Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
MENYERGAP KAISAR


__ADS_3

Malam itu tabib Ling dan cia tong lay bergerak.mereka mengendap endap dari atap satu ke atap satunya lagi.


Gerakan mereka sangat lincah,dengan cepat mereka telah sampai di gerbang istana.


lalu mereka memperhatikan situasi gerbang istana untuk memastikan kapan mereka akan bertindak.


" Tuan muda,sepertinya kita harus lebih hati hati lagi karena banyak sekali prajurit di gerbang istana."


" Benar tabib Lin,kita harus menunggu saat yang tepat dan saat mereka lagi lengah."


Cia tong lay dan tabibi Lin,menunggu beberapa saat untuk memastikan situasi aman agar mereka dapat melewati gerbang istana tanpa di ketahui prajurit.


" Tuan muda sepertinya mereka sedang lengah mari kita cepat bergerak."


Cia tong lay pun mengangguk,dengan sangat lincah mereka bergerak tanpa di ketahui oleh para prajurit yang sedng berjaga.


Saat telah sampai di atap istana,mereka mengendap mencari suasana yang agak gelap agar tidak di ketahui para prajurit yang berpatroli di sekitar istana.


Tetapi saat mereka ingin bergerak,dari persembunyian mereka satu bayangan juga sedang mengendap endap di atas atap istana.


" Tabib Lin,lihat itu."


cia tong lay menunjuk kearah seseorang yang mengendap endap lain arah dengan tujuan mereka.


" Siapa dia tuan muda,mengapa dia mengendap endap seperti kita?"


" Hem sepertinya arahnya menuju ruang tahanan,mau apa dia kesana?

__ADS_1


" Pergerakannya sangat mencurigakan tuan muda,bagaimana kalau dia kita iKuti tuan muda?"


" Sepertinya lebih baik begitu tabib Lin."


Mereka pun mengikuti bayangan yang menunju ruang tahanan.


bayangan itu tak lain Hong Tien,yang di tugaskan untuk membunuh jendral jei dengan cara seolah jendral jei bunuh diri.


Cia tong lay dan tabib Lin terus mengikuti sampai ke ruang tahanan,tetapi alangkah terkejutnya mereka dengan leluasanya orang itu masuk tanpa di hentikan oleh penjaga tahanan.


" Apa yang terjadi tabib Lin?


mengapa penjaga itu tidak menghentikan dia?"


" Sepertinya ada hal yang sangat mencurigakan tuan muda?"


" Lebih baik kita cepat keruang kaisar,untuk melaporkan apa yang terjadi tuan muda."


Mereka pun memutar arah,tabib Lin yang telah beberapa hari telah menyusup kedalam istana,dengan mudah mengetahui letak ruang kaisar.


Kaisar yang sedang melamun,karena memikirkan kejadian tadi siang membuat dia sangat susah untuk tidur.kaisar yang tidak ingin di temani permaisurinya karena pikirannya sangat kalut membuatnya


malam ini dirinya hanya ingin sendiri di kamarnya.


Cia tong lay dan tabib Lin,langsung masuk keruangan kaisar Dan segera menyergapnya agar kaisar tidak berteriak untuk mengundang pengawal masuk kedalam ruanganya.


Kaisar sangat terkejut,melihat kedatangan cia tong lay dan tabib Ling yang tidak di kenalnya.

__ADS_1


ingin dia berteriak tetapi tabib Lin langsung menyumpal mulutnya sehingga dia tak mampu berteriak.


" Maaf paduka,kami bermaksud baik pada paduka kedatangan kami hanya ingin menawarkan kerja sama dengan paduka."


Tabib Lin membisikan ketelinga kaisar,lalu dia memandang cia tong lay dan tabib Lin Dan memberikan isyarat kalau dia setuju.


Yabib Lin melepaskan dekapannya,dan langsung memberi hormat pada kaisar.


" Spa yang ingin kalian tawarkan pada saya?"


Cia tong lay lalu,membuka topengnya dan menjura pada kaisar.


" Maaf paduka apakah paduka mengenal saya?"


" Kamu..bukankan kamu pemuda yang ada di sayembara itu?''


" Benar paduka,saya adalah murid dari Sin liong atau pendekar naga langit.


" Hem..sudah kuduga,kamulah pendekar pulau es.


kemanakah gurumu,mengapa tidak ikut apakah kamu yang sudah berani mendekap seorang kaisar?"


sambil menunjuk tabib Lin.


" Maaf paduka,saya adalah Lin qio.dan bukan pendekar naga langit.'


tabib Lin pun membuka topengnya tampaklah wanita tua yang memiliki rambut dan jenggotnya telah memutih.

__ADS_1


__ADS_2