Penantian Kinanti

Penantian Kinanti
Bab 64


__ADS_3

Selesai sholat Kinanti dan Ratih jalan beriringan diikuti Ryan.


"Tadi pak Dimas ngomong apa kin." kata Ratih.


"Dia nyuruh aku ke ruangannya jam dua." kata Kinanti.


"Cie cie akhirnya dipanggil juga ama pak Dimas." goda Ratih.


"Apa sih tih, jangan bikin gosip deh ntar sangka orang-orang bener lagi, iya kan pak Ryan." kata Kinanti.


"Iya juga ngga apa-apa Kinan." sahut Ryan.


"Au ah, kalian tuh ya kok jadi kompak gitu sih." kata Kinanti sambil pasang wajah cemberut.


Sampai di ruang kerjanya Kinanti melanjutkan pekerjaannya memasukkan data, membereskan berkas-berkas tuk penagihan di akhir bulan.


" Kinan sudah jam dua tuh." kata Ratih mengingatkan.


" Kenapa sore banged si meeting nya." keluh Kinanti sambil membereskan meja kerja.


"Tih, aku jalan dulu ya, mungkin langsung pulang kalau ternyata meetingnya sampai sore." kata Kinanti.

__ADS_1


"Iya Kinan hati-hati ya." jawab Ratih.


tok tok tok.... "Masuk" jawab suara dari dalam.


Kinanti berjalan masuk kedalam ruangan itu, tampak Dimas sedang duduk di kursi kebesarannya.


"Siang pak, apa kita akan pergi meeting biar saya siapkan berkas-berkasnya." kata Kinanti.


"Ngga Kinan, kita ngga pergi meeting kok, saya cuma mau ngobrol saja sama kamu, bolehkan atau mengganggu waktu kamu!?" tanya Dimas.


"Tumben bapak mau ngobrol dengan saya memangnya mau bahas apa pak?, tanya Kinanti sambil memandang wajah Dimas.


"Oh iya pak maaf." kata Kinanti sambil duduk di sofa berwarna coklat susu yang ada di ruangan tersebut.


"Begini Kinan tanpa sengaja saya melihat kamu mengusap airmata saat kamu sedang dengan Arga di acara resepsi pernikahan saat di kota BB, sebetulnya ada apa, apa Arga sudah kurang aja sama kamu?"tanya Dimas.


"Kok bapak berpikiran seperti itu pak?, tanya Kinanti.


"Pak Arga ngga bersikap kurang aja kok pak." jelas Kinanti.


"Tapi kenapa saat itu kamu mengusap pipi seperti menghapus airmata, jadi kamu jujur aja Kinan kalau benar Arga kurang ajar sama kamu saya akan tegor dia, saya ngga mau dong Arga kurang ajar sama pegawai saya walaupun Arga itu sepupu saya." kata Dimas panjang lebar.

__ADS_1


"Sedikit cerita, masalalu Arga memang kurang menyenangkan, orangtuanya terlalu ikut campur dalam hidup Arga, arga dilarang menikah dengan pacarnya malah dijodohin dengan orang yang tidak dia cintai, akhirnya rumahtangganya kacau dan kayaknya mereka akan bercerai." kata Dimas. Ada rasa trenyuh mendengar ceria dimas tentang Arga.


"Kenapa orangtuanya tidak setuju dengan pilihan pak Arga?" tanya Kinanti. " Apa karena derajat sosial mereka yang berbeda atau karena apa pak?"lanjut Kinanti.


"Saya juga kurang tahu Kinan tentang hal itu, yang saya tahu pernikahan Arga dan Lisa adalah pernikahan bisnis agar perusahaan mereka makin besar." kata Dimas. " Kalau saya ya g diposisi Arga saya pasti akan menolaknya." lanjut Dimas.


" Jadi menurut bqpak pak Arga menerima perjodohan itu?" tanya kinanti.


"Ngga juga Kinan, mungkin kalau bukan karena mami nya kena Serangan jantung mungkin dia sudah kabur." kata Dimas lagi. Berarti apa yang kak Arga ceritain waktu itu benar adanya, dia tidak bohong, batu. Kinanti.


"Kinan kok saya malah cerita tentang kehidupan Arga sama kamu ya padahal kan saya cuma mau nanya tentang di BB."kata Dimas, Kinanti tersenyum.


" Ya ngga apa-apa pak, setiap orang memang punya kisah masing-masing ya pak, pak Arga dengan kisahnya yang mengharu biru, bapak juga myngkin punya kisah juga, begitupula saya." kata Kinanti.


"Ya sudah pak kalau tidak ada lagi yang mau dibicarakan saya balik ke ruangan saya ya pak." kata Kinanti.


"Kenapa harus balik ke ruangamu ini kan sudah jam pulang lebih baik kamu langsung pulang saja." kata Dimas dan Kinanti menganggukkan kepalanya.


*******


Readers...maaf ya ini baru bisa update lagi, itupun sedikit, doain aja authornya sehat selalu biar bisa update terus. Kondisi badan author lagi kurang baik, dari pagi nyesek Mulu, maaf ya readers. Author mohon doanya, agar penyakit yang ada ditubuh author bisa segera hilang, author bisa aktif lagi seperti sediakala, suara author yang hilang bisa balik lagi.

__ADS_1


__ADS_2