Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
PEMBEBASAN PARA JENDRAL


__ADS_3

" salam paduka.."para jendral memberi salam pada kaisar sambil memberi hormat dengan cara berlutut.


" berdirilah para jendralku."


" terima kasih paduka."


" hari ini akan saya umumkan kepada penduduk negri Han bahwa kalian tidak bersalah.


dan akan membersihkan nama kalian dari tuntutan penghianatan.


segeralah berganti pakaian kebesaran kalian untuk menghadap saya di pertemuan di dalam istana."


tanpa di perintah dua kali,para jendral segera undur diri.mereka di kawal oleh para prajurit yang setia kembali kediaman mereka masing masing.


**


Kasim mung dan tuan Ling bo mendengar kabar pembebasan para jendral menjadi panik,karena akan membuat para pengikut setia mereka berbalik untuk melawan mereka.


" apa yang harus kita lakukan Kasim mung?"


" sepertinya kita harus cepat untuk menghabisi para jendral dan kaisar tuan Ling."


" saya pikir juga begitu Kasim mung,lebih cepat lebih baik sebelum mereka bertindak lebih jauh untuk menghancurkan kita."


" kita harus menemui yang Mulya pangeran untuk mencari solusinya bagaimanapun juga dia adalah pimpinan kita."


merekapun dengan tergesa gesa menemui junjungan mereka pangeran Liu bak putra dari Liu Xiang yang menjadi gubernur kota changan.

__ADS_1


Liu Xiang adalah kakak dari kaisar Liu Li hok.


Liu xiang dahulu pernah sakit hati pada Kaisar Liu Li hok karena dia sebagai putra pertama tidak menjadi kaisar tetapi hanya menjadi seorang gubernur di kota changan.


walaupun dia sakit hati Liu Xiang tidak sebodoh adiknya Liu kin bo yang harus di penggal kepalanya setelah terbukti bersalah ingin memberontak dan menjatuhkan adiknya kaisar Liu Li hok.


tetapi putra satu satunya Liu Xiang yaitu Liu bak sangat dendam pada kaisar Liu Li hok dan mencoba untuk menggulingkan kaisar Liu Li hok.


dari kecil pangeran Liu bak sangat menyukai ilmu silat,sehingga pangeran Liu bak sering meminta ayahnya untuk memanggil para pendekar untuk mengajarinya ilmu silat.


pangeran Liu bak sendiri pernah berguru sampai kegunung Sahara dan belajar ilmu dengan seorang pertapa.


setelah merasa ilmu silatnya cukup,pangeran Liu bak kembali ke kota changan untuk membantu ayahnya membangun kota changan hingga sekarang menjadi kota yang sangat besar tidak kalah dari kota raja.


tetapi darah kebangsawanannya memberontak dan ingin merebut mahkota dari pamanya kaisar Liu Li hok.


setelah beberapa bulan dia di istana,dia berteman dengan para pejabat istana seperti Kasim mung dan tuan ling bo.


kasim mung dan tuan Ling yang pernah sakit hati pada kaisar Liu Li hok,menerima tawaran pangeran Liu bak dengan tangan terbuka untuk menggulingkan kaisar Liu Li hok.


mereka semakin bersemangat setelah rencana rencana mereka selalu saja berhasil saat menjebloskan para jendral kedalam tahanan.


tetapi saat ini sepertinya rencana mereka sedikit terhambat dan rencana mereka untuk memberontak telah tercium oleh kaisar Liu Li hok.


membuat Kasim mung dan tuan Ling menjadi panik dan harus menemui pangeran liu bak untuk menyerang kaisar Liu Li hok danpara pengikutnya.


" ada apa kalian menemui saya?"

__ADS_1


" maaf yang Mulya,sepertinya kaisar telah mengetahui kita untuk menyerang istana."


" saya juga telah mengetahui itu,sepertinya mata mata mereka telah mendengar pembicaraan kita."


" bagaimana langkah selanjutnya yang Mulya?


apakah kita akan membatalkan untuk menyerang istana?"


" Hem..sepertinya itu tindakan yang sangat konyol,mereka pasti akan menangkap kita sebelum kita bertindak.


apakah kalian punya ide?"


" kalau menurut saya bagaimana malam ini kita membunuh kaisar Liu Li hok yang Mulya?"


pangeran Liu bak memandang Kasim mung dengan sangat serius,membuat Kasim mung tertunduk dan tidak berani melanjutkan kata katanya.


" maaf saya yang Mulya kalau ide saya membuat yang Mulya tidak enak hati.'


" Hem..kamu serius untuk membunuh kaisar bodoh itu Kasim mung?sepertinya itu ide bagus."


Kasim mung menjadi lega saat pangeran bak memberi pujian kepadanya.


" segera kumpulkan orang orang kita malam ini kita akan bergerak tunggu isyarat dari saya segera kalian kumpulkan pendekar pendekar bayaran kita.


malam ini kita akan membunuh kaisar bodoh itu."


" siap yang Mulya.."Kasim mung dan tuan Ling bo mengundurkan diri untuk mengumpulkan para pendekar bayaran mereka.

__ADS_1


__ADS_2