Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
BUNGA MAWAR HIJAU


__ADS_3

Mungkin karena kelelahan Sin liong tertidur sampai seharian sehingga perutnya terasa sangat lapar.


Hem..


baiklah saya akan mencari kelinci atau ayam hutan,sin liong pun pergi keluar gua dan mencari kelinci atau ayam hutan.


tak membutuhkan waktu yg lama,sin liong telah mbawa seekor ayam hutan yg sangat gemuk lalu ayam itu di sembelihnya.


setelah selesai menyembeli ayam,sin liong mulai mencari kayu bakar yg terdapat di depan mulut gua.


setelah mengumpulkan kayu,sin liong lalu membuat api dan mulai membakar ayam hutan itu,hanya butuh waktu satu jam ayam bakar siap di santap sin liong.


sambil menikmati ayam bakar,sin liong menunggu datangnya malam untuk menunggu bunga mawar hijau muncul.


akhirnya ayam bakar telah berpindah keperut sin liong.dia pun membersihkan sisa daging ayam yg menyangkut di gigi giginya.


Hem tinggal beberapa jam lagi malam akan datang,sebaiknya aku bersemedi untuk mengumpulkan hawa murni yg telah banyak keluar akibat pertarungan dengan monster yg telah berubah wujud menjadi brahmana.


malam pun telah tiba,terlihat bulan telah muncul yg menyinari bumi dengan sangat indahnya.


malam ini malam purnama,dimana bunga mawar hijau akan muncul dari sebuah telaga.

__ADS_1


bunga yg sangat di cari oleh para pendekar di dunia persilatan.


sin liong pun menunggu bulan purnama yg akan menyinari tepat di atas telaga yg ada di dalam gua.


karena bagian atas gua itu ada sedikit lubang yg berada tepat di atas telaga.


malampun semakin larut,bulan purnama semakin tinggi dan akhirnya bulan purnama tepat berada di atas kepala.


sehingga sinar bulan purnama kini menyinari telaga yg ada di dalam gua melalui lubang di atas.


perlahan air telaga bergerak dan mengeluarkan gelembung gelembung seperti air yg sedang mendidih.


seketika ruangan gua menjadi wangi aroma bunga mawar,sungguh baru pertama kali sin liong mecium aroma wangi bunga mawar sewangi ini.


walaupun agak berbau amis,tetapi wangi yg keluar dari bunga mawar mengalahkan bau amis sehingga ruangan gua menjadi sangat harum.


sin liong lalu masuk kedalam telaga dan berendam selama setengah jam atas saran brahmana prachande.


lalu sin liong mengambil sumpit besar yg ada bekas milik brahmana prachande yg tertinggal di dalam gua.


dengan hati hati,sin liong mengambil bunga mawar hijau yg mengeluarkan bau khas bunga mawar.

__ADS_1


setelah berhasil sin liong meletakkannya di sebuah batu yg ada di dalam gua,lalu sin liong menunggu hingga dua jam.


setelah dua jam,buanga mawar hijau telah aman di sentuh lalu sin liong membungkusnya dengan kain dan memasukan kedalam jubahnya.


setelah berhasil mendapatkan bunga mawar hijau sin liong tersenyum.


lay er,bersabarlah kamu akan sembuh sin liong berbicara di dalam hati.


sambil menunggu pagi,sin liong bersemedi untuk memulihkan tenaga yg selama ini telah terkuras .


karena besok pagi dia akan melakukan perjalanan yg sangat jauh ke kota Nanking dimana murid kesayangannya terkulai tak berdaya.


sin liong dengan kusuk bersemedi mengumpulkan hawa murninya.


keesokan paginya,ketika matahari mengintip dari selah selah dedaunan sin liong membuka matanya.


hawa pagi yg sangat sejuk membuat tubuhnya merasa sangat segar,lalu di membersihkan tubuhnya di air telaga.


setelah selesai sin liong dengan ilmu meringankan tubuhnya pergi meninggalkan gunung kembar dengan wajah yg sangat gembira.


sin liong membiarkan peti peti yg berisikan emas emas itu,biarlah peti ini tersimpan di sini,atau dia akan memberi tahukan kepada penduduk kota suciang agar emas emas ini di bagikan kepada para penduduk desa.

__ADS_1


__ADS_2