Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
RENCANA PEMBUNUHAN JENDRAL JEI.


__ADS_3

Setelah sampai di penginapan mereka pun menyusun rencana.


" Hem..ternyata kita terlambat tuan muda."


" Apa yang akan kita lakukan tabib Lin?


dengan ditangkapnya jendral jei,kita akan kesulitan untuk mencari informasi."


" Satu satunya harapan kita hanya kaisar tuan muda."


" Kaisar?tidak mudah untuk menemui kaisar tabib Ling.


karena penjagaanya yang sangat ketat serta pengawalnya juga dari pasukan khusus yang memiliki ilmu silat yang sangat lumayan."


" Tetapi tidak ada jalan lagi selain kita bekerja sama dengan kaisar,mau tidak mau kaisar harus bekerja sama dengan kita kalau tidak ingin kerajaanya dimiliki orang lain."


" Baiklah tuan ling,mari kita menyusun rencana untuk menyusup ke istana menemui kaisar."


Setelah berpikir panjang,merekapun akhirnya menemukan jalan bagaimana dengan mudah untuk bertemu dengan kaisar.


malam itu mereka akan bergerak menemui kaisar.


***


Pesta besar di lakukan oleh Kasim Mung dan tuan Ling.


mereka yang di temani penari serta alunan musik membuat mereka sedikit mabuk.


Ketika mereka sedang asik bersendau gurau dengan penari,Hong Tien hadir di acara pesta kemenangan mereka.

__ADS_1


Lalu tuan Ling memberi isyarat pada pemain musik untuk berhenti serta meninggalkan ruangan.


para penari dan pemain musik pun keluar dari ruangan itu.


tinggallah mereka bertiga.


" Ada apa nona Hong?


apakah pekerjaanmu sudah kamu lakukan?"


" sudah tuan,mereka semua sudah saya bunuh dan hotelnya sudah saya bakar.


" bagus..memang kamu pantas kami andalkan"


lalu tuan Ling melemparkan dua kantung koin yang berisikan emas kepada Hong Tien.


dan di tangkap dengan cepat oleh Hong Tien.


lalu Hong Tien pun bermaksud meninggalkan mereka,tetapi saat Hong Tien ingin melangkah pergi Kasim Mung menghentikan langkahnya.


" Mau kemana nona?mengapa harus buru buru.."


" Mau apa Kasim Mung menghentikan saya,bukankah pekerjaan saya sudah selesai?"


" Sabar nona,jangan marah dulu.


kami ada pekerjaan tambahan buat nona."


" Pekerjaan tambahan?

__ADS_1


sepertinya itu tidak termasuk syarat saat kita bernegosiasi tuan."


Kasim Mung mengeluarkan Dua buah kantung koin emas yang lebih besar dari pemberian tuan Ling.


" Sebaiknya nona Hong pertimbangkan lagi.


Melihat dua buah kantung yang lebih besar membuat Hong Tien tanpa berpikir panjang lagi.


" Pekerjaaan apa yang Kasim Mung tawarkan pada saya?


Lalu Kasim Mung mendekati Hong Tien dan membisikan sesuatu yang membuat Hong Tien mengerutkan dahinya.


" Apakah tidak ada pekerjaan lain Kasim Mung,bukankan jendral jei akan di hukum gantung?"


" Saya khawatir kaisar akan menunda nunda untuk menghukum jendral busuk itu.


saya yakin kaisar akan mencari penyebab jendral jei membunuh wanita itu."


" Pekerjaan yang sangat sulit membunuh jendral jei di ruang tahanan yang di jaga ketat."


" Jangan khawatir nona Hong,orang orang kami akan membantu nona Hong untuk melakukannya dengan mudah."


Nona Hong percaya pada omongan Kasim Mung,karena selama ini pekerjaannya untuk menjebak jendral jei sangat mudah di lakukan.


dia memandang Kasim Hong sambil tertawa kecil.


" Baiklah Kasim Mung,saya terima pekerjaan ini.kapan saya harus membunuh jendral jei?"


" Sebaiknya nanti malam,saya akan memerintahkan orang orang saya untuk membantu nona Hong."

__ADS_1


Setelah berkata demikian Kasim Mung melemparkan kantung koin pada nona Hong dan di tangkap manis olehnya.


" Terima kasih Kasim Mung"nona Hong lalu pergi meninggalkan mereka dengan senyum yang sangat lebar.


__ADS_2