Penantian Kinanti

Penantian Kinanti
Bab 59


__ADS_3

"Daffa.... bunda punya oleh-oleh tuk Daffa loh." kata Kinanti.


"Oh ya, apaan bunda." kata Daffa antusias sambil membulatkan matanya.


"Yuk kita masuk ke dalam, kita buka oleh-olehnya di ruang tv aja ya bareng sama Tante Tika dan Mbah Ning.* ajak Kinanti, lalu mereka berjalan masuk ke dalam rumah.


Di ruang tv Kinanti membuka oleh-oleh yang dibawanya, makana khas kota BB dan baju tuk Daffa.


"Hey Kin dari tadi atau baru nyampenya, aku tadi abis sarapan kok mata ngantuk jadi tadi rebahan bentar." kata Tika.


"Belum lama kok Tik."kata Kinanti.


"Ini aku ngga bawa apa-apa. belinya juga di bandara, abis ngga sempet kemana-mana." kata Kinanti.


'Bi Ning....ini ada makanan, ambil bi ngga usah malu-malu ya, yang bi ning mau apa, ambil aja.' kata Kinanti lagi


"Lagian kamu sempet-sempetnya Kin beli oleh-oleh." kata Tika.


"Tante Tika bunda beliin aku baju, baguc ya.' kata Daffa sambil memamerkan baju dari bundanya.

__ADS_1


"Coba dijajalin sayang, cukup ngga kan badan kamu sekarang tambah besar aja!" kata Tika lalu membuka kaos dan celana yang dipakai Daffa mengganti nya dengan baju barunya.


"Bagus, kamu makin ganteng." kata Tika sambil memberikan dua jempolnya dan Daffa senyum-senyum malu dipuji seperti itu


Kinanti memandang heran dengan kaos yang tadi dipakai Daffa, perasaan dia kaos Daffa tidak ada yang seperti itu.


"Kok bunda baru liat kaos kamu yang ini nak, dibeliin Tante Tika ya?" tanya Kinanti sambil memegang kaos tersebut


"Ngga Kin, aku udah lama ngga beliin Daffa kaos." kata Tika.


"Oh baju ini, itu kan dibeliin om ganteng Bun lagi jalan-jalan dulu itu." kata Daffa santai.


"Ngga kok Bun, om ganteng cendili yang mau beliin, kan baju Daffa kena ec klim jadi kotol eh telus om ganteng beliin baju itu tuk Daffa, benel Bun Daffa ngga boong." kata Daffa dengan mimik muka serius.


"Bener ya kamu ngga minta-minta dibeliin kan, bunda ngga suka loh kalau kamu minta-minta nak, kamu cuma boleh minta sama bunda ya." kata Kinanti.


"Jangan gitu lah Kim, Daffa kan masih kecil wajar aja kalau dia ada kepingin apa gitu, jadi Ama aku juga Daffa ngga boleh minta gitu." kata Tika.


"Anakmu ini hebat loh Kin, dia ngga suka minta apa-apa loh padahal dia pingin, aku tau itu tapi dia ngga merengek seperti anak kecil lainnya, paling dia cuma liatin doang, kadang aku suka nanya ke Daffa kamu mau itu tapi dia menggeleng, karena kamu si suka larang dia minta ke orang lain selain kamu kin." kata Tika lagi.

__ADS_1


"Aku ngga mau Daffa jadi anak yang celamitan gitu Tik." kata Kinanti dengan mata berkaca-kaca.


"Walaupun dia ngga punya ayah dia ngga boleh jadi anak yang cengeng." kata Kinanti lagi.


"Bunda kenapa cedih, kemalen om ganteng juga cedih, cekalang bunda yang cedih, hayo bunda halus cenyum ga boleh cedih." kata Daffa sambil menarik pipi kanan dan kiri Kinanti agar tersenyum.


"Iya Bunda ngga sedih lagi kok, ini bunda senyum ni." kata Kinanti sambil tersenyum kepada Daffa.


"Bunda, aku mau maen mobil-mobilan ya." kata Daffa dan Kinanti menganggukkan kepalanya kepada Daffa.


"Tik...kamu utang penjelasan sama aku loh tentang yang semalam kamu ngedate bareng Ivan." kata kinanti, Tika pun tertawa sambil berkata," ngedate apaan wong itu dadakan beli makan tuk makan malam dan kebetulan Daffa dan Kheysa ngga mau ikut ja dr ilah kita berdua yang jalan."


"Iya juga ngga apa-apa Tik, ku suka juga kan dengan Ivan, hayo ngaku."kata kinanti menggoda Tika dan pipi Tika pun bersemu merah digoda seperti itu.


"Tuh kan wajah kamu memerah. hhihihi berarti dugaanku bener ni." goda Kinanti lagi.


"masa bodoh ah aku masuk kamar aja abis digodain Mulu." kata Tika sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya.


++++++++++++++++++++++++++++++++++

__ADS_1


Hai readers setiaku, makasi ya atas dukungan kalian selama ini, jangan lupa tuk terus kasih like, fav, vote dan komen biar author semakin semangat, tapi tolong komennya jangan yang buat author sedih ya walau bagaimanapun dengan kondisi, batuk, sesak, sakit kepala author berusaha tuk tetap update tuk kalian, bukan author minta dikasihani tapi tolong hargai author ya, makasi ya sayang-sayangnya author.


__ADS_2