
Sin liong meletakan cia tong lay yg terluka di sebuah meja.hatinya sangat teriris saat melihat murid atau anak angkatnya yg sejak bayi sudah di rawatnya.
seluruh tubuh cia tong lay pucat bibirnya putih mengering.
dan di sekujur tubuh muridnya penuh dengan luka yg sudah mengering,sin liong pun berusaha mengalirkan tenaga murninya ketubuh cia tong lay.
aliran tenaga murni ygmengalir ketubuh cia tong lay perlahan membuat tubuh cia tong lay
menjadi lebih baik,akhirnya sin liong menghentikan hawa murninya dan melepaskan kedua telapak tangannya dari tubuh sin liong.
sin liong lega,muridnya telah selamat dari kritis akibat siksaan yg telah di berikan oleh para penghuni pulau neraka ini.
kini dirinya tidak menyesal,telah membunuh cucu dan majikan pulau neraka.
" lay er bertahanlah,suhu berusaha untuk mengobati luka lukamu."
sin liong pun kembali mengobrak Abrik ruangan di istana pulau neraka.
dia mencari beberapa pakaian yg ada di dalam ruangan pulau neraka.setelah dia menemukanya sin liong pun memakaikan pakaian ketubuh cia tong lay yg hanya memakai celana yg mulai banyak robek.
sin liong juga mengganti pakaiannya,karena tubuhnya juga hanya di balut celana dan bajunya hancur karena terbakar oleh api yg keluar dari tubuh Adnan.
sin liong pun membawa cia tong lay ke luar dari pulau neraka itu.dan meninggalkan mayat majikan pulau neraka begitu saja
dengan sisa sisa tenaganya,sin liong masih bisa bergerak sangat cepat sehingga kakinya tidak menjejakan tanah seperti orang yg sedang terbang sambil membopong muridnya yg sedang terluka.
akhirnya sin liong menemukan sebuah kota kecil,dan penduduknya tidak terlalu ramai.
__ADS_1
sin liong dengan sikap yg tenang sambil membopong muridnya bertanya kepada salah satu penduduk untuk mencari tabib yg bisa menyembuhkan muridnya.
walaupun sin liong memiliki ilmu pengobatan yg lumayan sakti,tetapi sin liong tidak memiliki bahan untuk membuat obat.
sin liong pun bertanya kepada seorang penduduk yg di jumpainya di kota nanking.
" tuan dimanakah ada tabib di sini?"
" ada apa tuan,siapa yg sakit."
sambil memperhatikan sin liong dari ujung sampai kepala,serta pemuda yg di gendongnya.
" anak saya sedang terluka tuan,mohon di beri petunjuk dimana rumah tabib di kota ini."
sin liong sengaja tidak menyebut murid kepada cia tong lay agar tidak mencurigakan.
" terima kasih tuan,atas petunjuknya."
sin liong pun berlari menuju tempat tabib yg di tunjukan oleh orang itu.
sin liong sengaja tidak menggunakan ilmu meringankan tubuhnya,dia berlari seperti orang biasa agar tidak mencurigakan saat para penduduk melihatnya.
sin liong pun tak menyadari kalau orang yg di jumpainya adalah seorang tabib sakti yg telah lama tinggal di kota Nanking
di dunia persilatan di di kenal Tabib dewa berwajah seribu dan bernama Ling Qio.
Tabib Dewa berwajah seribu masih keturunan dari Dewa obat,tetapi dewa obat telah ratusan tahun telah menghilang.dan Ling Qio yg sejak kecil sudah di gembleng oleh seorang tokoh sakti Wang lo atau pendekar tanpa wajah.
__ADS_1
dunia persilatan menyebutnya karena wajahnya tak pernah terlihat karena selalu di tutup oleh topeng.
setelah berhasil menyerap ilmu dari Wang lo,akhirnya Ling Qio yg tak suka dengan kekerasan wali ilmu silatnya sangat tinggi.
Ling Qio lebih memilih menjadi penduduk biasa,tetapi saat dia sedang membersihkan sebuah gudang dia menemukan ruang rahasia yg menyimpan sebuah kitab obat
peninggalan kakek buyutnya dewa obat.
Ling Qio pun girang bukan main,bertahun tahun dia mempelajari kitab itu dan berhasil menguasai ilmu obat tingkat tinggi.
semenjak Wang lo mengusai ilmu obat dia sering berkelana dan menyembuhkan ke seluruh negri dan sudah mengobati banyak orang yg terluka baik dari dari para pendekar maupun dari penduduk biasa.
sin liong pun telah sampai di sebuah rumah tabib yg di tunjukan oleh penduduk tadi.walau di sepanjang jalan sin liong selalu di perhatikan oleh para penduduk nangking,sin liong tak perduli nyawa muridnya lebih penting.
sin liong memperhatikan di sekeliling rumah,tampak sepi.
seorang muncul dari dalam rumah yg membuat jantung sin liong hampir berhenti.
" tu..tuan.."
sin liong sampai tergagap karena melihat orang itu tak lain yg di jumpai di jalan tadi.
Ling Qio tersenyum,dan menyuruh masuk sin liong.cia tong lay yg tak berdaya di letakan di sebuah pembaringan yg terbuat dari kayu.
Ling Qio mulai memeriksa cia tong lay,dirinya sangat terkejut,sin liong juga mengetahui dari ekspresi orang itu karena kerutan di keningnya.
sungguh tubuh yg sangat langka,mampu bertahan selama ini.
__ADS_1
batin Ling Qio