
Tika pun mengikuti ivan masuk ke dalam rumahnya dan duduk di ruang tamu. Dilihatnya meja makan masih berantakan dengan piring dan gelas kotor, lalu Tika berjalan mendekati meja makan dan membereskan membawa piring dan gelas kotor ke wastafel cuci piring.
"Tika, ngapain kamu disitu, udah biarin aja bentar lagi mbak yang beres-beres datang kok." kata Ivan.
"Van....ini tadi aku mampir beli nasi uduk dan bubur sumsum tuk kalian sarapan, nasi uduk tuk kamu dan temenmu itu, bubur sumsum tuk kheysa." jelas Tika.
"Ya ampun Tik, makasi ya, ngerepotin aja." kata Ivan.
"Iya ngga apa-apa Van kebetulan aku juga memang mau beli sarapan jadi sekalian." jelas Tika.
Lalu tampak Daffa dan Arga yang berjalan ke arah Tika dan Ivan.
"Duh anak Tante udah ganteng banget si, harum lagi, yuk kita pulang sayang bunda udah mau nyampe loh." kata Tika sambil mencium Daffa.
"Bunda Tante, asiikkk!" teriak Daffa sambil matanya menyorotkan kebahagiaan.
"Iya sayang, ya sudah sekarang kamu pamit sama om ya, bilang apa, Oia kok Kheysa ngga keliatan Van." kata Tika.
"Kheysa masih bobo.' jawab Ivan.
"Makaci om Ivan, makaci om ganteng, Daffa pulang dulu ya." kata Daffa sambil menyalami Ivan dan Arga. Arga menyerahkan peralatan Daffa kepada Tika, lalu dia berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan Daffa dan memeluk Daffa erat juga menciumi pipinya.
__ADS_1
"Daffa ngga boleh nakal ya, nanti om main lagi kesini." kata Arga.
"Janji ya om ganteng main cini lagi." kata Daffa dan Arga menganggukkan kepalanya.
Lalu Tika, Daffa, Arga dan Ivan berjalan ke luar rumah mengantar Tika dan Daffa sampai pintu pagar.
Daffa sudah berdiri di bagian depan motor, lalu dia melambaikan tangannya sambil berkata," calamikum, dadah om Ivan, dadah om ganteng."
"wa'alaikumsalam." jawab Ivan dan arga berbarengan.
*******
Sesampainya dirumah Daffa langsung duduk manis dii bangku teras menunggu kedatangan bundanya.
"Aku mau calapannya dilual aja Tante." kata Daffa.
"Kenapa nak?" tanya Tika.
"Daffa mau tunggu bunda Tan." jawab daffa
'Oh ya sudah kalau gitu kamu sarapan sama Mbah Ning ya, Tante makan didalam." kata Tika dan Daffa mengangguk sambil meliarkan matanya menatap jalanan.
__ADS_1
"Bi Ning tolong suapin Daffa ya katanya mau makan diluar sambil nunggu bundanya, itu tuk bi Ning nasi uduk ya tuk Daffa bubur sumsum." jelas Tika.
"Iya mbak Tika." jawab bi Ning.. Daffa makan bubur sumsum dengan lahapnya sambil matanya sesekali menatap jalanan di luar pagar.
"Mbah....kok bunda lama ya." kata Daffa pelan.
"Bentar lagi mas. ini buburnya dimakan lagi ya nanti saat buburnya abis tau-tau bunda sudah ada didepan Daffa " kata bi Ning memberi harapan dan langsung Daffa membuka mulut nya meminta sarapannya lagi. Saat suapan terakhir tampak Kinanti sudah berdiri di depan pagar sambil berkata, " assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumsalam mbak Kinan." kata bi ning
"Bundaaaa." teriak Daffa.
"Bunda.....kok bunda lama ci Daffa Dali tadi udah tunggu-tunggu Bunda loh." kata Daffa.
" Iya maaf ya sayang, jalanannya macet." kata Kinanti.
"Itu buburnya habis ya sayang, anak Bunda pinter, bunda makin sayang deh sama Daffa." kata Kinanti sambil memeluk tubuh Daffa dan mencium pucuk rambut Daffa.
" Daffa juga cayang cama bunda." kata Daffa masih dalam pelukan Kinanti.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++Hai readers setiaku, makasi ya atas dukungannya selama ini. Jangan protes ya karena ketiganya .asih belum ketemu.
__ADS_1
Oh iya jangan lupa tuk kasih like, vote, fav dan kmomen ya biar author lebih semangat
.