Pendekar Kaisar Naga

Pendekar Kaisar Naga
Ch.16 - Menangkap Ikan


__ADS_3

Keesokan harinya Xi Ryu bangun dari tidurnya. Xi Ryu melihat Fu Xiang masih terkapar tak sadarkan diri disisinya, sedangkan Fu Chen menghilang entah kemana, mungkin dia sedang mandi atau mencari makanan. Entahlah, Xi Ryu tak mempedulikannya. Lagi pula Fu Chen pasti bisa melindungi diri dari bahaya.


Xi Ryu bangkit dari duduknya lalu mengusap matanya, Xi Ryu bergumam, "Kenapa tubuh ini terasa sakit, aku rasa saat kemarin malam baik-baik saja." Xi Ryu sambil melakukan peregangan.


10 menit berlalu, Xi Ryu sudah selesai melakukan peregangan. Xi Ryu dengan semangat berkata, "Meskipun tubuhku ini masih terasa sakit, tetapi tidak apa-apa. Saatnya mandi di sungai." Xi Ryu lalu berlari dengan kecepatan sedang menuju sungai.


Tak butuh waktu yang lama, Xi Ryu akhirnya sudah sampai di sungai. Sungai yang lumayan luas dan airnya pun jernih. Tanpa berlama-lama Xi Ryu menyimpan pedang, membuka semua penghalang yang menutupi kulit dan ulat bulu itu, setelah selesai membuka semuanya, Xi Ryu menyebur kedalam sungai.


'BUARR' Suara Xi Ryu menceburkan diri di dalam sungai.


"Ahh… Segar sekali. Sudah lama aku tak mandi, terakhir aku mandi… kalau tidak salah, saat aku berada di penginapan." Xi Ryu kemudian menegelamkan diri.


"BUAKHH…" Xi Ryu yang menyudahi menyelamnya sambil mengusap-usap mukanya. "Sepertinya menangkap ikan di sungai ini bukan ide buruk."

__ADS_1


Xi Ryu lalu pergi ke daratan, dia mencari kayu untuk dipakai menangkap ikan. Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, Xi Ryu akhirnya mendapatkan kayu. Dia pergi ke tempat dimana pedangnya disimpan, lalu dengan pedangnya Xi Ryu menajamkan ujung kayu.


"Baiklah, dengan begini aku pasti akan mendapat ikan." gumam Xi Ryu. 


Xi Ryu melompat kearah Sungai, lalu Xi Ryu menyelam ke daerah sungai yang agak dalam. Karena setahunya Ikan-ikan besar biasanya hanya berada dibagian sungai yang agak dalam.


Dan ternyata benar saja, disana banyak ikan-ikan besar mengumpul, tanpa basa-basi lagi Xi Ryu langsung melemparkan kayunya kearah ikan-ikan yang sedang berkumpul.


3 ikan besar didapatkan Xi Ryu sekaligus. Xi Ryu lalu mengambil kayu itu. Lalu Xi Ryu berenang ke atas untuk mengambil nafas.


"Hah…Hah…Cukup mudah ternyata, aku pikir akan sulit." Xi Ryu kembali mengambil nafas lalu menyelam kembali.


Lagi-lagi Xi Ryu dengan cepat mendapatkan ikan. Dalam 5 menit Xi Ryu menyelam, Xi Ryu sudah mendapat 7 buah ikan besar. Karena Xi Ryu pikir ini sudah cukup untuknya, Xi Ryu kemudian berenang ke atas, untuk mengambil nafas. Lalu Xi Ryu pergi ketepian.

__ADS_1


Saat Xi Ryu benerang ketepian, dia menyadari kalau 2 ikan miliknya terlepas dan mengambang di air. Saat Xi Ryu sudah berada ditepian, Xi Ryu baru sadar kalau ikannya terlepas dan hanya tersisa 5 buah.


"Ahh, sial kenapa harus terlepas." Xi Ryu lalu berenang kembali disungai, dia berniat membawa kembali ikan yang terlepas.


Tetapi saat Xi Ryu sudah berenang, tiba-tiba sebuah mulut yang panjang keluar dari sungai dan memakan dua ikan milik Xi Ryu. Melihat kejadian itu, bukannya marah, Xi Ryu menjadi antusias.


Dalam hatinya Xi Ryu berkata, 'Sepertinya aku akan makan dengan sangat kenyang hari ini.'


Xi Ryu kemudian berenang dengan cepat, menyusul buaya itu. Saat sudah berada di atas buaya itu, Xi Ryu mengarahkan kayu itu kearah kepala buaya itu, lalu dengan cepat Xi Ryu melemparkan kayu itu, hingga kayu itu menusuk kepala buaya itu.


Tidak butuh waktu lama, tubuh buaya itu kejang-kejang dan kemudian buaya itu mati. Melihat buaya buruannya sudah mati. Xi Ryu mendekatinya dan membawanya ketepian dengan senyum lebar terpasang di wajahnya.


Saat sudah sampai di tepian sungai, Xi Ryu menyimpan buaya itu ditanah. Lalu Xi Ryu memakai kembali bajunya. Sesudah memakai baju, Xi Ryu mengangkat buaya itu dan membawanya bersama ikan miliknya ketempat istirahat dirinya. Pagi ini, Xi Ryu akan makan dengan kenyang. 

__ADS_1


__ADS_2