
ciu yin sangat terperanjat, melihat kitab kuno itu sejak kecil ciu yin sudah belajar huruf huruf kuno ciu yin jg senang membaca buku buku tulisan kuno di perpustakaan di perguruan kun lun pai.
sehingga dia bisa membaca tulisan kuno yg ada di kitab jurus pedang sakti.
cia tong lay yg memperhatikan kedua gadis itu, hatinya berdegup kencang saat melihat kedua gadis itu menemukan dua buah kitab yg di letakan di dekat pakaian yg di jemurnya.
dengan mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya, dia berusaha merebut kitab yg ada di tangan ciu yin dan tao cin.
sekelebat bayangan yg begitu cepat, langsung merebut kedua kitab dari tangan kedua gadis itu.
gerakan bayangan itu begitu cepat, sehingga kedua gadis itu tidak menyadari kalau kedua kitab itu telah lenyap dari tangan mereka.
" yin suci...apa yg telah terjadi??"
" cici tidak tau cin moy, siapa yg telah melakukan ini."
mereka berdua jg sangat terkejut,saat melihat
pakaian dan golok telah raib.
" ada penyusup, mari kita melaporkan kejadian ini pada subo cin moy."
__ADS_1
kedua gadis itupun segera kembali ke asrama putri perguruan kun lun.
sementara cia tong lay merasa lega, lepas dari kedua gadis itu setelah memakai pakaian kesukaanya yg berwarna hijau, dia pun lalu menyimpan kitab dan goloknya. cia tong lay dengan pakaian hijau ini membuatnya bertambah tampan.
rambutnya di ikat,sehingga orang lain bila melihat cia tong lay, akan menyangka kalau dia adalah keluarga bangsawan.
cia tong lay pun melanjutkan perjalananya ke perguruan kun lun pai.
tidak membutuhkan lama, cia tong lay telah sampai di depan gerbang perguruan kun lun pai cia tong lay, merasa takjub dengan kemegahan perguruan ini. gerbangnya begitu besar.
memang selama sun pek menjabat ketua di perguruan kun lun pai, perubahan besar terjadi di perguruan ini. banyak bangunan baru di bangun. asrama putri dan putra di pisah oleh tembok yg sangat tinggi.
bagi murid murid perguruan, tidak boleh melanggar peraturan yg sudah ditetapkan kerena hukuman bagi yg melanggar hukumanya sangat berat sehingga para murid dari kun lun pai tidak berani melanggar peraturan yg sudah di tetapkan.
" berhenti..!siapakah taihiap ini?
ada keperluan apakah taihiap datang keperguruan kami?"
cia tong lay juga tersenyum ramah kepada anggota perguruan kun lunpai, perlakuan penjaga itu sangat sopan.
" maaf tuan, saya kemari ingin bertemu dengan kakek guru cing sun dan kakek guru su pek."
__ADS_1
penjaga itu memperhatikan cia tong lay, siapa sebenarnya anak muda itu. penampilan pemuda di hadapanya seperti bangsawan.
" maaf taihiap, ada keperluan apa taihiap ingin berjumpa dengan ketua..?"
" saya hanya ingin menyampaikan sesuatu dari guru saya kepada mereka berdua."
" bolehkah saya tau taihiap, karena sudah kewajiban saya untuk memeriksa tamu yg ingin berjumpa dengan ketua."
" ada apa sute,siapakah orang ini?"
seorang murid perguruan lain datang menghampiri mereka dan langsung bertanya kepada adik seperguruanya.
" suheng taihiap ini, ingin bertemu dengan ketua karena ada sesuatu itu yg ingin di sampaikan."
" hem..siapakah taihiap ini, maaf ketua tidak dapat bertemu dengan orang sembarangan."
cia tong lay masih tersenyum, dirinya tidak tersinggung walau pertanyaan anggota perguruan ini agak tegas dan kasar.
" baiklah tuan, saya adalah cia tong lay. saya di perintahkan oleh guru saya yg bernama sin liong. ingin menyampaikan sesuatu kepada kakek guru cing sun."
" apa????"
__ADS_1
kedua murid perguruan itu sangat terkejut, ketika pemuda itu menyebut nama sin liong.