Pendekar Kaisar Naga

Pendekar Kaisar Naga
Ch.10 - Kenaikan


__ADS_3

"Kau akan mendapatkan balasannya anak brengs*k." Ucap Xi Ryu dingin pada anak walikota yang masih kesakitan karena terjatuh oleh tendangan Xi Ryu.


"Kalian bangun!! Habisi bocah sialan itu!!." Ucap anak walikota itu kepada kedua Pengawal nya.


Kedua Pengawal itu bangun. Salah satu dari mereka berkata, "Bocah sialan, kuhabisi kau…"


Kedua pengawal itu maju hendak menyerang Xi Ryu. Xi Ryu hanya tertawa kecil, kemudian Xi Ryu bergerak cepat kearah mereka berdua dan memukul perut kedua Pengawal itu memakai tenaga dalam yang besar. Xi Ryu memukul kedua perut Pengawal itu bukan tanpa sebab, Xi Ryu memukul perut mereka memakai tenaga dalam karena Xi Ryu berniat menghancurkan tenaga dalam mereka.


Xi Ryu merasa kekuatan menjadi tidak akan berguna jika dilakukan untuk melakukan kejahatan.


Kedua Pengawal yang meridiannya dihancurkan terpental jauh kebelakang dan akhirnya pingsan karena pukulan Xi Ryu. Anak walikota yang melihat kedua pengawalnya pingsan karena satu pukulan, menjadi ketakutan. Tetapi dia berusaha menyembunyikannya. Anak walikota itu kemudian berkata, "Kau…. Kau akan aku laporkan kepada ayahku dan aku pastikan kau akan dibalas dengan balasan yang lebih menyakitkan, tunggu saja kau…" Anak walikota itu kemudian berlari menjauhi Xi Ryu dengan membawa perasaan dendam.


Xi Ryu hanya tersenyum kecil, dia bergumam, "Tapi kau tidak akan bisa melaporkanku, jika aku membunuhmu." Xi Ryu melihat kearah anak walikota itu, dia berniat untuk membunuhnya.


Tapi saat dipikir-pikir lagi itu bukan pilihan bagus. Xi Ryu berfikir dia tidak perlu membunuhnya, cukup memberinya pelajaran. Toh neneknya juga sudah tidak apa-apa. Lagipula dengan adanya Fu Xiang, anak dari Patriak Sekte Phoenix, Walikota itu tidak akan berani membunuhnya.


Xi Ryu lalu berlari kearah anak walikota, saat jarak antara Xi Ryu dengan anak walikota sudah dekat. Xi Ryu memukul bagian kepala anak walikota itu hingga dia kesakitan dan akhirnya pingsan. Xi Ryu bergumam, "Ini akan menjadi pelajaran untukmu."

__ADS_1


Para penduduk yang melihat pertikaian antara Xi Ryu dan Anak dari walikota sedikit ketakutan, mereka saling bisik berbisik membicarakan Xi Ryu.


"Bukankah dia terlalu berlebihan." 


"Mengerikan, dia monster."


"Hidup anak itu tidak lama lagi."


Puluhan orang membicarakannya, namun Xi Ryu hanya mengacuhkannya, Xi Ryu kemudian pergi dari kerumunan itu dan kembali ke penginapan.


Sesampainya di penginapan Xi Ryu masuk ke dalam kamarnya lalu membaringkan tubuhnya. Dalam hatinya Xi Ryu berkata, "Nyaman sekali, sudah lama aku tidak tidur di ranjang yang empuk." Xi Ryu lalu memejamkan matanya dan tertidur pulas.


Xi Ryu lalu pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka. Sesudah mencuci muka Xi Ryu lalu bersila di atas ranjang dalam hati dia berkata, "Aku harus bertambah kuat."


Xi Ryu terus melakukan teknik pernapasan hingga menjelang pagi, saat itu juga Xi Ryu mengalami kenaikan tingkat, sekarang Xi Ryu berada di tingkat Fana awal.


"Akhirnya aku berada ditingkat fana." ucap Xi Ryu sambil mengusap keringat didahinya, Senyum kesenangan terlihat di raut wajahnya. 

__ADS_1


Xi Ryu keluar dari kamarnya lalu mengetuk kamar Fu Xiang. 'TOK…TOK…TOK'.


"Apa paman sudah bangun?" Xi Ryu sambil mengetuk pintu kamar Fu Xiang. 


Tidak ada jawaban dari dalam. Xi Ryu kemudian bergumam, "Mungkin paman masih tidur." Xi Ryu turun dari lantai atas ke lantai bawah untuk makan. Saat sudah di lantai bawah, Xi Ryu melihat Fu Xiang sedang makan dengan lahapnya, "Heh… Ternyata dia disini."


Xi Ryu mendatangi meja yang di tempati Fu Xiang, lalu Xi Ryu duduk di depan Fu Xiang. Fu Xiang yang melihat Xi Ryu yang berada di depannya menyapa. "Sudah bangun ya? Jika kau ingin makan, pesan saja." Ucap Fu Xiang. Lalu dia melanjutkan makannya kembali.


Xi Ryu berkata, "Ya, terimakasih." Xi Ryu lalu memanggil pelayan. Saat pelayan sudah datang. Xi Ryu berkata, "Aku ingin pesan Ayam goreng spesial porsi besar, satu."


"Baik, apa masih ada yang ingin dipesan?" ucap pelayan itu menawar.


"Tidak ada, hanya itu." kata Xi Ryu.


"Baik, mohon ditunggu." Pelayan itu lalu pergi.


"Paman, aku sekarang sudah berada di tingkat Fana Awal." Xi Ryu memberi tahu Fu Xiang tentang kenaikan tingkat praktiknya. 

__ADS_1


Fu Xiang mengerutkan dahinya, "Kapan kau mengalami kenaikan?" Ucap Fu Xiang, kini makanan di mejanya sudah habis.


"Hmmm… baru saja aku mengalami kenaikan." ucap Xi Ryu dengan senyum. 


__ADS_2