Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
MANTRA SIHIR


__ADS_3

Ke esokan harinya Sin liong mengajak Cia tong lay,ke sebuah ruang rahasia yang ada di dalam istana pulau es.


Sin liong berpesan pada istrinya agar untuk beberapa hari dia dan cia tong lay akan bermeditasi dan tak ingin di ganggu oleh siapapun.


Sin liong dan Cia tong lay berjalan mengikuti lorong lorong rahasia yang ada di pulau es.


Sin liong menghentikan langkahnya di sebuah ruang yang lumayan besar sebuah batu besar yang Di penuhi es dan sebuah meja besar juga di selimuti es.


" Lay er duduklah kamu di batu besar itu."


" Baik suhu."


cia tong lay pun berjalan dan sekali lompat di sudah duduk bersila di atas batu besar itu.


Hawa dingin langsung menyelimuti tubuh Cia tong lay,seumur hidupnya baru kali ini dia merasakan hawa dingin yang begitu menusuk tulang tulangnya.


Cia tong lay berusaha mengaliri tubuhnya dengan hawa murni agar tubuhnya menjadi hangat,tetapi hawa murninya tak mampu untuk melindungi tubuhnya dari rasa dingin yang begitu menyiksa tubuhnya.


" Lay er jangan kamu lawan hawa dingin yang merasuki tubuhmu,semakin kamu lawan dengan hawa murnimu semakin kuat rasa dingin yang kamu rasakan.


karena batu yang kamu duduki adalah batu es abadi yang takan pernah cair walau di bakar dengan api sekalipun."


Cia tong lay mendengar bisikan dari gurunya yang hanya bisa mengikuti apa yang di katakan gurunya.

__ADS_1


Perlahan dia menghentikan hawa murninya yang keluar dari pusarnya.


kini rasa dingin yang menyiksanya membuat tubuhnya menggigil dan bergetar.


Tubuh Cia tong lay,perlahan membeku dan mengeluarkan salju di sekujur tubuh dan rambutnya.


walaupun tubuh cia tong lay sudah mulai membeku tetapi perlahan rasa dingin di dalam tubuhnya menghilang.


" Suhu..apa yang terjadi kenapa rasa dingin itu perlahan menghilang?"


" Itulah keajaiban dari batu es abadi itu lay er.


sekarang coba kamu ikuti mantra yang suhu ucapkan."


" Baik suhu."


sin liong mengucapkan mantra berulang ulang.langit langit dinding seakan bergetar batu es yang diduduki cia tong lay pun ikut bergetar.


Membuat suasana mirip seperti gempa bumi yang sangat dahsyat.


tubuh sin liong mengambang di udara dan perlahan tubuh Cia tong lay juga naik dan mengambang dengan masih keadaan duduk bersila.


Kini sin liong dan cia tong lay saling berhadapan di atas udara sambil mulut komat Kamit membacakan sebuah mantra sihir.

__ADS_1


Hampir setengah jam mereka berada di udara akhirnya perlahan tubuh mereka turun kembali .


" Lay er,bukalah kedua matamu dan rasakan kekuatanmu yang akan semakin bertambah.


Cia tong lay lalu membuka kedua matanya,dan dia merasakan kekuatan yang sangat besar perlahan masuk kedalam tubuhnya.


" Suhu mengapa ini terjadi suhu,kekuatan apa ini suhu."


Cia tong lay mulai panik,kerena kekuatanya semakin tidak terkendali.


tubuhnya semakin lama semakin membengkak dan pakaiannya mulai robek.


" Lay er tenanglah..salurkan semua kekuatan yang ada di dalam tubuhmu,dan lepaskan kekuatan itu di meja yang ada di hadapanmu."


Cia tong lay lalu menyalurkan kekuatan yang maha dahsyat itu ke kedua tangannya dan lalu melepaskan pukulan jarak jauh ke meja besar yang ada di hadapannya.


Sungguh di tak percaya,kekuatan yang sangat besar yang hampir membuat tubuhnya meledak seperti tenggelam di meja yang di selimuti es itu.


" Suhu apa yang terjadi suhu,mengapa kekuatan yang sangat besar itu menghilang?"


Sin liong hanya tersenyum,dia tidak bisa menjelaskan apa yang telah terjadi.


karena sampai sekarang pun Sin liong belum mengetahui jawabanya saat dirinya menciptakan jurus mata dewa salju dan kekuatannya tiba tiba hilang di meja yang di lapisi oleh es abadi itu.

__ADS_1


__ADS_2