
Disebuah rumah mewah di kota JJ
"Apa maksud kalian, coba jelaskan ke mami".teriak Indah.
"Apa kalian sedang buat surprise tuk mami atau mau buat mami jantungan".masih teriak Indah dengan emosi.
"Sabar mi, jangan emosi gitu, tenang ya kita dengar dulu penjelasan Arga dan Lisa ya". kata Doni papi Arga menenangkan Indah.
"Apa maksud kalian ingin berpisah, Lisa Arga, mami yakin orangtua kamu juga pasti ngga akan setuju dengan keputusan kalian ini".kata indah masih dengan emosi.
"Lisa udah ngomong sama mamah papah mereka menyerahkan semuanya kepada kita mi Pi karena kan kita yang menjalaninya", "pernikahan ini sudah ngga sehat mi bila diteruskan hanya akan saling menyakiti". jelas Lisa.
"Seperti yang mami papi ketahui pernikahan kita pondasinya ngga kuat, dari awal aku ngga setuju begitupun Lisa tapi kalian tetap meneruskan menikahkan kita". jelas Arga.
"Jadi salah ya keputusan kita menikahkan kalian". kata indah sambil sesegukan menangis.
__ADS_1
"Apa karena belum hadirnya anak diantara kalian yang menyebabkan kalian ingin berpisah?"tanya indah.
"Sudahlah mi ngga usah mencari-cari siapa yang benar dan salah, ini sudah takdir Tuhan". kata Doni.
"Biarkan mereka mencari kebahagian mereka sendiri, kita ngga usah mengatur-atur mereka lagi, kasian mereka". kata Doni panjang lebar seolah menyadari kesalahannya dulu memaksa Arga tuk mengikuti kemauan nya dijodohkan dengan lisa.
"Tapi pi mami masih belum setuju loh". kata Indah.
"Sudahlah mi, iya kita harus legowo dengan keputusan mereka". Doni masih berusaha menenangkan istrinya.
"Terus kalian sudah mengurus gugatan cerai kalian". kata Doni.
"Papi harap kalian berpisah secara baik-baik tak ada permusuhan, ok". kata Doni lagi.
"Lisa, kamu masih tetep jadi anak mami ya walaupun nanti kalian berpisah, kamu sering-sering mau kesini ya, begitupula ka.u Arga tetap jalin silaturahmi dengan keluarga Lisa". kata Indah sambil memeluk Lisa dengan airmata yang masih berlinangan.
__ADS_1
"Maafin mami papi ya sudah membuat kalian menderita". kata indah lagi.
"Mami udah dong nangisnya, tuh mata mami sembab jadi ngga terlihat cantiknya". kata Arga sambil menghapus airmata indah.
"Ada apa ini mata mami sembab gitu pasti abis nangis kan".celetuk Anggi yang tiba-tiba muncul ditengah-tengah mereka.
"Kamu abis darimana dek kok baru keliatan?" tanya Arga.
"Aku ngga kemana-mana kak, aku dari tadi diatas aja dikamarku".jawab Anggi.
"Terus ini kenapa mami nangis, kok mami, papi, kak Arga dan kak Lisa belum menjelaskan?" tanya Anggi.
"Tau ah tanya sama kakak-kakakmu itu, mami malas menjelaskannya". kata indah sambil ngeloyor pergi menuju kamarnya.
"Pi". kata Anggi meminta penjelasan kepada papinya. Doni hanya mengecilkan bahunta sambil berjalan menyusul indah ke kamarnya.
__ADS_1
"Kak Arga, kak Lisa ada apa si, kalian semua myebalkan deh, Adek ngga dianggap dirumah ini, huhuhu".kata Anggi sambil menangis.
"Nanti kita akan bercerita juga kok, jangan sekarang ya, kakak mau tidur siang dulu". kata arga. sambil melangkah menuju kamarnya dilantai 2 disusul Lisa yang mengikuti arga yang sebelumnya memeluk Anggi dan mencium pipinya sambil tersenyum. Saat ini lusa tidaj tahu harus bagaimana, disaty sisi dia senang karena akhirnya semua mengerti dengan keputusan yang diambil Lisa dan Arga, tapi disisi lain dia merasa sedih juga ternya pernikahannya akan berakhir.