Penantian Kinanti

Penantian Kinanti
Bab 29


__ADS_3

Jam empat tigapuluh sore mobil Ivan sudah bejalan keluar dari area pariwisata, sepanjang perjalanan Daffa dan kheysa bergantian menyanyikan lalu anak-anak yang mereka bisa.


balonku ada lima


lupa lupa walnanya


hijau kuning kelabu


melah muda dan ungu


"salah Daffa... bukan ungu tapi bilu", protes Kheysa.


"ungu" Daffa tetep kekeh dengan ungu


"bilu",Kheysa pun kekeh dengan biru


Arga dan Ivan ketawa mendengar pertengkaran mereka.


"Daffa...om mau nanya ni, sebetulnya kamu tau kan kalau yang bener itu biru, tapi kamu sengajakan godain Kheysa", kata Arga lembut. Daffa pun menunduk tersenyum malu sambil menganggukkan kepalanya.


"oke, karena Daffa anak yang pintar jadi daffa harus minta maaf sama kheysa ya sayang", suruh Arga.


"Eca maafin daffa ya udah godain eca, iya aku tau yang benel bilu bukan ungu


", kata daffa sambil memberikan tangannya.

__ADS_1


Eca pun membalas uluran tangan Daffa sambil berkata, " iya Daffa".


"gitu dong itu namanya Daffa anak om, mengakui kesalahannya, om jadi makin sayang sama daffa_, kata Arga sambil mengacak rambut Daffa.


"Ihh om kenapa ci lambut aku diacak-acak Mulu", protes Daffa dengan mimik wajah cemberut.


"maaf ya sayang, sini om benerin", kata Arga sambil merapikan rambut Daffa dengan jarinya.


dert...dert....ponsel Ivan berdering, Tika is calling.


Ivan : assalamu'alaikum tik


Tika :wa'alaikumsalam Van, sudah pulang belum


Ivan : sudah tik, udah mau Deket kok, palingan bentar lagi sampai


Tidak berapa lama mobil Ivan sudah berada di depan rumah Tika, Ivan pun membunyikan klakson mobilnya, dan Tika keluar dari dalam rumah. Ivan, Arga, Daffa dan kheysa keluar dari mobil berjalan menuju Tika.


"Tik. ini peralatan daffa", kata Arga sambil menyerahkan tas berwarna abu-abu.


"oh iya lupa tik kenalin temen aku Arga, yang bantuin jagain anak-anak tadi, dan Ga ini Tika tantenya Daffa". Arga dan Tika pun saling mengulurkan tangan


"makasi ya Van, mas sudah direpotkan hari ini sama Daffa", kata Tika.


"Hai cantik kok ngga cium Tante si", kata Tika saat melihat Kheysa.

__ADS_1


"Kheysa ayo kasih Salim sama Tante, sekalian kita pamit ya Tik", kata Arga. Kheysa pun menghampiri Tika, mencium tangan tika, Tika pun memberikan ciuman di pipi Kheysa.


"Daffa..hayo bilang apa sama kheysa dan om"


"Eca, om Ivan, om ganteng makaci ya, Daffa seneng banget hali ini udah diajak jalan-jalan", kata Daffa dengan lucunya.daffa pun mencium tangan Ivan dan Arga.


"sama-sama sayang", kata Arga dan Ivan.


"Sini om sayang dulu sama Daffa sebab besok om sudah balik ke JJ, jadi ngga tau kapan ketemu Daffa lagi", kata Arga sambil memeluk dan mencium Daffa dengan begitu sayangnya.


"om ganteng halus main lagi kecini biar Daffa bica main lagi cama om", kata Daffa sambil mengencangkan pelukannya ke tubuh Arga dan juga mencium pipi arga


"iya sayang ntar kalau ada waktu om main kesini lagi ya, Daffa jangan nakal ya, dengerin kata Tante dan bunda", kata Arga.


"Iya om, aku ngga akan nakal"


"so sweet ya Tik mereka, dari tadi tuh Daffa nempel terus dengan ayah baru nya", kata Ivan melihat pemandangan dua orang tersebut.


"Iya Tik tadi kita tuh nanyain Daffa mau ngga jadi anak om ganteng, ehh ria bilang mau", kata Ivan menjelaskan saat melihat wajah heran Tika saat mendengar kata ayah baru dan Tika tersenyum mendengarnya sambil bergumam dalam hati, Daffa memang butuh sosok seorang ayah, makanya Daffa bisa cepat dekat dengan laki-laki itu, dan entah kapan bundanya akan memberikan sosok ayah baru tuk Daffa.


++++++++++++++++++++++++++++++++++++


hai teman-temanku terima kasih sudah mampir dimarih, jangan lupa tuk kasih like, vote dan komen biar author lebih semangat.


Oh iya jangan lupa juga tuk mampir ke cerita saya yang berjudul Seputih cinta Karina.

__ADS_1


thanks readers...love u ♥️♥️


__ADS_2