Penantian Kinanti

Penantian Kinanti
Bab 49


__ADS_3

Dert.....dert....., dilirik ponselnya, Danu is calling, Kinanti menggeser tombol hijau yang ada di ponselnya.


Kinanti : ya Hallo pak Danu


Danu : maaf Bu, apa ibu sudah siap, kalau sudah siap ibu turun aja ke lobby ya


Kinanti : oke pak, sekarang ya


Danu : iya


Lalu Danu menutup telponnya.


Kinanti berjalan keluar dari kamarnya menuju lift, sampai di lobby sudah tampak Dimas dan Danu yang sudah menunggunya. Dimas tampak gagah dengan setelan jasnya, begitupun dengan Danu. Mereka menatap kearah Kinanti yang sedang berjalan ke tempat dimana Dimas dan Danu berdiri. Tampak diwajah mereka tatapan terpesona terhadap penampilan Kinanti saat ini.


" Ini Bu Kinanti kan.....wow cantik sekali Bu seperti bukan ibu lohh." puji Danu,


" Makasi pak Danu atas pujiannya, ini kan karena kehandalan si dila " kata Kinanti.

__ADS_1


"Siap Dila Bu?" tanya Danu


"Orang yang dikirim bos tuk merias saya." jawab Kinanti sambil matanya melirik ke arah Dimas.


Sementara itu Dimas masih memandangnya tanpa berkata-kata, lalu timbullah keisengan Kinanti.


" Biasa saja pak melihatnya ntar make up saya luntur lagi kelamaan diliatin bapak, saya memang sudah cantik dari sononya pak." cerocos Kinanti sambil membenarkan rambutnya.


"Siapa yang ngeliatin kamu, saya cuma perhatiin kayaknya dimata kamu ada beleknya tuh " kata Dimas tanpa ekspresi.


"Beneran pak!" kata Kinanti reflek tangannya mau mengusap matanya, dan tiba-tiba tangan Dimas memegang tangan kinanti untuk mencegahnya.


" Lucu...lucu....tumben bos bisa bercanda juga ya." kata Danu, Kinanti yang merasa jadi bahan candaan langsung pasang wajah kesal sambil berkata " ya sudahlah kalau gitu saya balik lagi aja ke kamar, mending saya tidur aja".


"Boleh tapi kamu ngga perlu masuk kantor lagi ya." ancam Dimas. Ihh sebel selalu aja mengancam, batin Kinanti.


"Hayu sekarang kita berangkat, kamu ikut atau balik ke kamar?" tanya Dimas sambil memberikan tangannya kepada Kinanti dengan maksud agar Kinanti menyambut uluran tangannya, tapi Kinanti malah berjalan mengikuti Danu yang sudah lebih dulu menuju mobil yang sudah menunggu. Ada seulas senyum terlihat dari wajah Dimas melihat sikap Kinanti.

__ADS_1


****


Akhirnya mobil mereka sampai juga di gedung tempat resepsi putri pak Rajasa.


Dimas keluar dari pintu mobil, lalu Dimas mengulurkan tangannya kepada Kinanti, Kinanti pun menyambutnya. Setelah Kinanti berdiri sempurna didepan pintu mobil Dimas mencegah Kinanti melepaskan tangannya sambil berkata "aku ingin biarkan kita saling bergandengan, jadi jangan lepaskan tanganmu."


"Tapi pak, gimana kalau nanti ada pacar bapak, bisa-bisa saya dilabrak." ujar Kinanti pelan.


"Kinanti.... kamu ikuti saja apa kata saya ya" kata Dimas penuh penekanan. Mereka memasuki gedung dengan saling bergandengan tangan. Tempat resepsi dihias dengan begitu mewah dan elegan, disebelah kiri gedung tampak laut dengan hamparan pasir putih, alunan lagu terdengar dari suara penyanyi yang tampak sedang bernyanyi. Tamu-tamu berdatangan, banyak rekanan bisnis Dimas yang hadir, dan mereka memuji penampilan Dimas dan Kinanti, tampan dan cantik, mereka berpikir kalau Kinanti adalah pasangan Dimas.


Sementara itu disebelah sudut sana ada sepasang mata yang sejak tadi memperhatikan kedatangan Kinanti dan Dimas, ya dia adalah Arga. Arga begitu terpesona melihat penampilan Kinanti saat itu yang sedang berjalan ke arah dalam gedung, tapi sejujurnya ada perih dihatinya melihat kedekatan Kinanti dan Dimas, ada senyum mengembang dibibir Kinanti, apakah mereka memang benar ada hubungan, Laras terlihat bahagia berada disamping Dimas, benarkah kau sudah melupakanku Laras, batin Arga.


+++++++++++++++++++++++++++++++++++


Hai para pembaca setiaku, maaf ya baru up lagi ni, ngga tau ni kenapa kok author seperti kehilangan inspirasi dalam membuat cerita ini mungkin karena batuk dan sesak jadi author ngga bisa berpikir.


Terima kasih atas dukungan kalian selama ini, jangan lupa tuk like, vote, fav, komen biar author lebih semangat lagi

__ADS_1


Oh iya maafkan kalau ceritanya kurang greget ya, maklum masih proses belajar.


__ADS_2