Meeting pun dimulai dengan pembukaan langsung dari presdir Prima Bestari yang ternyata akan membangun sebuah taman hiburan dengan berbagai fasilitas yang lengkap, dan dia mengundang banyak perusahaan tuk ikut dalam projectnya. Aku mendengarkan secara detail dan mencatat poin-poin penting yang diucapkan Presdir tersebut. Ngga berapa lama meeting selesai karena meeting hari ini cuma mendengarkan maksud dan tujuan dari presdir Prima Bestari.
Kami pun langsung balik ke arah kantor, jalanan sudah mulai macet karena jam segini adalah jamnya karyawan pulang kerja.
"Saya tunggu ya laporan hasil meeting tadi",tiba-tiba pak Dimas berkata memecah kesunyian didalam mobil.
"Hari ini juga pak", tanyaku.
__ADS_1
"Bukan.... Tahun depan", kata pak Dimas kesal tapi tetep wajahnya tanpa ekspresi.
"Maaf pak, kirain saya boleh besok kan sekarang sudah jam pulang kantor", kataku lagi.
"Memang kenapa kalau sekarang sudah jam pulang kerja, kamu ngga mau lembur, lagian kalau kamu pulang sampai malam ada hitungannya juga kan", kata Dimas lagi penuh dengan penekanan.
Sebetulnya yang jadi bos gue apa dia sih, ni cewe nyebelin banget, berani-beraninya dia membuat aturan sendiri, batin Dimas.
"Iya pak maaf, saya kan cuma mengeluarkan isi hati saya, kalau bapak ngga setuju, ngga pa-pa kok, nanti sampai kantor saya akan langsung membuat laporan yang bapak minta",kata Kinanti panjang lebar.
"Bapak juga jangan kebanyakan marah-marah nanti cepet tua loh" kataku mengajak bercanda.
"Kamu ya, memangnya saya sudah terlihat tua",kata Dimas dengan intonasi tinggi.
"Hey saya mendengar loh apa yang kamu bilang barusan", kata Dimas lagi.
"Danu....benarkah saya tipe orang yang ngga bisa diajak bercanda", tanya Dimas.
"Iya bos", jawab Danu spontan, langsung menutup mulutnya dan meminta maaf.
Akupun langsung tertawa mendengar jawaban Danu.
"Danu...kamu mau saya pecat ya", ancam Dimas.
"Kamu juga mau saya pecat",kata Dimas kepadaku.
__ADS_1
"Maaf bos tadi keceplosan", kata Danu membela diri sambil terus menyetir mobil.
"Loh kok ke saya pak, kan saya ngga ngapa-ngapain", Kinanti membela diri
"Tapi kan awalnya kamu duluan yang bilang saya tua dan ngga bisa diajak bercanda", ujar Dimas.
"Ya udah saya minta maaf pak", kataku sambil menjulurkan tangan.
"Ngapain kamu,",kata Dimas membentak.
"Minta maaf", jawabku.
"Sudah. sudah ngga perlu, pusing saya sama kamu", lanjut Dimas.
Aku menarik tanganku memandang tanganku sambil berkata "kasian banget si kamu tangan, dicuekin ya". Dimas diam saja tak menanggapi.
Aku turun dari mobil ketika mobil sudah sampai didepan lobby kantor, aku langsung pergi menuju mushola tuk sholat ashar.
Dimas memandangi kepergian Kinanti sambil geleng-geleng kepala, ngga sopan banget tuh anak langsung ngeloyor pergi ninggalin bosnya, batin Dimas.
###############################
Yang sudah mampir jangan lupa ya kasih like, vote, komen, jangan lupa juga tuk mampir ke cerita saya yang berjudul Seputih cinta Karina.
Thanks readers, love u♥️♥️
__ADS_1