
Sin liong membalikan tubuhnya dan sekali lagi menatap manusia batu itu.
apakah mustika batu merah itu berada di mata manusia batu ini?
sin liong hanya bisa berbicara di dalam hati.
Melihat sin liong kembali membalikan tubuhnya membuat manusia batu itu kembali marah,dan memandang sin liong dengan kedua mata yg bersinar kemerahan.
benar itu mustika batu merah,sin liong berteriak.
mendengar sin liong menyebut mustika batu merah,manusia itu mundur.
mulutnya terbuka lebar,sin liong mengetahui perubahan dari manusia batu itu.
dia juga terkejut tenyata yg membuat manusia batu itu bisu karena manusia batu itu tidak tidak memiliki lidah.
sin liong mendekati manusia batu itu,tetapi sungguh di luar dugaan manusia batu itu menyerang,naluri manusia batu itu menyadari kalau hidupnya dalam bahaya.
kini sin liong harus berjumpalitan,keudara karena serangan manusia batu itu yg sangat cepat.
walau manusia batu itu tak memiliki ilmu silat,namun manusia batu itu mempunyai kekuatan yg sangat besar dan kecepatan yg membuat sin liong harus mengandalkan ilmu meringankan tubuhnya untuk menghindari dari serangan manusia batu.
pukulan manusia batu selalu mengenai tempat yg kosong,sehingga dia menjadi sangat marah.
sin liong berusaha menguras tenaga manusia batu,dengan hanya menghindar dari serangan manusia batu.
pukulan dan tendangan manusia batu semakin gencar yg membuat sin liong harus lebih hati hati.
saat manusia batu menghantam dinding goa,membuat Diding goa menjadi berlubang yg sangat dalam.
merasa di permainkan manusia batu kini mempercepat serangannya yg membuat sin liong menjadi kewalahan.
__ADS_1
kalau begini terus goa ini bisa hancur akibat salah pukulan manusia batu yg salah sasaran.
sin liong pun kini harus mengeluarkan jurus tapak dewa ,
dug dug dug
tiga pukulan tepat mengenai tubuh manusia batu
sehingga membuat manusia batu mundur beberapa langkah.
pukulan sin liong tidak berarti apa apa,karena sedikitpun manusia batu tidak terluka.
sin liong kembali mencoba memukul dengan jurus tapak dewa ke tubuh manusia batu.
walau sudah beberapa kali terkena pukulan dari sin liong manusia batu sedikitpun tidak terpengaruh.
pukulan sin liong hanya membuat manusia batu mundur beberapa langkah dan kembali menyerang sin liong.
untuk kesekian kalinya,manusia batu terkena pukulan dari jari telunjuk sin liong membuat beberapa lubang di tubuh manusia batu.
walau tubuh manusia batu banyak terkena pukulan dari sin liong dan tubuhnya juga terdapat banyak lubang akibat jurus naga langit tetapi tidak mengurangi kecepatan dan kekutan manusia batu menyerang sin liong.
serangan manusia batu sekarang membabi buta,membuat sin liong lebih mudah untuk menghindar kembali manusia batu terkena pukulan dari sin liong sehingga manusia batu semakin marah.
sin liongpun ingin mengakhiri pertarungan denah manusia batu,karena Diding goa sudah mulai runtuh akibat pukulan dari manusia batu yg salah sasaran.
kini sin liong berkonsentrasi,aliran darah di tubuhnya mengalir dengan cepat.
jurus dewa Manggapai rembulan
duar..
__ADS_1
kali ini manusia batu terjengkang,akibat pukulan sin liong membuat manusia batu terseret kebelakang hingga beberapa meter.
dan terhenti saat tubuh manusia batu menghantam dinding goa.
tangan kanan manusia batu hancur akibat manusia batu menahan pukulan sin liong dengan tangan kanannya.
sin liong pun menghentikan serangannya,kini dia menatap manusia batu yg sudah tak berdaya.
perlahan sin liong mendekati manusia batu.
" maaf saya hanya ingin mengambil mustika batu merah yg ada padamu."
manusia batu memandang sin liong dengan lemah tak berdaya.
seperti sudah menyerah manusia batu memberikan satu matanya yaitu mustika batu merah kepada sin liong.
sin liong pun menerimanya dan mengucapkan terima kasih kepada manusia batu.
setelah memberikan sebuah matanya kepada sin liong,manusia batu itupun pergi meninggalkan sin liong dan masuk kedalam goa yg dalam.
sin liong hanya bisa menatap punggung manusia batu dan menghilang dalam kegelapan ruangan goa yg sangat gelap.
sin liong akhirnya menarik napasnya dalam dalam dan membuangnya perlahan.
sambil menunggu pagi,sin liong duduk di mulut goa sambil kembali menikmati api unggun yg sudah hampir padam.
sin liong bersyukur,mustika batu merah telah di dapatkanya.
kini tinggal satu lagi,sin liong harus mencari bunga mawar hijau.
untuk mengobati muridnya cia tong lay
__ADS_1