
" Bagaimana keadaan tuan muda,apakah tuan muda terluka?"
" Saya tidak apa apa tabib Lin,hanya saja saya mengalami sesak di dalam dada saya saat berbenturan tenaga dalam dengan pendekar bayaran itu."
" kita harus lebih hati hati lagi tuan muda,sepertinya musuh musuh kerajaan memiliki ilmu yang sangat tinggi."
" Begitulah tabib Lin,sepertinya suhu saya harus turun untuk membantu kita tabib Lin?"
" Sepertinya jangan dulu tuan muda,dengan ilmu tuan muda sekarang saya yakin tuan muda mampu mengatasi semua ini."
" Hem..apakah saya harus menggunakan jurus ciptaan suhu yang maha dahsyat itu?"
" Apakah tuan muda telah mempelajari jurus ciptaan tuan liong?"
tabib Lin menggelengkan kepalanya dia semakin kagum dengan pemuda yang ada di depannya.
dan dia sangat yakin kalau pemuda ini sanggup menghadapi para pendekar bayaran.
saat mereka asik berbicara kaisar Liu Li hok datang menghampiri mereka.
" Apa yang kalian bicarakan?bagaimana keadaan jendral jei?"
" Salam paduka,Cia tong lay dan tabib Lin memberi hormat pada kaisar."
" Maaf paduka,jendral jei sudah agak mendingan sekarang dia lagi beristirahat mungkin dalam beberapa hari lagi jendral jei akan segera pulih."
" Baguslah,dengan pulihnya jendral jei kekuatan kita akan semakin bertambah."
" Bagaimana keadaan nona itu paduka?
apakah dia telah mengaku kalau dia adalah orang suruhan dari Kasim mung dan tuan Ling?"
" Saat ini dia di pindahkan di sebuah tahanan rahasia,untuk menutupi kemungkinan kalau teman temanya akan menyelamatkan wanita itu."
" Maaf paduka,apa Tidak sebaiknya jendral jendral yang lain bisa di selamatkan dan di bebaskan dari tahanan."
" Sepertinya sangat sulit untuk membebaskan jendral jendral lain karena hukuman sudah saya putuskan kecuali ada bukti kalau mereka tidak bersalah."
" Apa yang harus kita lakukan,teryanta pekerjaan mereka sangat bersih dan tidak meninggalkan jejak sama sekali.
__ADS_1
dan saya telah mendengar saksi saksi yang saat jendral jei di jebak telah di bunuh oleh pihak mereka."
" Saya juga mendengar masalah itu.
dan itu semakin memberatkan masalah jendral jei,karena para penduduk menyangka orang orang jendral jei telah membunuh saksi saksi yang akan memberatkan dia dalam menjalani hukuman."
" Sungguh masalah yang sangat rumit paduka,sepertinya saya harus mencari orang yang bertarung dengan saya."
" Buat apa tuan muda?"
" Sepertinya dia mengetahui banyak tentang pergerakan penghianatan yang di lakukan oleh Kasim mung dan tuan Ling bo."
" Pemikiran yang sangat cerdas tuan muda."
tabib Lin memuji rencana Cia tong lay.
" Paduka,saya punya usul untuk tidak memperketat penjagaan nanti malam di sekitar istana
mungkin nanti malam dia akan kembali lagi untuk menyusup kemari."
" Hem..baiklah pendekar Cia saya akan mendukung apa yang kamu akan lakukan.
Mereka pun menyusun rencana untuk membuat jebakan untuk pendekar bayaran.karena mereka yakin pendekar bayaran itu akan kembali datang untuk membunuh jendral jei.
Malam itu wuan Yo kembali beraksi ke istana,dengan santainya dia mengendap di atap istana menuju ruang tahanan.
Hem..sepertinya hari ini penjagaan tidak terlalu ketat,lalu dengan ilmu meringankan tubuhnya dia bergerak masuk kedalam ruang tahanan.
Dengan mudahnya dia melewati para penjaga tahanan dan menuju ruang tahanan jendral jei.kisar Liu Li hok memang sengaja memerintahkan para penjaga untuk membiarkan siapa saja yang masuk kedalam ruang tahanan jendral jei dan mematikan jebakan jebakan senjata rahasia di dalam ruang tahanan.
Wajahnya tersenyum puas saat melihat jendral jei sedang duduk bersila sambil membelakang sel tahanan.
Dengan mudahnya wuan Yo merusak gembok sel hanya dengan sekali sentuh tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.
wuan Yo yang masih melihat jendral jei duduk bersila dengan cepat dia menyerang jendral jei untuk menotok jalan darahnya.
Tetapi dirinya sangat terkejut,saat jarinya menyentuh tubuh jendral Jei,wuan Yo terperanjat karena tubuh itu sangat lembut.
Bahkan rasa terkejutnya bertambah saat tubuh jendral jei berbalik dan menyerang dirinya dengan kecepatan yang sangat luar biasa.
__ADS_1
Wuan Yo menarik tanganya dan salto beberapa kali di udara untuk menghindari serangan jendral jei.
" Apakah kau ingin membunuhku,seperti teman wanitamu?"
jendral jei yang tak lain Cia tong lay yang menyamar sebagai jendral jei atas bantuan tabib Lin.
" Jangan senang dulu jendral jei,terimalah ini.
wuan Yo menyerang jendral jei palsu dengan kecepatan yang sangat luar biasa."
Tetapi dirinya sangat terkejut karena dengan mudahnya jendral jei menghindar dari serangan seranganya.
apa yang terjadi,mengapa jendral jei sangat lihay dan dengan mudah menghindar dari seranganku.
Cia tong lay yang menyamar menjadi jendral jei,sudah pernah menghadapi wuan Yo dengan mudah mengetahui kemana arah serangan wuan yo dan dengan mudah dia menghindari serangan dari wuan Yo.
" sembilan langkah ajaib."
Des..Des..
Wuan Yo terlempar beberapa langkah hingga tubuhnya menabrak didinding ruang tahanan akibat sebuah pukulan tepat mengenai dadanya.
wuan yo memuntahkan darah segar dari mulutnya,dadanya terasa sangat sesak akibat pukulan jendral jei palsu.
" Siapa kau.."
wuan Yo sangat terkejut,karena jurus itu milik pendekar naga langit .
Sebelum dia mendapat jawaban,jendral jei palsu langsung menyerang kembali denga sembilan langkah ajaibnya.
Des..Des..
kembali tubuh wuan Yo terlempar,dan beberapa kali dia memuntahkan darah segar.
Sebelum dia bangkit kembali pukulan menghantam tubuhnya kali ketiga dirinya terlempar akibat pukulan dar jendral jei palsu..
Wuan Yo berdiri,kepalanya sangat pusing kerena dadanya terasa sesak.
bibirnya masih menetes darah segar.
__ADS_1
Matanya kini memandang jendral jei memerah menahan amarah karena tiga kali dia terkena pukulan telak di dadanya membuat dadanya terasa sangat sesak.