
Metode Matahari, suatu metode peningkatan tenaga dalam dan Tingkatan kekuatan, yang membuat penggunanya dapat mempercepat proses peningkatan tingkatan dan tenaga dalam, dengan cara memanfaatkan energi radiasi dari matahari.
Pengguna metode ini harus extra konsrentasi dan hati-hati, untuk membuat energi panas dari matahari disebarkan keseluruh tubuhnya dan ke pusat tubuhnya.
Jika kehilangan konsrentasi atau tidak hati-hati. Bisa-bisa organ dalam si pengguna akan mengalami panas yang luar biasa dan terbakar, hingga akhirnya si pengguna meninggal.
Karena saat pengguna kehilangan konsrentasinya, pengguna dapat kehilangan kendali energi matahari dan akhirnya energi matahari dengan sangat cepat masuk kedalam tubuh dan akhirnya tubuh yang kebanyakan energi panas matahari meledak menjadi bubur daging.
Metode ini Xi Ryu dapatkan dari Yang Shu, gurunya.
Saat mengajarkan metode ini, Yang Shu berpesan agar dirinya menggunakan metode itu saat berada ditingkat Bumi-Menengah agar tingkat keberhasilannya lebih banyak dari pada tingkat kegagalannya.
Tetapi karena Xi Ryu sangat penasaran akan metode ini, akhirnya dia mencobanya saat berada di tingkat Fana-Awal.
Dan syukurnya Xi Ryu berhasil menggunakan metode itu dan tak ada luka sedikitpun ditubuhnya yang disebabkan metode matahari, hanya rasa kesakitan saja saat menjalaninya.
Metode peningkatan Matahari ini menjadi Metode peningkatan rahasia dari Kekaisaran Xin yang ditemukan oleh Yang Shu, yang mengetahui Metode peningkatan ini hanya 3 orang. Salah satunya yaitu, teman dekat Yang Shu yang menjadi Patriak Sekte besar di kekaisaran Xin. Mereka mengetahui Metode ini karena sengaja Yang Shu beritahu pada mereka, agar generasi muda yang sudah mencapai tingkat Langit bisa dengan cepat mencapai puncak.
Yang Shu sengaja tidak membeberluaskan ke semua sekte aliran putih karena menurut Yang Shu, metode peningkatan matahari ini termasuk metode terlarang yang dapat membunuh siapa saja yang memakainya tanpa hati-hati.
Untuk orang biasa seperti Yang Shu, memakai Metode peningkatan Matahari diwajibkan setidaknya berada di tingkatan Bumi-Akhir. Tidak seperti Xi Ryu yang memiliki tubuh istimewa yang mungkin memiliki peluang berhasil meskipun berada ditingkat Fana-Awal.
Xi Ryu yang merasakan energi yang tak asing dari penjual batu hias itu, kemudian mendekat pada penjual batu-batuan hias itu, yang memang sedang sepi pembeli.
Melihat ada anak berpakaian seragam Sekte Phoenix yang mendekat pada barang dagangannya, penjual batu itu yang semula bermuka suram akhirnya tersenyum cerah.
__ADS_1
Dia berkata pada Xi Ryu, "Oh, apa kau anak dari Sekte Phoenix? Pas sekali kau datang kesini. Disini aku memiliki batu yang berasal dari esensi api phoenix, jika kau membelinya aku akan memberi diskon 50 persen, yang tadinya berharga 20 keping koin emas sekarang menjadi 10 keping koin emas." ucap Pedagang batu itu, sambil membawa batu merah dari kantung kain yang di gendongnya.
"Sepuluh keping emas? Mahal sekali. Dua keping emas, bagaimana?" ucap Xi Ryu yang agak tertarik pada barang yang diceritakan pedagang batu.
"Dua keping emas? Kau ini pelit sekali, bukanya sepuluh keping emas bukan jumlah yang besar bagi seorang pendekar?" ucap pedagang batu itu membujuk Xi Ryu agar membeli batu yang katanya berasal dari esensi api phoenix.
Xi Ryu menimbang-nimbang lalu berkata, "Hmmm, baiklah sepuluh keping emas. Tapi aku ingin dengan batu ini." Xi Ryu sambil menunjuk giok hitam yang dipajang di matras penjual batu itu.
"Baiklah, setuju." ucap Penjual batu itu sambil mengemas batu yang dipesan Xi Ryu kedalam wadah kecil.
"Mana sepuluh keping emasnya?" ucap Penjual batu sambil mengulurkan tangannya, meminta bayaran.
"Ya…Ya… Ini." Xi Ryu sambil memberikan 10 keping koin emas pada penjual batu hias itu.
"Terimakasih nanti datang lagi ya…" ucap pedagang itu sambil memberikan wadah kecil yang dipegangnya pada Xi Ryu.
Sambil berjalan, dalam hati Xi Ryu berkata, 'Sepertinya ini hari keberuntunganku. Jika paman penjual batu itu tahu fungsi dari batu giok hitam ini, dia pasti tidak akan menjual batu giok ini dengan harga 10 keping emas padaku." Xi Ryu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.
Xi Ryu mengambil batu phoenix dari sakunya, lalu dia bergumam, "Yah… Meskipun batu yang dia sebut sebagai batu dari esensi api phoenix ini hanya batu hias biasa tapi aku akan menyimpannya." Xi Ryu sambil melihat batu yang berwarna ke merah-merahan yang ada di genggamannya.
Disisi lain pedagang batu itu berkata dalam hati, 'Aku kaya…. Mendapat sepuluh keping emas yang biasanya menjadi pendapatan bersihku selama tiga bulan, bisa kudapatkan dalam satu hari… Ini seperti mimpi saja.' Pedagang batu itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.
Kembali ke Xi Ryu, Dia hanya berjalan-jalan sambil mencari restoran dengan senyum yang tidak hilang dari bibirnya. Hingga akhirnya Xi Ryu menemukan sebuah restoran yang lumayan besar, Di atas bangunan restoran itu tertulis nama 'Restoran Mutiara'.
Xi Ryu masuk dengan mudah tanpa diperiksa, karena mungkin dirinya memakai seragam sekte phoenix.
__ADS_1
Saat Xi Ryu masuk, aroma masakan yang sangat wangi dan menggoda menyerang hidung Xi Ryu. Xi Ryu lalu berjalan dan duduk di meja paling pojok, dia memang lebih suka meja pojok yang kosong dan jarang diisi.
Pelayan wanita datang mendatangi meja Xi Ryu. pelayan itu memberikan menu makanan restoran pada Xi Ryu, lalu Pelayan itu berkata, "Mau pesan apa tuan?" Pelayan itu sambil bersiap menulis apa yang dipesan Xi Ryu.
"Hmmm, aku pesan… Bubur Tiram porsi besar, Ayam Goreng Spesial, dan Jus Jeruk." ucap Xi Ryu sambil mengembalikan menu makanan yang dipegangnya.
"Baik, tunggu sebentar tuan." ucap Pelayan itu, lalu dia pergi meninggalkan Xi Ryu.
"Ya." ucap Xi Ryu.
Xi Ryu lalu memasukan tangannya pada jubahnya. Xi Ryu mengambil giok hitam yang didapatkannya tadi dan menyimpan batu phoenix. Dalam hati Xi Ryu bergumam, 'Apakah aku dapat menjadi kuat dengan cepat?' Xi Ryu sambil melihat pada giok hitam itu.
Belakangan ini, Xi Ryu sering memikirkan bagaimana keadaan dunia di masa yang akan datang dan juga tentang ramalan yang menyebutkan akan datang kekuatan besar nan jahat yang akan menghancurkan dunia dimasa depan.
Jika yang dikatakan dalam ramalan itu benar, apakah dirinya akan berhasil dalam menghapuskan kekuatan besar nan jahat itu. Atau dirinya akan mati dipertengahan jalan.
Entahlah, Xi Ryu terlalu pusing untuk memikirkan hal itu. Dulu Xi Ryu pernah berfikir menjadi orang yang memiliki tubuh istimewa itu menyenangkan, karena dapat dengan mudah menjadi kuat. Tetapi nyatanya tidak, banyak tugas berat yang harus diselesaikannya.
Dalam otaknya Xi Ryu terus berfikir hingga tidak sadar, kalau pelayan wanita tadi sudah datang bersama dengan makanan yang dipesan Xi Ryu.
melihat pelangganya sedang melamun dengan kepala menghadap bawah dan tangan yang memegang dahi seperti sedang berfikir keras. Pelayan itu menghela nafas, dia menyimpan makanan yang dibawanya pada meja Xi Ryu, Pelayan itu kemudian berkata, "Permisi tuan makananya sudah sampai."
Xi Ryu yang merasa lada suara di dekatnya terkaget. Xi Ryu lalu tersadar dari lamunannya. Dia berkata, "Maaf Nona aku tadi ketiduran." Xi Ryu ngasal memberi alasan.
"Ohh iya tidak apa-apa, ini makananya silahkan dinikmati…" Pelayan itu lalu pergi meninggalkan Xi Ryu.
__ADS_1
Saat berjalan menjauh dari Xi Ryu, dalam hati pelayan itu berkata, 'Apa bisa ya, tidur dengan mata terbuka?.' pelayan itu sambil bergidik ngeri.